“Bekerjalah kamu, maka Allah dan RasulNya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan” (QS at-Taubah /9: 105).
Tuesday, 16 February 2016
Saturday, 2 January 2016
MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2016
Siapkah anda menghadapi persaingan di tahun 2015? Sudah seharusnya kita
bersiap menghadapi ketatnya persaingan di tahun 2015 mendatang.
Indonesia dan negara-negara di wilayah Asia Tenggara akan membentuk
sebuah kawasan yang terintegrasi yang dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi
ASEAN (MEA). MEA merupakan bentuk realisasi dari tujuan akhir
integrasi ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
Terdapat empat hal yang akan menjadi fokus MEA pada tahun 2015 yang
dapat dijadikan suatu momentum yang baik untuk Indonesia. Pertama,
negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini akan dijadikan sebuah wilayah
kesatuan pasar dan basis produksi. Dengan terciptanya kesatuan pasar
dan basis produksi maka akan membuat arus barang, jasa, investasi, modal
dalam jumlah yang besar, dan skilled labour menjadi tidak ada hambatan
dari satu negara ke negara lainnya di kawasan Asia Tenggara.
Kedua, MEA akan dibentuk sebagai kawasan ekonomi dengan tingkat
kompetisi yang tinggi, yang memerlukan suatu kebijakan yang meliputi competition policy, consumer protection, Intellectual Property Rights (IPR), taxation, dan E-Commerce.
Dengan demikian, dapat tercipta iklim persaingan yang adil; terdapat
perlindungan berupa sistem jaringan dari agen-agen perlindungan
konsumen; mencegah terjadinya pelanggaran hak cipta; menciptakan
jaringan transportasi yang efisien, aman, dan terintegrasi;
menghilangkan sistem Double Taxation, dan; meningkatkan perdagangan dengan media elektronik berbasis online.
Ketiga, MEA pun akan dijadikan sebagai kawasan yang memiliki
perkembangan ekonomi yang merata, dengan memprioritaskan pada Usaha
Kecil Menengah (UKM). Kemampuan daya saing dan dinamisme UKM akan
ditingkatkan dengan memfasilitasi akses mereka terhadap informasi
terkini, kondisi pasar, pengembangan sumber daya manusia dalam hal
peningkatan kemampuan, keuangan, serta teknologi.
Keempat, MEA akan diintegrasikan secara penuh terhadap perekonomian
global. Dengan dengan membangun sebuah sistem untuk meningkatkan
koordinasi terhadap negara-negara anggota. Selain itu, akan ditingkatkan
partisipasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada jaringan
pasokan global melalui pengembangkan paket bantuan teknis kepada
negara-negara Anggota ASEAN yang kurang berkembang. Hal tersebut
dilakukan untuk meningkatkan kemampuan industri dan produktivitas
sehingga tidak hanya terjadi peningkatkan partisipasi mereka pada skala
regional namun juga memunculkan inisiatif untuk terintegrasi secara
global.
Berdasarkan ASEAN Economic Blueprint, MEA menjadi sangat
dibutuhkan untuk memperkecil kesenjangan antara negara-negara ASEAN
dalam hal pertumbuhan perekonomian dengan meningkatkan ketergantungan
anggota-anggota didalamnya. MEA dapat mengembangkan konsep meta-nasional
dalam rantai suplai makanan, dan menghasilkan blok perdagangan tunggal
yang dapat menangani dan bernegosiasi dengan eksportir dan importir
non-ASEAN.
Bagi Indonesia sendiri, MEA akan menjadi kesempatan yang baik karena
hambatan perdagangan akan cenderung berkurang bahkan menjadi tidak ada.
Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan eskpor yang pada akhirnya
akan meningkatkan GDP Indonesia. Di sisi lain, muncul tantangan baru
bagi Indonesia berupa permasalahan homogenitas komoditas yang
diperjualbelikan, contohnya untuk komoditas pertanian, karet, produk
kayu, tekstil, dan barang elektronik (Santoso, 2008). Dalam hal ini competition risk
akan muncul dengan banyaknya barang impor yang akan mengalir dalam
jumlah banyak ke Indonesia yang akan mengancam industri lokal dalam
bersaing dengan produk-produk luar negri yang jauh lebih berkualitas.
Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan defisit neraca perdagangan bagi
Negara Indonesia sendiri.
Pada sisi investasi, kondisi ini dapat menciptakan iklim yang mendukung masuknya Foreign Direct Investment
(FDI) yang dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi melalui perkembangan
teknologi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan sumber daya manusia (human capital) dan akses yang lebih mudah kepada pasar dunia. Meskipun begitu, kondisi tersebut dapat memunculkan exploitation risk.
Indonesia masih memiliki tingkat regulasi yang kurang mengikat sehingga
dapat menimbulkan tindakan eksploitasi dalam skala besar terhadap
ketersediaan sumber daya alam oleh perusahaan asing yang masuk ke
Indonesia sebagai negara yang memiliki jumlah sumber daya alam melimpah
dibandingkan negara-negara lainnya. Tidak tertutup kemungkinan juga
eksploitasi yang dilakukan perusahaan asing dapat merusak ekosistem di
Indonesia, sedangkan regulasi investasi yang ada di Indonesia belum
cukup kuat untuk menjaga kondisi alam termasuk ketersediaan sumber daya
alam yang terkandung.
Dari aspek ketenagakerjaan, terdapat kesempatan yang sangat besar bagi
para pencari kerja karena dapat banyak tersedia lapangan kerja dengan
berbagai kebutuhan akan keahlian yang beraneka ragam. Selain itu, akses
untuk pergi keluar negeri dalam rangka mencari pekerjaan menjadi lebih
mudah bahkan bisa jadi tanpa ada hambatan tertentu. MEA juga menjadi
kesempatan yang bagus bagi para wirausahawan untuk mencari pekerja
terbaik sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Dalam hal ini dapat
memunculkan risiko ketenagakarejaan bagi Indonesia.
