Minggu, 29 Oktober 2017

bukanya aku tak peduli


Diam bukan berarti aku tanpa usaha untuk memilikinya.
Namun, dalam diam ku inilah usaha ku untuk memilikinya.
Yaitu, dalam hamparan sajadahku di sepertiga malam……

Diam bukan berarti aku bisu.

Tanpa melihatmu bukan berarti aku buta.

Tanpa mendengarkan kata-katamu bukan brarti aku tak peduli denganmu.

Dan acuhkan setiap pesan darimu, bukan berarti aku telah bosan padamu.

Tidak ada balasan pesan dariku, bukan berarti aku ingin menjauh darimu.

Namun, inilah bukti cintaku padamu,
Di dalam DIAM, aku hanya berharap kepada sang Ilahi.

Tak mengapa aku tak tegur sapa denganmu.
Cukuplah bagiku menyapamu dalam setiap doa ku.

Tak mengapa aku tidak menyebut namamu di tempat orang ramai.
Cukuplah bagiku, menyebut namamu di setiap lafazh doa ku.

Tak mengapa juga bila kau tak sebut nama ku di tempat orang ramai.
Cukuplah bagiku, kau sebut nama ku saat ijab qabul tiba di hadapan orang tua ku.

Tak mengapa aku tak melihat mu bahagia.
Cukuplah bagiku, melihatmu bahagia saat kau menerima restuan dari kedua orang tua ku.

Aku mencintaimu dalam ke IKHLASan.

Karena aku tidak pernnah tau,
Apakah kamu yang tercatat dalam lauhul mahfuzh untukku?

Karena aku tidak pernah tau,
Apakah kau akan membalas rasa cinta ku kepada mu?

Jika memang kau yang tercatat dalam lauhul mahfuzh untukku,
Allah akan mempermudahkan jalan yang terbaik untuk kita di masa depan.

Hanya Dia lah yang dapat membolak balikkan hati hambaNya.
Hanya Dialah yang bisa berkehendak atas semua rasa cinta ini.
Namun, janji Allah itu pasti.