Monday, 27 February 2012

7 GOLONG ORG YANG MENDAPATKAN KADO SPESIAL DARI ALLAH

Saudara pembaca yang dirahmati Allah swt. Sudah kita ketahui bahwa usia pemuda adalah usia yang cukup menarik. Yang masih terkandung energi atau tenaga yang lebih banyak dibanding yang lebih senior. Dan Allah pun memberikan keistimewaan kepada pemuda. Karena PEMUDA HARI INI ADALAH PEMIMPIN MASA DEPAN yang harus dipersiapkan untuk menjadi teladan yang baik di kemudian hari. Allah pun memberikan ujian yang lebih “keren” kepada pemuda dibanding kepada orang tua. Hal kecil saja, misalnya seorang pemuda laki-laki yang sedang tertarik kepada seorang pemuda perempuan yang cantik. Hal ini ujian, yang jika tidak terjaga maka pemuda tersebut akan terjerumus kepada kemaksiatan. Lalu, ujian kemalasan beribadah kepada Allah. Jika ia lalai, maka Allah pun akan menyesatkannya. Subhanallah Saudara pembaca, Allah Maha Adil, Dia memberikan ujian yang sebanding dengan pahala yang akan didapatkannya. Memang ini adalah sunnatullah, ini cara Allah untuk memberikan rasa pengharapan dan takut hanya kepada-Nya. Berbicara mengenai kata perbuatan, Allah akan memberikan ganjaran pahala bagi orang yang beramal shalih, sebaiknya Dia akan memberikan hukuman bagi yang berbuat kemunkaran. Sebagaimana orang tua yang memberikan hadiah bagi anak-anaknya yang baik dan berprestasi dan memberikan hukuman bagi yang nakal. Hadiah ini memang akan Allah berikan saat hari terakhir kita (kiamat), namun jika kita tidak mengetahuinya, mungkin kita akan diam dan berpangku tangan karena tidak mengetahui Hadiahnya itu. Naungan Allah pada hari kiamat, saat tidak ada naungan lagi selain dari Allah Yang Maha Rahmaan-Rahiim. Itulah kado istimewa yang Allah sediakan untuk kita, pemuda. Siapa saja tujuh golongan itu?? 1. Hakim yang Adil Nah lho…, katanya pemuda, tapi yang disebut malah hakim?? Saudara pembaca yang budiman, di antara kita mungkin sudah sering mendengarkan kalimat ini. Setiap orang adalah pemimpin atas dirinya, dan kelak akan dimintai pertanggungjawabannya. Jadi, jangan dulu memikirkan bahwa pemimpin itu membawa banyak orang di bawahnya, seperti presiden, gubernur, dan lainnya. Namun ternyata setiap kita adalah pemimpin bagi diri kita masing-masing. Jadilah pemimpin yang adil, yang selalu membawa diri ini kepada kebaikan. Itulah pemimpin yang adil, membawa yang dipimpinnya untuk selalu berbuat kebaikan, menghindarkan dari hal-hal yang membawa keburukan. Seperti beribadah yang taat, menghadiri majelis-majelis ilmu, berbuat baik kepada setiap orang terutama kepada orang-orang terdekat-orang tua, keluarga, sahabat-, dan lain sebagainya. Itulah pemimpin yang adil. Dan pemuda yang mengerti pasti bisa menjadi pemimpin yang adil. 2. Pemuda yang taat ibadah hanya kepada Allah swt. Saudaraku yang diberkahi Allah, sungguh beruntung bagi orang- orang yang senantiasa untuk taat beribadah kepada Allah swt. Terutama kita, sebagai pemuda. Sungguh Allah akan memberikan banyak pahala kepada pemuda yang taat beribadah kepada-Nya, dibanding orang tua yang taat. Wajar saja, karena ujian (godaan)-nya lebih banyak dan dahsyat kepada pemuda. Seperti jaman sekarang, banyak sekali pemuda yang terlalaikan oleh teknologi, sinetron televisi, dan lainnya. Saat ini, pagelaran piala dunia di Afrika telah membuat pemuda lalai untuk shalat Maghrib dan ‘Isya, apalagi jadwalnya yang pukul 01.30 waktu Indonesia barat, sebagian telah alai untuk menunaikan qiyamul lail. Padahal waktu-waktu qiyamul lail adalah kesempatan kita untuk berkhalwat dengan Allah swt. Waktunya Allah mendengarkan doa- doa kita lebih dekat, karena waktu itu, Allah turun ke langit bumi-jarak terdekat antara langit dan bumi-.. semoga kita terus berusaha untuk meningkatkan ketaatan ibadah kita kepada Allah swt. Terlebih, sebentar lagi kita akan memasuki bulan penambangan pahala, bulan Ramadhan 1431 H. semoga Allah RIDHO menyampaikan kita kepadanya. 3. Pemuda yang terpaut hatinya kepada Masjid-masjid Saudaraku yang mudah-mudahan selalu mendapat RIDHO Allah swt. Lagi-lagi Allah memberikan hadiah istimewanya itu untuk pemuda. Sungguh Allah memberikan nikmat yang banyak kepada para pemuda yang patut kita syukuri. Saudara pembaca, Allah akan memberikan Naungan-Nya di saat tidak ada lagi naungan kecuali dari-Nya kepada pemuda yang hatinya terpaut pada masjid. Dimana pun ia berada, sedang apapun ia beraktivitas, namun saat terdengar panggilan Allah swt.- adzan-, maka ia akan segera memenuhi panggilan tersebut. Tidak hanya untuk menunaikan shalat fardhu saja, namun juga untuk memakmurkan masjid-masjid Allah dengan mendawamkan tilawah Al- Qur’an, mengkaji hadits, kaji tafsir, mengajarkan pelajaran bermanfaat- terutama ilmu Islam- dan lain sebagainya. Dalam haditsnya, tertulis masaajida, yang artinya masjid-masjid (jamak), jadi kita tidak hanya saja memakmurkan masjid yang ada di sekitar rumah kita, namun terlebih kita harus berusaha memakmurkan masjid dimana pun kita berada. Baik sedang di perjalanan, atau sedang ada di luar kota tempat kita tinggal. Saudara pembaca, selamat memakmurkan masjid. Selamat menikmati jamuan Allah swt. 4. Pemuda yang bersedekah secara bersembunyi-sembunyi Saudara pembaca, Rasulullah saw. adalah teladan kita semua, beliau juga adalah orang yang paling dermawan. Terlebih di bulan Ramadhan, kebaikan sedekahnya lebih cepat dibanding angina yang berhembus. Kita juga sepatutnya dapat mendermakan sedekah kepada yang membutuhkannya. Dan sedekah yang utama adalah sedekah secara sembunyi-sembunyi sehingga (ibaratnya) tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya. Ini menggambarkan tentang makna keikhlasan hati orang yang bersedekah. Sesungguhnya tidak ramai orang yang dapat menyembunyikan kebaikan yang dilakukannya melainkan akan terdapat juga perasaan riya’ dan ingin menunjuk-nunjuk supaya mendapatkan pujian atau sanjungan dari orang ramai atau sekurang- kurangnya ada orang yang mengetahui kebaikan yang dilakukannya itu. Sesungguhnya, sikap tersembunyi-sembunyi akan menimbulkan keikhlasan dan menjauhkan sifat riya’, insya Allah.. 