Dilihat dari sisi pendidikan dan produktivitas Indonesia masih kalah
bersaing dengan tenaga kerja yang berasal dari Malaysia, Singapura, dan
Thailand serta fondasi industri yang bagi Indonesia sendiri membuat
Indonesia berada pada peringkat keempat di ASEAN (Republika Online,
2013).
Dengan hadirnya ajang MEA ini, Indonesia memiliki peluang untuk
memanfaatkan keunggulan skala ekonomi dalam negeri sebagai basis
memperoleh keuntungan. Namun demikian, Indonesia masih memiliki banyak
tantangan dan risiko-risiko yang akan muncul bila MEA telah
diimplementasikan. Oleh karena itu, para risk professional
diharapkan dapat lebih peka terhadap fluktuasi yang akan terjadi agar
dapat mengantisipasi risiko-risiko yang muncul dengan tepat. Selain itu,
kolaborasi yang apik antara otoritas negara dan para pelaku usaha
diperlukan, infrastrukur baik secara fisik dan sosial(hukum dan
kebijakan) perlu dibenahi, serta perlu adanya peningkatan kemampuan
serta daya saing tenaga kerja dan perusahaan di Indonesia. Jangan sampai
Indonesia hanya menjadi penonton di negara sendiri di tahun 2015
mendatang.
Monday, 5 October 2015
Negara Ini Terancam 'Tenggelam' Gara-Gara Perubahan Iklim
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Tuvalu, sebuah negara kepulauan yang terletak di antara Hawai dan Australia di Samudra Pasifik terancam eksistensinya karena perubahan iklim. Penelitian NASA mengungkapkan permukaan air laut telah meningkat 8 cm dalam 20 tahun terakhir karena perubahan iklim. Dilansir dari laman The Independent, ahli panel dari badan antariksa mengatakan kalau perubahan itu dikarenakan air laut yang lebih hangat dan mencairnya es di kutub, yang membuat sejumlah belahan dunia menjadi lebih rendah, seperti Belgia, Belanda dan Kepulauan Pasifik.
Salah satu ilmuwan NASA, Tom Wagner, menuturkan orang-orang perlu memahami planet bumi telah berubah. Ketidakpastian terbesar adalah untuk mempersiapkan perubahan permukaan air laut dan memprediksi seberapa cepat es akan mencair. "Jika Anda akan memasukkan infrastruktur besar seperti pabrik pengolahan air atau pembangkit listrik di zona pesisir, kami memiliki data yang dapat digunakan untuk memperkirakan apa dampak yang akan dihadapi 100 tahun ke depan," kata Tom.
Sebulan lalu, Perdana Menteri Tuvalu, Enele Spoaga terbang ke Brussels untuk menarik para pemimpin Uni Eropa, untuk menghentikan perbuatan yang membuat es menghilang dari muka bumi. Dia berusaha melobi para pemimpin untuk setuju mengurangi emisi karbon mereka demi menjaga kenaikan suhu global di level 1,5 Celcius. Tuvalu merupakan rumah bagi hanya 10.000 orang. Saat ini, wilayah tersebut ini berada di bawah permukaan laut dan menghadapi risiko 'tenggelam' di bawah gelombang jika tindakan tidak diambil untuk membalikkan atau mengurangi perubahan iklim
5 Negara Kepulauan Yang Paling Terancam Tenggelam Di Dunia
10 Negara yang Hilang dari Peta Dunia
1. Jerman Timur, 1949-1990
Didirikan dari sebagian Negara Jerman yang dikendalikan Uni Soviet setelah Perang Dunia II, Jerman Timur mungkin paling dikenal karena Tembok Berlin dan kecenderungan untuk menembak orang yang berusaha menyeberang pembatas itu. Sekarang, itu adalah hal yang bodoh menembak orang asing yang mencoba untuk memasuki negara Anda secara ilegal, padahal orang itu adalah bangsa sendiri!
Runtuhnya Tembok Berlin mengakhiri eksprimen gagal komunisme di Jerman Timur dan mereka diintegrasikan kembali ke dalam sisa Jerman pada tahun 1990. Karena Jerman Timur begitu jauh di belakang sisa Jerman secara ekonomis, maka reintegrasi dengan Jerman Barat hampir membuat bangkrut Jerman. Hari ini, bagaimanapun juga mereka telah berenang bersama dengan baik melewati masa kritis.
2. Cekoslowakia, 1918-1992
Ditempa dari sisa-sisa Kekaisaran Austro-Hungaria tua, selama keberadaannya singkatnya itu adalah salah satu dari beberapa Negara di Eropa yang mengelola untuk mempertahankan demokrasi sebelum Perang Dunia Kedua. Bulan Maret 1939 negara ini telah diduduki sepenuhnya oleh Jerman dan lenyap dari peta. Kemudian diduduki oleh Soviet, yang mengubahnya menjadi sebuah negara satelit Uni Soviet sampai runtuhnya bangsa itu pada tahun 1991.
Pada saat itu, Cekoslowakia merusaha membangkitkan kembali negara demokrasi mereka. Namun etnis Slavia di timur menuntut negara independen mereka sendiri, hingga akhirnya kita mengenal Republik Ceko di barat, dan negara Slowakia di sebelah timurnya.
3. Yugoslavia, 1918-1992
Seperti Cekoslovakia, Yugoslavia adalah produk sampingan dari pecahnya Kekaisaran Austro-Hungaria pasca Perang Dunia I. Pada dasarnya Negara ini terdiri dari bagian-bagian dari Hungaria dan negara asli Serbia, sayangnya mereka tidak mengikuti contoh Cekoslowakia. Sebaliknya Yugoslavia mempertahankan monarki yang otokratik sampai Nazi menginvasi negara itu pada tahun 1941.