5. Dua pemuda yang bertemu dan berpisah karena Allah Weish, tunggu dulu…ini buka antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya, namun saudara se-iman. Sesame ikhwan, atau sesama akhwat. Inilah yang menjadi usaha bagi yang sudah mempunyai kelompok rutin pekanan. Ia bertemu untuk merekatkan ukhuwah, bersama-sama berniat karena Allah untuk mencari ilmu, saling mengingatkan dalam kebaikan, ketaatan dan lainnya. Ia berpisah karena Allah untuk menyebar kebaikan kepada orang lain yang lebih banyak. Bersyukurlah, wahai saudara pembaca yang sudah mempunyai kelompok pertemuan. Allah akan memberikan pahala yang besar bagi orang-orang yang berkasih saying dan saling mengingatkan kepada kebaikan dan kesabaran. Betapa Allah memberikan pahala kepada dua orang yang bertemu dan berpisah karena-Nya, apalagi lebih dari dua orang. Perbanyaklah saudara kita. 6. Pemuda yang menolak rayuan wanita untuk berzina Saudaraku, sungguh Allah Maha Tahu, ujian demi ujian yang kita lalui pastilah Allah akan memberikan imbalan yang setimpal jika kita dapat melalui ujian tersebut dengan baik dan benar menurut Allah swt. Dikisahkan seorang pedagang karpet pada jaman Rasulullah, yang juga sahabat beliau. Ia menjual karpetnya secara keliling. Karena saking ramah dan baik dan tampannya pedagang tersebut, maka hampir setiap hari ia dapat menjual karpet-karpetnya. Suatu hari di suatu daerah, karpet dagangannya belum ada yang membeli. Beberapa saat kemudian ada seorang gadis cantik yang menghampirinya. Ia berpura- pura akan membeli karpetnya jika pedagang ini ikut ke rumahnya. Maka, ia pun mengikuti karena tidak tahu niat jahat perempuan ini. Setelah mereka tiba di rumah, sang perempuan tersebut berbicara kepada pemuda tampan itu untuk berzina dengannya. Secara spontan, lelaki itu kaget dan menolak ajakannya. Beberapa saat kemudian ia mempunyai ide. Ia meminta izin ke kamar mandi. Secara tiba-tiba, si perempuan itu kaget melihat sang pemuda pedagang karpet itu sudah terlumuri kotorannya sendiri. Ya, sang pemuda melumuri badannya dengan kotorannya sendiri dengan tujuan supaya wanita tidak ingin berzina dengannya. Karena baunya, maka wanita itu pun mengusir pemuda penjual karpet itu. Sepanjang perjalanan pulang banyak yang mengganggapnya orang gila dan bau terhadapnya. Sang Pemuda bergegas mandi dan membersihkan dirinya dengan bersih. Saat sudah mandi dan berkemas untuk melanjutkan dagangnya, banyak sahabat lain dan orang-orang di sekitarnya mencium bau harum seperti parfum kasturi. Bahkan dari jarak yang jauh. Setelah Rasulullah mengetahuinya, beliau dan para sahabat menjulukinya sebagai Sang “Al-Misk”, yang harum seperti parfum surga. Dari peristiwa itu, sampai meninggalnya-bahkan sampai di surga, sahabat itu akan tetap harum kasturi.. (al-hadits). Itulah balasan dari Allah swt. Kepada orang-orang yang mampu menjaga diri dan kehormatan hidupnya. 7. Pemuda yang mencucurkan air mata saat shalat malam. Saudara pembaca, ada lagi satu peristiwa yang cukup menggugah kita, yang patut ditafakuri oleh semua. Cerita ini pula yang menjadi sebab turunnya (asbabul nuzul) Qur’an Surat Ali Imran ayat 190-191. Pada suatu subuh, Bilal bin Ra’bah memanggil Rasulullah saw. Karena pada Subuh tersebut tidak seperti biasanya, Rasulullah belum dating-datang untuk menunaikan shalat subuh berjamaah. Setelah Bilal menghampiri, ia mendapati Rasulullah sedang menangis tersedu-sedu. Rasulullah saw. Bercerita kepada Bilal bahwa ia baru menerima wahyu dari Allah swt. Melalui Malaikat Jibril. “Inna Fii Kholqissamaawaatii wal ardh, wakhtilaa fillaili wan nahaari la aayatilliuulil albaab”; Sesungguhnya di dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam pada malam terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal. Saat itu Bilal bertanya, bukankah engkau sudah berakal Yaa Rasulullah?? Lalu Rasulullah saw menjawab: “memang Allah memberiku kelebihan dan akal yang dapat menerjemahkan ayat ini, tapi bagaimana dengan umatku??” lalu Bilal pun hanya terdiam dan ikut menitikkan air matanya. Saudara pembaca yang mulia dan saya banggakan, Allah menyediakan waktu-waktu yang mustajabnya do’a, saat itulah semestinya kita dapat berkomunikasi langsung denganNya melalui dzikir-dzikir dan do’a-do’a kita. Sungguh Allah akan mengabulkan doa-doa itu. Saudara pembaca, berdo’alah kepadaNya, memohon apa yang kita minta. Salah satu waktu mustajab itu adalah dengan qiyamullail, karena waktu itu Allah akan turun ke bumi, menjadi saksi bahwa hambaNya mendekatkan diri kepadaNya di saat yang lain sedang terlelap tidur. Ingatlah, ada dua tetesan yang haram tersentuh neraka. Tetesan air mata karena tangisan kepada Allah saat shalat malam dan tetesan darah syuhada yang berjihad di jalan Allah… Itulah saudara pembaca, tujuh hal yang menjadikan kita mendapatkan hadiah, kado special dari Allah swt. Semoga kita dapat menjadi salah satu golongan di atas, menjadi hamba Allah yang mendapat naunganNya di saat tidak ada lagi naungan Allah kepada siapa pun. Perbanyaklah ketaatan (ibadah) kita kepada Allah. Saudara pembaca, berbaiksangkalah kepada Allah swt.