Dengan runtuhnya Nazi pada tahun 1945, Yugoslavia entah bagaimana berhasil menghindari pendudukan Soviet tetapi tidak dengan Komunisme. Di bawah kediktatoran sosialis Marsekal Josip Tito, pemimpin Tentara partisan selama Perang Dunia II Yugoslavia tetap sebuah republik sosialis nonblok otoriter sampai tahun 1992, ketika ketegangan internal dan nasionalisme bersaing mengakibatkan perang saudara. Negara ini kemudian terpecah menjadi enam negara yang lebih kecil (Slovenia, Kroasia, Bosnia, Serbia, Macedonia, dan Montenegro) membuatnya menjadi contoh baik apa yang terjadi ketika asimilasi budaya, etnis, dan agama gagal.
4. Austro-Hungaria, 1867-1918
Sementara semua negara yang menemukan diri mereka di pihak yang kalah setelah Perang Dunia Pertama menderita secara ekonomi, dan kehilangan geografis untuk beberapa derajat, namun tidak lebih besar kehilangan dari Kekaisaran Austro-Hungaria. Pembubaran kekaisaran besar ini menghasilkan negara modern Austria, Hungaria, Cekoslovakia, dan Yugoslavia, dengan bagian-bagian lainnya bergabung ke Italia, Polandia, dan Rumania.
Jadi mengapa Austro-Hungaria pecah ketika tetangganya, Jerman tidak?. Ternyata mereka tidak memiliki identitas umum dan bahasa serta bukan rumah bagi kelompok-kelompok etnis dan keagamaan. Akibatnya, ia menderita versi skala besar dari apa yang diderita Yugoslavia, ketika dirinya sama terkoyak oleh semangat nasionalisme. Perbedaannya adalah bahwa Austro-Hungaria diukir oleh para pemenang dalam Perang Dunia I, sedangkan pembubaran Yugoslavia adalah internal dan spontan.
5. Tibet, 1913-1951
Sementara tanah yang dikenal sebagai Tibet telah ada selama lebih dari seribu tahun dan sejak tahun 1913 dikelola menjadi sebuah negara yang merdeka. Di bawah pengawasan damai dari rantaian Dalai Lama, akhirnya diduduki Komunis Cina pada 1951. Pasukan Mao telah mengakhiri Tibet sebagai bangsa yang berdaulat singkat. Tibet semakin tegang pada tahun 50-an sampai negara tersebut akhirnya memberontak pada tahun 1959, yang mengakibatkan aneksasi Cina dan pembubaran pemerintah Tibet.
Tibet selesai sebagai negara untuk selamanya dan Cina mengubahnya hanya menjadi “wilayah,” bukan negara. Meskipun hari ini tetap menjadi daya tarik wisata besar bagi pemerintah China, Tibet masih memiliki masalah dengan Beijing, dan menuntut kemerdekaan sekali lagi.
6. Vietnam Selatan, 1955-1975
Pada tahun 1954, seseorang merasa memiliki ide yang baik untuk membagi Vietnam menjadi dua, meninggalkan komunis di utara dan pseudo-demokrasi di bagian selatan. Seperti halnya dengan kedua Korea sebelumnya, demikian pula di Vietnam sehingga perang saudara antara dua Vietnam tak terhindarkan. Yang pada akhirnya menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik. Akibatnya sejarah mencatat ini adalah perang yang paling menguras biaya dan tenaga bagi Amerika.
Akibat desakan dunia Internasional dan rakyatnya sendiri, Amerika akhirnya meninggalkan Vietnam Selatan berjuang sendiri pada tahun 1973. Dua tahun kemudian Vietnam Selatan mengakhiri perang saudara, selanjutnya mereka mengubah nama negara menjadi Saigon dengan Ho Chi Minh City sebagai Ibukota.
7. United Arab Republic, 1958-1971
Dalam upaya membawa kesatuan bangsa Arab, Presiden Mesir Gamel Abdel Nasser berpikir bahwa ide yang bagus untuk bersatu dengan tetangga jauhnya Suriah, dalam aliansi yang efektif akan mengepung musuh bebuyutan mereka Israel, dan membuat mereka negara adidaya regional. Menciptakan Republik Uni Arab adalah usaha yang tidak mudah sejak dari awal. Jarak yang terpisah beberapa ratus mil hampir mustahil menciptakan pemerintah pusat bersama, sementara Suriah dan Mesir tidak pernah cukup bisa setuju pada apa yang merupakan prioritas nasional.
Kematian Nasser pada tahun 1970 adalah sebuah anti klimaks. Tanpa Presiden Mesir karismatik itu, aliansi menjadi rapuh bersama-sama, UAR dengan cepat dibubarkan. Mesir dan Suriah menjadi negara sendiri-sendiri kembali.
8. Ottoman Empire, 1299-1922
Salah satu kerajaan besar dalam sejarah, Kekaisaran Ottoman akhirnya terhenti di bulan November 1922, setelah megah berdiri lebih dari enam ratus tahun. Kekaisaran yang membentang sejak dari Maroko ke Teluk Persia, dari Sudan hingga jauh ke utara Hungaria, mengalami kemunduran secara perlahan selama berabad-abad sampai dengan awal abad ke-20.
Di tahun 1922 ketika Turki memenangkan perang kemerdekaan mereka, Kesultanan dihapuskan dan menciptakan negara Turki modern.
9. Sikkim, abad ke-8 Masehi-1975
Apa? Anda pasti belum pernah mendengar negara ini? Serius, rasanya sangat kecil peluangnya Anda mengetahui negara Sikkim, sebidang tanah tersembunyi, terletak aman di Pegunungan Himalaya terhimpit India dan Tibet-Cina.
Sikkim adalah negara monarki kecil yang berhasil bertahan hingga abad kedua puluh sebelum akhirnya menyadari bahwa tidak ada alasan yang sangat baik untuk menjadi mandiri. Kemudian mereka memutuskan untuk bergabung dengan India modern pada tahun 1975.
10. Uni Republik Soviet Sosialis (Uni Soviet), 1922-1991
Uni Soviet! Salah satu negara adidaya yang benar-benar menakutkan di planet ini sampai anti klimaks-nya pada tahun 1991. Selama tujuh dekade negara ini kokoh berdiri sebagai benteng Marxis Stalinisme. Uni Sovyet didirikan pada masa kacau setelah pecahnya Imperial Rusia pasca Perang Dunia I.
Uni Soviet berhasil mengalahkan Nazi ketika tidak ada orang yang berpikir bahwa Hitler bisa dihentikan, memperbudak Eropa Timur selama lebih dari empat puluh tahun, menghasut Perang Korea pada tahun 1950, dan hampir masuk ke perang terbuka dengan Amerika Serikat atas Kuba pada tahun 1962.
Tanda-tanda runtuhnya Uni Sovyet sudah nampak pasca runtuhnya tembok Berlin pada tahun 1989, diikuti oleh hancurnya komunisme di Eropa Timur. Uni Sovyet pun pecah belah menjadi tidak kurang dari lima belas negara berdaulat, menciptakan blok baru terbesar dari negara sejak pecahnya Austro- Hungaria Kekaisaran pada tahun 1918.
Saturday, 3 October 2015
50 Tahun Roh Komunisme Bangkit Lagi di Anak Cucu Mereka
misteri tanggal 26
kejadian tanggal 26 dan MISTERI angka 26 berdasarkan al quran..
26 Juli 1805,
gempa bumi di Naples, Calabria, Italia. 26.000 orang tewas.
26 Agustus 1883,
Gunung Krakatau meletus. 36.000 orang diperkirakan tewas
26 Desember 1861,
gempa bumi di Egion, Yunani
26 Maret 1872,
gempa bumi di Owens Valley, AS
26 Agustus 1896,
gempa bumi di Skeid Land, Islandia
26 November 1902,
gempa bumi di Bohemia, sekarang Republik Ceko
26 November 1930,
gempa bumi di Izu
26 September 1932,
gempa bumi di Ierissos, Yunani
26 Desember 1932,
gempa bumi di Kansu, Cina. 70.000 orang tewas
26 Oktober 1935,
gempa bumi di Colombia
26 Desember 1939,
gempa bumi di Erzincan, Turki. 41.000 orang tewas
26 November 1943,
gempa di Tosya Ladik, Turki
26 Desember 1949,
gempa bumi di Imaichi, Jepang
26 Mei 1957,
gempa di Bolu Abant, Turki
26 Maret 1963,
gempa bumi di Wakasa Bay, Jepang
26 Juli 1963,
gempa bumi di Skopje, Yugoslavia. 1.000 orang tewas
26 Mei 1964,
gempa bumi di S. Sandwich Island
26 Juli 1967,
gempa bumi di Pulumur,
Turki 26 Sep 1970,
gempa bumi di Bahia Solano, Colombia
26 Juli 1971,
gempa bumi di Solomon Island
26 April 1972,
gempa bumi di Ezine, Turki
26 Mei 1975,
gempa bumi di Atlantik Utara
26 Maret 1977,
gempa bumi di Palu,
Turki 26 Desember 1979,
gempa bumi di Carlisle, Inggris
26 April 1981,
gempa bumi di Westmorland, AS
26 Mei 1983,
gempa bumi di Nihonkai, Chubu, Jepang
26 Januari 1985,
gempa bumi di Mendoza, argentina
26 Januari 1986,
gempa bumi di Tres Pinos, AS
26 April 1992,
gempa bumi di Cape Mendocino,California, AS
26 Oktober 1997,
gempa bumi di Italia
26 Desember 2004,
Tsunami di Aceh
26 Februari 2010,
gempa bumi di Kepulauan Ryukyu, Jepang
26 Juni 2010,
gempa bumi di Tasikmalaya
26 Oktober 2010,
gunung Merapi meletus.
26 Nopember 2011,
ambruknya jembatan Mahakam Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur
Dan Ini tentang angka 26 dalam Alqur'an. Cekidot.!!
Surat Huud Ayat 26.
"agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.”
Surat An Nahl Ayat 26.
"Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah menghancurkan rumah- rumah mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari."
Surat As Sajdah Ayat 26.
"Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat- tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Maka apakah mereka tidak mendengarkan?"
Surat Faathir Ayat 26.
"Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir; maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku."
Surat Shaad Ayat 26.
"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan."
Surat Az Zumar Ayat 26.
"Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui."
Surat Asy Syuura Ayat 26.
"dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras."
Surat Al Jaatsiyah Ayat 26.
Katakanlah: “Allah-lah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".
Surat Qaaf Ayat 26.
"yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat .”
Surat Ath Thuur Ayat 26.
Mereka berkata: “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah- tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)”
Surat Ar Rahmaan Ayat 26.
"Semua yang ada di bumi itu akan binasa"
Surat Al Muddatstsir Ayat 26.
"Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar"
Surat Al Qiyaamah Ayat 26.
"Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan"
Surat An Naba’ Ayat 26.
"sebagai pambalasan yang setimpal"
Surat An Naazi´aat Ayat 26.
"Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya)"
Surat Al Fajr Ayat 26.
"dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya"
Thursday, 1 October 2015
Selamat Datang di Catatan Alan Wa SYAHLAN: Ditepian kolam
Selamat Datang di Catatan Alan Wa SYAHLAN: Ditepian kolam: Saya bukan anak-anak lagi telah tumbuh rambut di sanasini namun saya sering menangis karena kau makan jatah makan malamku Saya bukan ana...
Monday, 13 July 2015
Ditepian kolam
Di tepian bukit subulussalam
Jual ayam kampung super
Spesifikasi
Produk Ayam Kampung
Jual Ayam Kampung Jantan & Betina ( Cocok Untuk Rstoran) Gudang Di
Medan
aceh
siap untuk di jual dan di pasarkan
Harga & Spesifikasi Ayam :
1. Ayam Ukuran 8 Ons = Rp. 50.000, -
2. Ayam Ukuran 9 Ons = Rp. 55.500, -
3. Ayam Ukuran 1 Kg Up = Rp. 60.000, -
4. Ayam Ukuran 1, 2 Kg Up = Rp. 70.000, -
Harga bisa nego
No hp 0821 6542 6596
bintang berekor akan jatuh pada bulan september antara 22 - 28 sep 2015...?