Sunday, 26 February 2012

Hanya Perlu 5 Langkah Agar Pernikahan Selalu Harmonis

Menciptakan pernikahan yang bahagia bukan sesuatu yang bisa dibilang mudah. Pasti banyak kemelut yang datang melanda sebuah pernikahan, entah dari pihak luar maupun dalam. Semua itu tidak akan menjadi masalah besar jika Anda bisa menyiasatinya. Untuk itu, Anda perlu tahu kiat-kiat yang bisa menciptakan pernikahan yang sehat dan harmonis. Bagaimana caranya? Simak caranya, seperti dikutip dari Your Tango. 1.Terbuka dan Saling Menerima Perbedaan Penyebab timbulnya konflik dalam pernikahan adalah kurangnya komunikasi serta belum memahami karakter masing-masing. Setelah menikah, jangan beranggapan bahwa pemikiran Anda harus sama dengan pasangan. Coba lebih terbuka dan katakan apa yang kalian berdua inginkan. Jika ditemukan asumsi yang berbeda, cari jalan tengah yang terbaik untuk Anda dan suami. Evaluasi setelah menikah juga penting diterapkan. Saling menghargai serta mengerti perbedaan yang tercipta antara Anda dan pasangan menjadikan pernikahan semakin terasa indah. 2.Perlu Adanya Kompromi Sebelum menikah, Anda selalu mengambil keputusan sendiri tanpa campur tangan siapapun. Tentu hal ini menjadi berbeda setelah pernikahan. Anda harus menghormati suami yang berperan sebagai kepala rumah tangga. Menerima bahwa suami adalah pemimpin Anda ke depannya. Apa pun yang Anda lakukan harus atas izin pasangan. Keputusan tidak lagi diambil sepihak, tapi diputuskan bersama partner hidup. Begitu pula sebaliknya, semua yang dikerjakan oleh suami juga harus diketahui sang istri. Dengan adanya komunikasi bersama akan membuat hubungan pernikahan sehat. 3.Menerapkan Kesabaran Banyak orang bilang bahwa sabar itu ada batasnya. Pertanyaan ini salah besar, karena kesabaran tiada batas. Kesabaran adalah bagaimana seseorang memaafkan dan mentolerir kesalahan orang lain yang dilakukan kepada Anda. Sabar juga tidak berarti mengalah dan pasrah pada apa yang dilakukan suami. Namun, belajar memaafkan kesalahan pasangan sambil mencari solusi paling baik jika kesalahan ini kembali terulang. Coba tarik napas yang dalam ketika ingin marah, dan berikan tindakan terbaik dengan penuh cinta. 4.Memaafkan Kemarahan menjadi penyebab utama rusaknya pernikahan bahagia. Anda mungkin sangat mudah menyalahkan dan mengritik pasangan saat berbuat salah dan susah memaafkannya. Namun, sebelum itu Anda lakukan, harusnya Anda intropeksi diri dan mengendalikan emosi supaya membuat hubungan Anda dengan suami kembali harmonis. Mungkin boleh mengungkapkan kalau Anda marah, tapi jangan jadikan perasaan tersebut menjadi dendam dan kebencian. Memaafkan adalah perbuatan yang tidak membenarkan prilaku buruk, tapi mengingatkan bahwa keduanya tidak sempurna yang pasti mempunyai kesalahan. 5.Memberikan yang Terbaik Anda yang ingin mempunyai pernikahan sehat, langgeng, dan bahagia, harus belajar bagaimana berbagi dengan orang lain, terutama dengan partner hidup. Anda juga harus berupaya menjadikan kepentingan pasangan lebih utama daripada kepentingan sendiri. Dengan begitu, Anda akan melakukan hal yang terbaik bagi kelangsungan hidup pernikahan. Dalam kehidupan setelah menikah, kebutuhan suami di atas segalanya. Pahami dan mengerti cara membahagiakan suami. Berikan semua yang terbaik yang Anda miliki demi kelangsungan pernikahan. Jika suami Anda merupakan orang yang tepat, dia juga akan melakukan hal yang terbaik untuk hidup Anda.