Apa kabar teman
Sunday, 12 July 2015
Detik detik berakhirnya bumi
Friday, 27 December 2013
Derajat Hadits Fadhilah Surat Yasin
Wednesday, 6 November 2013
Sabaqal Mufarridun Menanglah orang-orang Mufarridun
Sabaqal Mufarridun
Menanglah orang-orang Mufarridun
Semoga Allah SWT memberikan sedikit Cahaya-Nya dan Hidayah-Nya ke dalam hati kita. Sabaqal Mufarridun.
Silsilah dan Pengazaz Dzikrullah Thariqat Al-Mufarridiyah
Silsilah Dzikrullah Thariqat Al-Mufarridiyah adalah Al-Qur’an dan Al-Hadits, dengan I’tiqad Ahlussunnah wal Jama’ah (mengikut dan menghidup-hidupkan Sunnah Rasul).
Sebelum menguraikan silsilah Dzikrullah ini, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu siapa pengazas, kapan dan dimana Dzikrullah ini di datangkan Allah Ta’ala.
Bermula pada tanggal 17 Muharram 1374 H ( 14 September 1954) di Makkatul Mukarramah, dengan diturunkannya Malakul Ilham kepada seorang hambaNya, yaitu Syeikhul Akbar Mawlana Muhammad Ma’mun Al Arief Billah Al Mufarridun, dimana mengajarkan malaikat Allah kedalam hati Beliau bagaimana cara yang paling mudah untuk mengajak umat berbuat taat dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dalam agama yang diridhaiNya yaitu Islam, yaitu dengan cara berdzikir menyebut ALLAH ALLAH dengan jahr (bersuara) yang dilakukan tiap-tiap selesai shalat fardhu.
Beliau berasal dari Indonesia dan dilahirkan pada tanggal 28 April 1909 di pulau Kampai, Langkat, Sumatera Utara. Tanda-tanda kesalehan dan baiknya budipekerti Beliau sudah tampak sejak masa kanak-kanak, yaitu sejak Beliau berumur + 7 tahun. Salah satu diantaranya yaitu tiap-tiap jam 2 dini hari Beliau selalu pergi ke Masjid yang tidak seberapa jauh dari rumah Beliau untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.
Pada tahun 1933 (pada usia + 24 th) atas arahan dan bantuan Sultan Langkat, Beliau berangkat menuju Makkah untuk belajar ilmu agama kepada mufti yang shalih. Pada tahun 1936 Beliau telah dapat menghafalkan Al Qur’an dengan bacaan dan suara yang sangat istimewa. Dan semenjak itu pula Beliau tidak pernah putus, setiap hari satu kali, menghatamkan Al Qur’an sampai Beliau wafat tahun 1978 yaitu selama + 42 tahun. Ini adalah suatu pekerjaan yang teramat mulia, dan barangkali untuk saat ini, di seluruh muka bumi ini, sudah sangat langka dapat dijumpai orang-orang seperti Beliau ini.
Setelah bermukim + 22 tahun di Makkah, pada hari Kamis, 6 Oktober 1955 Beliau kembali ke tanah air dan tiba di Jakarta. Selanjutnya pada tanggal 9 Oktober 1955 Beliau kembali ke tempat kediamannya di Langkat, Sumatera Utara. Dalam waktu singkat Dzikrullah ini berkembang cepat sampai kebeberapa daerah di Indonesia dan beberapa negara Asia.
Beliau wafat pada hari Kamis, 22 Juni 1978, pada usia 69 tahun dan dimakamkan di Langkat, Sumatera Utara, Indonesia.
Setelah memahami keterangan diatas, berikut adalah keterangan yang menjelaskan silsilah Thariqat Al-Mufarridiyah yakni bebarapa firman Allah Ta’ala. dalam Kitab Suci Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW, yang menerangkan jalan Dzikrullah, Dzikir Allah, Allah.
Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS Al Faatihah, 1:1)
Artinya:
dan Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang yang fasik. (QS Al Baqarah,2:99)
Artinya:
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat. (QS Al-Baqarah, 2:114)
Artinya:
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS Al-Baqarah, 2:152)
Artinya:
Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy`arilharam. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkanNya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. (QS Al-Baqarah, 2:198)
Artinya:
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek moyangmu, atau berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang bendo’a: “Ya Tuhan kami, berilah kami di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian di akhirat. (QS Al Baqarah, 2:200)
Artinya:
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Ali Imran 3:31)
Artinya:
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya dan bertaslah di waktu petang dan pagi hari (QS Ali Imran, 3:41)
Artinya:
Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), maka sebutlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. (QS An-Nisa, 4:103)
Artinya:
dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar[217]; merekalah orang-orang yang beruntung.(QS Ali Imran 3:104)
[217] Ma’ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.
Artinya:
Dan tidaklah mereka (orang-orang munafiq) menyebut Allah kecuali sedikit sekali. (QS An Nisa, 4:142)
Artinya:
Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim. (QS Al-An-am, 6:52)
Artinya:
Dan serulah Dia (Allah) dengan mengikhlaskan keta’atan kepadaNya. (QS Al-A’raaf, 7:29)
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal. (QS Al-Anfal, 8:2)
Artinya:
Katakanlah: Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja yang kamu seru. Dia mempunyai al-asmaaul-husna (nama-nama yang terbaik) (QS Al Isra’, 17:110)
Artinya:
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaanNya. (QS Al-Kahfi, 18:28)
Artinya:
Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah), (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. (QS Al Hajj, 22:34-35)
Artinya:
Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang. (QS An-Nur, 24:36)
Artinya:
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS Al-Ahzab, 33:21)
Artinya:
… laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS Al-Ahzab, 33:35)
Artinya:
41. Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.
42. dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.
43. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
44. salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka menemui-Nya Ialah: Salam[1224]; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.
45. Hai Nabi, Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk Jadi saksi, dan pembawa kabar gemgira dan pemberi peringatan, (QS Al-Ahzab, 33:41-45)
[1224] Artinya: sejahtera dari segala bencana
Artinya:
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi . Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS Al-Ahzab, 33:56)
Artinya:
dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. (QS Azzumar 39:45)
Artinya:
Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (QS Al-Jum’ah, 62:10)
•
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. (QS Al Mulk 67:12)
Artinya:
Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (QS Al-
Muzammil, 73:8)
Artinya:
Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang. (QS Al-Insaan, 76:25)
Artinya:
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. (QS Al-Alaq, 96:1)
Hadits-Hadits yang menerangkan Dzikrullah:
Kalaulah terdapat banyak ayat-ayat Al Qur’an yang menerangkan masalah Dzikrullah, tentu tidak perlu dipertanyakan lagi mengenai hadits-haditsnya. Karena, Al Qur’an seluruhnya berjumlah 30 juz, yang terdiri dari 114 Surat, yaitu sebanyak 6.236 ayat. Sedangkan jumlah hadits sangat banyak, tidak ada terhingga. Berikut adalah Hadits-hadits yang menerangkan Dzikrullah:
Artinya:
Terdahulu (masuk surga) orang-orang “Mufarridun”, Sahabat bertanya: Siapakah Mufarridun itu ya Rasulullah? Nabi menjawab: Orang-orang yang banyak dzikir Allah, laki-laki, maupun perempuan (H.R. Muslim – Shahih Muslim II hal 467, & 1100 Hadits Terpilih/Qobasum Min Nuri Muhammad SAW hal 80 )
Artinya:
Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga diatas bumi ini tidak lagi diucapkan kalimat Allah Allah. (H.R. Muslim dari sahabat Annas r.a.-Sahih Muslim I hal. 73, Tanwirulqulub 511, Risalatul Qusyairiyah hal 261)
Artinya:
Lakukan sebanyak mungkin menyebut Allah Azza Wa Jalla disetiap keadaan, karena sesungguhnya tiada amal perbuatan yang lebih disukai Allah dan lebih dapat menyelamatkan manusia dari setiap kejelekan di dunia maupun akhirat, melainkan menyebut ALLAH. (H.R. Ibnu Sharshariy, Nashoihul Ibad/Nasehat Penghuni Dunia hal 126)
Artinya:
Dan selalu saja Jibril menasihatkan kepadaku agar dzikir ALLAH, sampai saya kira suatu ucapan tidak bermanfaat kecuali disertai dzikir Allah (H.R. Jabir bin Abdullah Al-Anshariy r.a., Nashoihul Ibad/Nasehat Penghuni Dunia hal 209)
Artinya:
Dari Abu Darda r.a., katanya: Pada suatu saat, Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabatnya, “ Tidak maukah kalian aku beritahu mengenai amalanmu yang paling tinggi dan paling suci menurut Tuhanmu, dan derajatmu yang paling tinggi dan lebih baik bagimu daripada menyedekahkan emas dan perak dijalan Allah dan lebih baik daripada membunuh musuh-musuhmu dan musuhmupun akan membunuhmu (berjihat), Pada sahabat bertanya, “Beritahukanlah kepada kami ya Rasulullah. Beliau bersabda “Dzikrullah”. (menyebut-nyebut Allah). (H.R. Abu Darda r.a., Fadhilah Amal, hal 403)
Artinya:
Rasulullah SAW menyebut-nyebut Allah setiap waktu (saat). (H.R. Muslim, 1100 Hadits terpilih, hal 79)
Artinya:
Menyebut-nyebut Allah adalah suatu penyembuhan, dan menyebut-nyebut tentang manusia adalah suatu penyakit (penyakit akhlak). (H.R. Baihaqi, 1100 Hadits terpilih, hal 78)
Artinya:
Tiada amal perbuatan anak Adam yang lebih menyelamatkannya dari azab Allah daripada Dzikrullah (menyebut-nyebut Allah). (H.R. Baihaqi, 1100 Hadits terpilih, hal 82)
Artinya:
Perbanyaklah berdzikir kepada Allah sehingga engkau dikatakan gila. (HR. Imam Ahmad, Zikir itu Nikmat hal 13)
Berdzikirlah kamu sekalian kepada Allah dengan dzikir yang banyak sehingga orang munafik berkomentar bahwa kamu riya’ (ingin dilihat orang). (H.R. Thabrani dan Baihaqi, Zikir itu Nikmat hal 13)
Apabila duduk suatu kaum mengucapkan Dzikir (menyebut) Allah, maka melindungi akan mereka malaikat-malaikat dan meliputi akan mereka rahmat dan turun atas mereka sakinah (ketenangan jiwa) dan Allah akan menyebut mereka pada sisi-Nya. (H.R. Muslim)
Artinya:
Apabila ada suatu jema’ah yang sibuk berdzikir kepada Allah SWT maka malaikat akan mengerumuninya dari semua penjuru, mereka akan dinaungi rahmat Allah SWT, akan diturunkan sakinah kepada mereka dan Allah SWT sendiri akan membangga-banggakan mereka didepan majelis. (H.R. Abu Hurairah r.a. dan Abu Said r.a., Fadhilah Amal hal 409)
Artinya:
Sesungguhnya pada hari kiamat, Allah akan mengutus beberapa kaum, yang wajah mereka penuh dengan NUR. Mereka duduk diatas mimbar-mimbar lu’lu’ (cahaya) sehingga manusia dibuat iri. Rereka bukan para Nabi bukan para syuhada. Maka seorang arab dusun berkata ‘terangkanlah kepada kami tanda-tanda mereka agar kami dapat mengenali mereka’. Rasulullah SAW bersabda: ‘Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah. Mereka berasal dari suku yang berbeda-beda, dan daerah yang berbeda-beda. Mereka berkumpul untuk berdzikrullah dengan menyebutNya’. (H.R. Abu Darda r.a. Fadhilah Amal hal 421)
Artinya:
Rasulullah bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari
(Hadits Qudsi-H.R. Abu Hurairah ra)
Artinya:
Sesungguhnya Allah ‘azza wa Jalla berfirman kepada malaikat Israfil: “Jika engkau mendengar ada orang mengucapkan Allah Allah, maka tangguhkanlah tiupan sangkakala itu selama empatpuluh tahun lagi, karena untuk memuliakan kepada orang yang mengucapkan tadi” (Kitab Mukhtasyar Tazkiratul Qartubiyah hal 158)
Allah SWT berfirman: yang artinya:
Artinya:
“Aku malu (kata Allah) terhadap hambaKu yang didalam perut bumi itu, malu Aku menyiksanya didalam kuburnya itu, karena anaknya berdzikir (menyebut namaKu) dibelakang bumi (didunia)”. (Hadits Qudsi, Khazinatul Asrar hal 89)
Kiranya telah jelas dan memadai petikan beberapa keterangan dari Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an dan beberapa Hadits yang menyebutkan dan menjelaskan tentang Dzikrullah, Dzikir ALLAH ALLAH dengan jahr (bersuara).