Saturday, 25 February 2012

WAJIB D BACA...

Tahukah anda apa makna WALL? Yup. . Ia bermakna DINDING. Lalu kenapa dengan dinding? Saya lanjutkan. . Siapakah yang membuat FB? Mark Zuckerberg seorang berbangsa YAHUDI. Apa kaitannya WALL & YAHUDI? Kaitan keduanya sangat erat. DINDING RATAPAN. Didinding itu mereka menangisi dosa- dosa mereka,meluahkan harapan,ratapan dan segalanya. Itulah tujuan mereka membuat FB. Dan tanpa kita sadari, kita lebih banyak mengadu masalah diFB daripada mengadu kepada ALLAH SWT, lebih mengutamakan update status daripada shalat dan dzikir kepada ALLAH SWT. Hati-hatilah sahabat, bisa-bisa kita nanti menjadi ''Tassyabuh'' atau menyerupai kaum lain (Yahudi). Nabi melarang dalam sabdanya:'' Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongannya." Oleh karena itu, jangan jadikan WALL FB sebagai tempat luahan perasaan seperti mereka. Tapi jadikanlah ia sebagai tempat membagi ilmu dan nasehat kebaikan kepada umat Nabi Muhammad SAW. Walaupun hanya kepada 1 orang. Jadikan Wall FB sebagai media untuk menyebarkan dakwah. Jika anda belum percaya silahkan buka Google dan Search:'' Wailing Wall Of Israel''. Mari kita renungkan. '' Sungguh kalian akan mengikuti langkah2 orang2 sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta. Bahkan seandainya mereka masuk lubang biawakpun niscaya kalian ikut masuk pula kedalamnya. Para sahabat bertanya:'Siapakan mereka itu Ya Rasulullah?'. Beliau menjawab:'' Ahli Kitab (Nasrani & Yahudi). ! Siapa lagi kalau bukan mereka? " [HR. Imam Bukhari] Jadi postkanlah kata2 hikmah/ nasehat/ ayat Al-Quran, Hadits,Ulama terdahulu tentang agama Islam. Gunakan peluang Yahudi/Nasrani yang akam merusak umat Islam dengan membangunkan agama Islam melalui platform mereka. Ini ilmu baru. Yuk kita amalkan dan dishare keteman yang lain. Mari kita jalani kehidupan ini dengam ilmu dan iman.