Artinya:
“Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Qur’an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat Nya dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-An’am, 6:115)
Jadi, Allah Ta’ala yang menyuruh kita untuk menyebut nama Nya. Nama Dzat, yaitu ALLAH ALLAH, artinya namakala kita sebut ALLAH, sudah termasuk semua didalamnya seluruh nama, sifat, dan kesempurnaan Allah Ta’ala yang ada.
Artinya:
Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS Al-Ahzab, 33:35)
Apa yang diterangkan dalam petikan ayat-ayat Al Qur’an dan beberapa hadits di atas jika Allah Ta’ala mengizinkan tentunya sudah cukup bagi kita yang mendapat rahmatNya untuk mengamalkannya, sedangkan bagi yang tidak mendapat rahmatNya beribu-ribu keteranganpun tidak akan ada gunanya.
Maksud dan Tujuan Thariqat Al-Mufarridiyah
Maksud dan Tujuan Thariqat Al-Mufarridiyah adalah untuk megajak umat manusia diakhir zaman ini agar lebih mudah berbuat ta’at dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, dalam agama yang di ridhai-Nya yaitu Islam, dengan cara berdzikir menyebut Allah Allah dengan Jahr (bersuara), yang dikerjakan tiap-tiap melesai shalat fardhu.
Artinya:
Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. (QS Al-Imran, 3:19)
Artinya:
Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), maka sebutlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. (QS An-Nisa, 4:103)
Singkatnya tujuan Thariqat Mufarridiyah yaitu agar tidak tinggal Shalat.
Ada salah satu keterangan Syeikh Muhammad Amin Al Kurdi, Beliau adalah pengamal dari Thariqat Naqsabandi. Beliau telah mendapat petunjuk dari Allah Ta’ala untuk menerangkan makna Hadits “SABAQAL MUFARRIDUN” yang tersebut dalam kitabnya TANWIRUL QULUB, cetakan ke-lima tahun 1343 H, halaman 412 adalah sebagai berikut:
Didalam hadits Nabi S.A.W. bersabda “Sabaqal Mufarridun” yakni telah terdahulu atau menang orang-orang Mufarridun. Sahabat bertanya: Siapakah orang-orang Mufarridun itu Ya Rasulullah? Beliau menjawab: Orang-orang Mufarridun itu merekalah orang-orang yang telah menghapuskan oleh Dzikir mereka akan segala dosa-dosa mereka. Mereka datang pada hari hampir kiamat. Tiada dihinggakan banyaknya orang-orang mufarridun itu.
Dan ditambahkan dengan penjelasan dari Syeikh Muhammad Amin Al Kurdi yaitu ILHAM yang didatangkan Tuhan kepadanya , yang tidak disebutkan lagi penjelasan Syeikh Muhammad Amin Al Kurdi ini pada cetakan lain dari cetakan yang kelima ini. Karena tidak dimasukkan oleh penerbitnya lagi pada cetakan yang lain itu. Inilah tambahan dari Syeikh Muhammad Amin Al Kurdi itu:
Mereka itu berjalan yaitu mengembangkan Dzikir dimuka bumi. Yang dimana-mana tempat mendapat tentangan karena ada yang mendustakan amalan ini. (dikatakan orang, ini amalan tipuan). Tidak mengetahui oleh Ahli Qutub dan tidak sampai Ahli Qutub pada ketinggian amalan ini. (MAQAM Dzikir ini). Dan Syeikh Dzikir ini ialah Sayyidina Khaidir A.S. Dan mereka-mereka orang Mufarridun tidak berkurang jumlah mereka sebagaimana yang diketahui. Hingga disudahi dengan dipimpin oleh Khalifatullah Mahdi. Maka Imam Mahdi lah akhir Wali Allah pada umat ini.
Rasulullah bersabda:
Artinya:
Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga diatas bumi ini tidak lagi diucapkan kalimat Allah Allah. (H.R. Muslim dari sahabat Annas r.a.-Sahih Muslim I hal. 73 dan Tanwirulqulub 511)
Dalam kitab Mukhtashar Tazkiratul Qartubiyah hal 158 memuat Hadits lain,
Artinya:
Sesungguhnya Allah ‘azza wa Jalla berfirman kepada malaikat Israfil: “Jika engkau mendengar ada orang mengucapkan Allah Allah, maka tangguhkanlah tiupan sangkakala itu selama empatpuluh tahun lagi, karena untuk memuliakan kepada orang yang mengucapkan tadi”
Artinya:
Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang. (QS An-Nur, 24:36)
Dalam satu riwayat yang ditulis dalah kitab shahih melalui sahabat Ibnu Abbas r.a. adalah sbb:
Artinya:
Bahwa mengangkat suara dengan mengucapkan dzikir ketika orang-orang selesai dari shalat fardhu merupakan kebiasaan dizaman Rasulullah SAW. *)
Bahkan sebagian dari mereka juga ada yang bertanya: Apakah Rasulullah juga berdzikir menyebut Allah Allah?
Jawabanya ada dalam Al Qur’anul Karim.