Thursday, 23 February 2012

PT.INALUM..Tak Terganggu Ambil-alih, Tetap Maksimalkan Produksi

Menjelang berakhirnya kontrak PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) di Tanjung Gading, Batubara pada Oktober 2013, disebut-sebut perusahaan tersebut akan diambil alih Pemerintah Indonesia. Di tengah isu itu, perusahaan tetap berproduksi. Syaifullah/Triadi , BATUBARA Ditemani Staf Humas, Julian Faisal, Sumut Pos menuju pabrik yang jaraknya sekitar 17 Km dari Komplek Perumahan Karyawan PT Inalum di Tanjung Gading. Tepat, Selasa (10/1) Pukul 09.00 WIB berangkat. Di pabrik, Sumut Pos disambut Senior Manager Humas Ir H Subagiyo Ibnoe dan Manager Humas Moranta Simanjuntak. Dari keduanya mengalir sejumlah kisah. Bahwa 12 perusahaan yang mendirikan PT Inalum bersama pihak Indonesia sepakat membentuk usaha bersama di Jakarta. Nama usaha itu adalah Nippon Asahan Aluminium Co. Ltd (NAA) yang berkedudukan di Tokyo, yang sah berdiri pada 25 November 1975. Setahun kemudian, tepatnya 6 Januari 1976 NAA bersama Indonesia sepakat mendirikan PT Inalum. Pada pendiriannya mayoritas saham PT Inalum sebesar 90 persen dipegang Jepanng. Tapi, pada akhirnya saham berevolusi pada 1998, pembagian saham menjadi 58,88 persen (Jepang) dan 41,12 persen (Indonesia). Tak lama di ruangan bidang Humas PT Inalum, Sumut Pos diajak keliling oleh Julian Faisal. Helm dan kemeja lengan panjang wajib dikenakan. Saftey Firts. Darinya didapat ‘wisata pabrik aluminium’ yang dilakoni dengan antusias. Awalnya Sumut Pos menjelejah bagian luar pabrik. Yang mayoritas terlihat disana adalah instalasi listrik. Ada juga tabung- tabung berukuran besar. Pabrik yang dibangun menghadap Selat Malaka. Sumut Pos berkeliling menumpangi mobil, karena luas area mencapai 200 hektar. Itupun tak semua dijelajahi. Bahkan ada titik-titik yang kurang bersahabat dengan barang elektronik, bahkan Sumut Pos enggan turun di titik tersebut. Dalam paparannya, pabrik yang berdiri sejak 36 tahyun lalu mampu menghasilkan rata-rata 225.000 ton aluminium per tahun. Jadi, tugas utama pabrik adalah mereduksi alumina (serbuk aluminium) menjadi aluminium dengan menggunakan alumina, karbon, dan listrik. Pabrik ini memiliki tiga pabrik utama yakni pabrik karbon, pabrik reduksi dan pabrik penuangan. Yang ingin Sumut Pos lihat tentu saja proses pembuatan hingga tercipta ingot aluminium. Ditemani Rahmad salah satu pengawas peleburan, Sumut Pos berkesempatan melihat- lihat ingot aluminium yang siap diekspor. Adapun berap ingot per batang mencapai 22,7 kg. Ngomong-ngomong, perusahaan ini bakal ‘free’ pada 2013. Kontrak jangka panjang pihak Jepang dan Indonesia tadi bakal berakhir tahun depan. Proses ambil-alih tadilah yang kini jadi isu nasional. Semua pihak, apalagi karyawan pasti tahu soal ini meskipun pada kenyataannya mereka tak begitu terganggu. Geber hasil produksi maksimal; hanya itulah yang ada di benak karyawan. (habis)

16 Kebaikan sujud dalam solat

Pakar sains mengatakan sujud ketika solat adalah waktu manusia paling menggalakan sistem pernafasan dan mengembalikan kedudukan organ ke tempat asalnya. Percaya atau tidak, berikut adalah hikmah yang diperoleh daripada perbuatan bersujud ketika sembahyang. 1. Membetulkan kedudukan buah pinggang yang terkeluar sedikit daripada tempat asalnya. 2. Membetulkan pundi peranakan yang jatuh. 3. Melegakan sakit hernia. 4. Mengurangkan sakit senggugut ketika haid. 5. Melegakan paru-paru daripada ketegangan. 6. Mengurangkan kesakitan bagi pesakit apendiks atau limpa. Kedudukan sujud adalah paling baik untuk berehat dan mengimbangkan lingkungan bahagian belakang tubuh. 7. Meringankan bahagian pelvis. 8. Memberi dorongan supaya mudah tidur. 9. Menggerakkan otot bahu, dada,leher, perut serta punggung ketika akan sujud dan bangun daripada sujud. Pergerakan otot ini akan menjadikan ototnya lebih kuat dan elastik,secara semula jadi dan ia juga akan memastikan kelancaran perjalanan darah. 10. Bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik,mudah berfungsi untuk menyusukan bayi dan terhindar daripada sakit buah dada. 11. Sujud juga mampu mengurangkan kegemukan. 12. Pergerakan bahagian otot sewaktu sujud juga boleh memudahkan wanita bersalin.organ peranakan mudah kembali ke tempat asal serta terhindar daripada sakit gelombang perut. (Convulsions). 13. Organ terpenting iaitu otak kita juga akan menerima banyak bekalan darah dan oksigen. 14. Mengelakkan pendarahan otak jika tiba-tiba menerima pengepaman darah ke otak secara kuat dan mengejut serta terhindar penyakit salur darah dan sebagainya. Dari segi psikologi pula, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di hadapan Yang Maha pencipta sekali gus mengikis sifat sombong,riak takbur dan sebagainya. 15. Manakala dari sudut perubatan pula, kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekali gus menguatkan mentaliti seseorang. Untuk itu marilah kita sama-sama mengamalkan sujud dalam solat yang banyak dan lama-lama bagi satu-satu sujud. Dan sujud lama dalam solat terutamanya dalam solat sunat yang bersendirian adalah digalakkan di dalam Islam. Wallahu a’lam.