Artinya:
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suritauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS Al-Ahzab, 33:21)
Artinya:
“Rasulullah SAW bersabda kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah: Hai Ali, pejamkan kedua matamu dan rapatkan sepasang bibirmu dan naikkan lidahmu ke langit-langit mulutmu sebutlah Allah, Allah, Allah (HR. Tabrani dan Baihaqi)
Artinya:
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat. (QS Al-Baqarah, 2:114)
Artinya:
Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, (sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim). (QS Al-An-am, 6:52)
Rasulullah SAW bersabda :
Apabila duduk suatu kaum mengucapkan Dzikir (menyebut) Allah, maka melindungi akan mereka malaikat-malaikat dan meliputi akan mereka rahmat dan turun atas mereka sakinah (ketenangan jiwa) dan Allah akan menyebut mereka pada sisi-Nya. (H.R. Muslim)
Perbanyaklah berdzikir kepada Allah sehingga engkau dikatakan gila. (HR. Imam Ahmad)
Berdzikirlah kamu sekalian kepada Allah dengan dzikir yang banyak sehingga orang munafik berkomentar bahwa kamu riya’ (ingin dilihat orang). (H.R. Thabrani dan Baihaqi)
Artinya:
“ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. (QS An Nisa 4:59)
Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjadi bahan masukan referensi yang bermanfaat karena segala sesuatu yang benar datangnya hanyalah dari Allah SWT, dan yang salah datangnya dari penulis yang banyak khilaf. Semoga Allah Ta’ala mengampuni kekhilafan ini.
Akhir kata kalaulah terjadi perselisihan dan beda pemahaman tentang amalan Thariqat Al Mufarridiyah ini maka sebaiknya kita kembali kepada Al Qur’an dan Hadits, mudah-mudahan kita semua mendapat petunjuk dari Allah Ta’ala. Amiin.
SABAQAL MUFARRIDUN
Friday, 2 November 2012
para almuqorrabun lah yang dapat bertemu dengan Allah swt.
Friday, 5 October 2012
ahli muqorrbun.10 janji janji allah swt kepada mukmin yang beriman
Sahabat sekalian, tahukah kita bahwa
di dalam Al-Quran terdapat banyak
sekali keistimewaan-keistimewaan
yang dijanjikan Allah kepada
hambaNya yang beriman. Baik saat
didunia maupun keistimewaan yang akan diberikan diakhirat kelak. Yuk,
kali ini mari kita simak 10 Janji Allah di
dunia kepada hambaNya yang
beriman yang disebutkan secara jelas
dalam Al-Qur’an.
Semoga kian membukakan mata hati kita untuk secara teguh mentaati Allah
dalam segala hal dan kesempatan. 1. Diberi perlindungan oleh Allah SWT,
sesuai firmanNya “Allah Pelindung
orang-orang yang beriman…” (QS. Al-
Baqarah: 257) 2. Allah akan menolong orang-orang
yang beriman. “… Dan Kami selalu
berkewajiban menolong orang-orang
yang beriman.” (QS. Ar-Ruum: 47). 3. Mendapat pembelaan oleh Allah
SWT. FirmanNya : ”Sesungguhnya
Allah membela orang-orang yang
beriman…” (QS. Al-Hajj:38). 4. Diberi petunjuk kejalan yang benar/
lurus. Sesuai firman Allah : ”…
Sesungguhnya Allah adalah Pemberi
petunjuk bagi orang/orang yang
beriman kepada jalan yang lurus.
” (QS. Al-Hajj: 54). 5. Orang beriman akan diberi
kekuasaan didunia. Firman Allah :
“Dan Allah telah berjanji kepada
orang-orang yang beriman diantara
kamu dan mengerjakan amal-amal
saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di
bumi, sebagaimana Dia telah
menjadikan berkuasa orang-orang
sebelum mereka, dan sungguh Dia
akan meneguhkan agama yang telah
diridhai-Nya untuk mereka.” (QS. An- Nuur; 55). 6. Orang-orang beriman dijanjikan
mendapat keberkahan dari langit dan
bumi. Allah SWT berfirman : “Jikalau
sekiranya penduduk negeri-negeri
beriman dan bertaqwa, pastilah Kami
akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS.Al-
A’raaf: 96) 7. Mendapat kekuatan dan kejayaan.
FirmanNya : ”Padahal kekuatan itu
hanyalah bagi Allah bagi Rasul-Nya,
dan bagi orang-orang yang beriman
(mukmin).” (QS. Al-Munafiquun: 8) 8. Dijanjikan mendapat kehidupan
yang baik. Allah SWT berfirman :
“Barangsiapa mengerjakan amal saleh
baik laki-laki maupun perempuan
dalam keadaan beriman, maka
sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang
baik.” (QS. An- Nahl: 97). 9. Mendapat kemenangan. Firman
Allah : ”Mudah-mudahan Allah akan
mendatangkan kemenangan (kepada
Rasul-Nya) atau suatu keputusan dari
sisi-Nya..” (QS. Al-Maa’idah: 52). 10. Orang kafir tidak akan diberi jalan
untuk memusnahkan orang-orang
berimaan dari muka bumi. Allah SWT
berfirman, “Dan Allah sekali-kali tidak
akan memberi jalan kepada orang-
orang kafir”. (QS. An-Nisa.i : 141) Lantas siapakah orang-orang beriman
itu? Tentu ada kategori tertentu. Jika
tidak maka semua orang akan
mengatakan dirinya beriman. Dan
orang-orang beriman pastinya adalah
orang-orang yang akan mendapatkan ujian dari Allah SWT atas
keimanan mereka. Allah SWT berfirman, “Apakah
manusia mengira bahwa mereka
dibiarkan saja mengatakan, ‘Kami
telah beriman,’ sedang mereka belum
diuji ? Sesungguhnya Kami telah
menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah
mengetahui orang-orang yang benar
dan sesungguhnya Dia mengetahui
orang-orang yang dusta.” (QS.
Al-’Ankabuut: 2-3)
7 Golongan NAFSU..
Subscribe to:
Posts (Atom)