Kekuatan Maaf Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam

lelaki Arab bernama Tsumamah bin Itsal dari Kabilah AlYamamah pergi ke Madinah dengan tujuan hendak membunuh Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam. Segala persiapan telah matang, persenjataan sudah disandangnya, dan ia pun sudah masuk ke kota suci tempat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tinggal itu. Dengan semangat meluap-luap ia mencari majlis Rasulullah, langsung didatanginya untuk melaksanakan maksud tujuannya.Tatkala Tsumamah datang, Umar bin Khattab Radhiyallahu 'Anhu. yang melihat gelagat buruk pada penampilannya menghadang. Umar bertanya, “Apa tujuan kedatanganmu ke Madinah? Bukankah engkau seorang musyrik?” Dengan terang-terangan Tsumamah menjawab, “Aku datang ke negeri ini hanya untuk membunuh Muhammad!”. Mendengar ucapannya, dengan sigap Umar langsung memberangusnya. Tsumamah tak sanggup melawan Umar yang perkasa, ia tak mampu mengadakan perlawanan. Umar berhasil merampas senjatanya dan mengikat tangannya kemudian dibawa ke masjid. Setelah mengikat Tsumamah di salah satu tiang masjid Umar segera melaporkan kejadian ini pada Rasulullah. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam segera keluar menemui orang yang bermaksud membunuhnya itu. Setibanya di tempat pengikatannya, beliau mengamati wajah Tsumamah baik-baik, kemudian berkata pada para sahabatnya, “Apakah ada di antara kalian yang sudah memberinya makan?”. Para shahabat Rasul yang ada disitu tentu saja kaget dengan pertanyaan Nabi. Umar yang sejak tadi menunggu perintah Rasulullah untuk membunuh orang ini seakan tidak percaya dengan apa yang didengarnya dari Rasulullah. Maka Umar memberanikan diri bertanya, “Makanan apa yang anda maksud wahai Rasulullah? Orang ini datang ke sini ingin membunuh bukan ingin masuk Islam!” Namun Rasulullah tidak menghiraukan sanggahan Umar. Beliau berkata, “Tolong ambilkan segelas susu dari rumahku, dan buka tali pengikat orang itu”. Walaupun merasa heran, Umar mematuhi perintah Rasulullah. Setelah memberi minum Tsumamah, Rasulullah dengan sopan berkata kepadanya, “Ucapkanlah Laa ilaha illa-Llah (Tiada ilah selain Allah).” Si musyrik itu menjawab dengan ketus, “Aku tidak akan mengucapkannya!”. Rasulullah membujuk lagi, “Katakanlah, Aku bersaksi tiada ilah selain Allah dan Muhammad itu Rasul Allah.” Namun Tsumamah tetap berkata dengan nada keras, “Aku tidak akan mengucapkannya!” Para sahabat Rasul yang turut menyaksikan tentu saja menjadi geram terhadap orang yang tak tahu untung itu. Tetapi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam malah membebaskan dan menyuruhnya pergi. Tsumamah yang musyrik itu bangkit seolah-olah hendak pulang ke negerinya. Tetapi belum berapa jauh dari masjid, dia kembali kepada Rasulullah dengan wajah ramah berseri. Ia berkata, “Ya Rasulullah, aku bersaksi tiada ilah selain Allah dan Muahammad Rasul Allah.” Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tersenyum dan bertanya, “Mengapa engkau tidak mengucapkannya ketika aku memerintahkan kepadamu?” Tsumamah menjawab, “Aku tidak mengucapkannya ketika masih belum kau bebaskan karena khawatir ada yang menganggap aku masuk Islam karena takut kepadamu. Namun setelah engkau bebaskan, aku masuk Islam semata-mata karena mengharap keredhaan Allah Robbul Alamin.” Pada suatu kesempatan, Tsumamah bin Itsal berkata, “Ketika aku memasuki kota Madinah, tiada yang lebih kubenci dari Muhammad. Tetapi setelah aku meninggalkan kota itu, tiada seorang pun di muka bumi yang lebih kucintai selain Muhammad Rasulullah.”

Wednesday, 22 February 2012

Mengapa Rasulullah SAW melarang kita minum sambil berdiri ?

Ternyata setelah diteliti secara medis, dalam tubuh manusia terdapat Penyaring Sfringer. Saringan tersebut dapat terbuka ketika kita duduk dan tertutup ketika berdiri. Air yang kita minum belum 100% Steril untuk diolah tubuh untuk kita.Jika minum sambil berdiri maka air tidak tersaring karena saringan tertutup. Air yang tidak tersaring langsung masuk ke Kandung Kemih. Hal ini menyebabkan Penyakit kristal Ginjal. Subhanallah... Setiap perintah dan larangan Rasul pasti bermanfaat bagi umatnya. Berikut terapi air putih yang sangat bermanfaat. 1. Minum 2 gelas air putih setelah bangun tidur dapat membersihkan organ organ internal. 2. Minum segelas air, 30 menit sebelum makan dapat membantu fungsi seleruh pencernaan dan ginjal 3. Minum segelas air sebelum mandi dapat menurunkan tekanan darah. 4. Minum segelas air sebelum tidur dapat mencegah stroke dan serangan jantung.

17 TIPS MEMPERMUDAH SHALAT TAHAJUD

Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... “Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sholat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan.” (QS. Al Muzzamil:1-4) Firman Allah Subhanahu wa ta’alaa di atas telah memerintahkan dengan jelas kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tengah tidur untuk melakukan sholat malam atau sholat tahajud. Dan perintah yang diberikan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut bukanlah perintah yang dikhususkan hanya kepada beliau saja, melainkan juga kepada seluruh umat beliau. Namun pada kenyataannya, betapa sedikit sekali umat muslim yang dapat berdiri dan mengistiqomahkan sholat tahajud ini. Dari Jabir ra, ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda, “Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR. Muslim dan Ahmad) Sholat tahajud merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan Allah Subhanahu wa ta’alaa yang paling efektif. Karena sholat tahajud dilakukan manakala kebanyakan makhluk Allah Subhanahu wa ta’alaa sedang tertidur lelap. Masa yang penuh dengan kesunyian dan ketenangan akan membantu kita untuk lebih khusyuk bermunajat kepada Allah. Seorang muslim yang senantiasa mendawamkan sholat tahajud, insya Allah akan selalu dicintai oleh Allah swt. Barang siapa mendawamkan sholat tahajud maka Allah Subhanahu wa ta’alaa akan menjaminnya dengan kehidupan di syurga kelak. Dari Abdullah bin Salam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan sholat malamlah pada waktu orang-orang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Imam Tirmidzi) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya,“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad) Allah Subhanahu wa ta’alaa akan senantiasa memberikan kemuliaan kepada umatnya yang khusyuk dan kontinyu dalam mengamalkan sholat sunnah tahajud. Dari Sahal bin Sa’ad ra., ia berkata, “Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah saw lalu berkata, ‘Wahai Muhamad, hiduplah sebebas- bebasnya, akhirnya pun kamu akan mati. Berbuatlah semaumu, pasti akan dapat balasan. Cintailah orang yang engkau mau, pasti kamu akan berpisah. Kemuliaan orang mukmin dapat diraih dengan melakukan shalat malam, dan harga dirinya dapat ditemukan dengan tidak minta tolong orang lain.’” Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seluruh manusia dikumpulkan di tanah lapang pada hari kiamat. Tiba-tiba ada panggilan dikumandangkan dimana orang yang meninggalkan tempat tidurnya, maka berdirilah mereka jumlahnya sangat sedikit, lalu masuk surga tanpa hisab. Baru kemudiaan seluruh manusia diperintah untuk diperiksa.” Setelah melihat hebatnya kedudukan dan keutamaan mendawamkan sholat tahajud di atas, maka sudah sepatutnyalah bagi kita semua untuk senantiasa berlomba-lomba mendapatkan fadhilah dari sholat tahjud tersebut. Berikut kami sekelumit suguhkan tips yang insya Allah akan membantu kita agar lebih mudah untuk bangun di sepertiga malam dan melaksanakan sholat sunnah tahajud. 1. Biasakan tidur di awal waktu, jangan bergadang untuk hal-hal yang tidak penting, yang akhirnya hanya akan membuat mata kita terlampau lelah dan mengantuk untuk bangun di sepertiga malam. 2. Bersungguh-sungguh mengamalkan adab-adab sebelum tidur. Biasakan berwudhu, sholat sunnah, berdzikir dan berdoa sebelum tidur. Jangan tidur dalam keadaan berhadats (terutama hadats besar), karena hal ini akan menimbulkan kemalasan di waktu bangun malam. 3. Janganlah paranoid dan menganggap bahwa bangun di sepertiga malam untuk melakukan sholat tahajud itu sebagai pekerjaan yang berat. Karena pemikiran semacam itu akan berpengaruh pada niat dan kekuatan kita untuk merealisasikan niat tersebut (dapat melemahkan niat dan tekad untuk melakukan sholat tahajud). 4. Senantiasa menjaga keikhlasan ketika berniat untuk bangun malam dan melakukan sholat tahjud. Dengan niat yang ikhlas, insya Allah akan meringankan pekerjaan yang semula tampak berat. 5. Cobalah untuk mengenali dan menyesuaikan waktu tidur masing- masing. Bila kita telah tahu berapakah standar waktu tidur kita masing- masing, maka kita akan dapat menentukan jam berapakah kita harus mulai tidur, sehingga kita akan bangun tepat di sepertiga malam. Jika memang ada tugas yang harus diselesaikan dan dibawa pada hari esok, lebih baik dikerjakan selepas melaksanakan sholat tahajud, jangan dikerjakan pada waktu malam (sebelum tidur) yang memakan waktu hingga larut malam dan akhirnya akan membuat kita tidak dapat bangun di sepertiga malam (kesiangan). 6. Jika memang memungkinkan, jangan lupa untuk melakukan tidur siang. Dengan tidur siang, insya Allah akan membuat kita lebih kuat untuk bangun di sepertiga malam dan melakukan sholat sunnah tahajud. 7. Jangan lupa untuk senantiasa memasang alarm, dan letakkan alarm tersebut di tempat yang jauh dari jangkauan tangan namun tetap dapat terdengar dengan jelas (keras) oleh telinga. Dengan demikian, mau atau tidak mau kita akan bangkit dari tempat tidur untuk mematikannya manakala alarm tersebut berbunyi. 8. Anda juga dapat menggunakan program tahajud missedcalldengan teman-teman anda. Buatlah jadwal berkelanjutan yang telah disepakati bersama untuk mengatur siapa-siapa yang mendapatkan jatah untuk membangunkan. 9. Programlah aktivitas siang hari anda dengan seefisien dan seefektif mungkin, sehingga anda tidak terlalu kelelahan untuk bangun di sepertiga malam untuk melakukan sholat tahajud. Hindari kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting, yang akan menguras stamina anda. 10. Tanamkanlah kesadaran bahwa anda memiliki kebutuhan jasmani dan ruhani yang harus anda penuhi keduanya dengan seimbang, tidak berat sebelah. 11. Motivasi diri anda untuk bangun malam dengan cara mempelajari dan mengingat betapa besar keutamaan- keutamaan yang terdapat di dalam sholat tahajud. 12. Tanamkan rasa rindu untuk senantiasa bernunajat dan berkhalwat dengan Allah Subhanahu wa ta’alaa. 13. Hindari maksiat. Karena, maksiat adalah sumber lemahnya kadar iman dan ibadah kita kepada Allah Subhanahu wa ta’alaa. Dalam hal ini Sufyan Ats-Tsauri telah menuturkan pengalamannya, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”. 14. Janganlah makan malam terlampau kenyang, karena perut yang kenyang akan memberikan efek mengantuk dan malas. 15. Jika anda telah berkeluarga, anda dapat membuat kesepakatan dengan anak dan isteri berupa program sholat tahajud berjamaah, misalnya setiap tiga kali dalam sepekan keluarga wajib melakukan sholat tahajud secara berjamaah. 16. Jangan lupa untuk senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah Subhanahu wa ta’alaa agar diberikan kemudahan untuk bangun malam dan melakukan sholat tahajud dengan ikhlas dan khusyuk. 17. Untuk memantapkan kedisiplinan diri, anda pun dapat melakukan program “self-punishment” bagi diri anda sendiri, manakala kesiangan atau lupa tidak melaksanakan sholat tahajud. Tentunya, “self-punishment” ini haruslah bersifat mendidik dan tidak terlalu keras. Ketika lupa atau kesiangan sehingga tidak melakukan sholat tahajud, maka anda dapat menghukum diri anda misalnya harus membaca Al Quran sebanyak 2 juz di hari esoknya. 2 juz tersebut dapat anda baca per lima lembar setiap setelah melakukan sholat fardhu. Demikianlah artikel sederhana mengenai keutamaan sholat tahajud dan tips mempermudah bangun malam untuk melakukan sholat tahajud ini. Perlu diketahui, bahwa tips dan keutamaan sholat tahajud dalam artikel ini bukanlah bukanlah sebuah harga mati. Karena sesungguhnya, masih sangat banyak lagi keutamaan- keutamaan yang terkandung di dalam sholat sunnah tahajud ini. Dan tentunya masih sangat banyak pula tips-tips yang dapat digunakan untuk memudahkan kita agar dapat bangun malam dan melakukan sholat sunnah tahajud. Rasulullah saw telah bersabda di dalam haditsnya yang artinya,“Sesungguhnya amal perbuatan itu harus dengan niat, dan setiap orang itu tergantung pada niatnya.” (Muttafaq Alaih) Untuk itulah mari kita kuatkan dan luruskan niat kita untuk senantiasa menegakkan dan mendawamkan sholat tahajud dengan ikhlas agar kita mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa ta’alaa. Amin

Menuju Keridhoan Allah Dengan Menikah

Ketika usia seseorang semakin bertambah dewasa, maka pola pikir dan cara pandang pun akan semakin berkembang. Pada masa itu, manusia akan dapat dengan mudah memikirkan keberlangsungan hidupnya di masa yang akan datang. Dia pasti akan memikirkan bagaimana dia akan menikah, bagaimana mencari pasangan hidup yang tepat, bagaimana hidup berumah tangga sampai bagaimana dia beregenerasi untuk melanjutkan keturunannya. Menikah memang salah satu fitrah manusia yang ternyata mempunyai nilai yang mulia di mata Islam. Bagaimana tidak, menikah menjadi separuh kesempurnaan dari agama kita. Menikah tidak hanya sekedar menyatukan dua insan yang berlainan jenis dalam satu ikatan suci tapi lebih dari itu, makna menikah mempunyai begitu banyak nilai lebih dari berbagai bentuk kemuliaan yang bisa kita raih di dalamnya. Selain merupakan sebuah fitrah, menikah pun adalah salah satu perintah Allah dimana menikah merupakan sebagai bentuk penjagaan manusia dari berbagai bentuk bahaya perzinaan dan maksiyat-maksiyat lain yang dimana semua bentuk kerusakan-kerusakan di muka bumi ini banyak darinya bersumber dari tidak terjaganya kemaluan dan harga diri manusia dalam melakukan suatu hubungan yang diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pada akhirnya sebagai seorang muslim, kita diwajibkan untuk menikah dalam rangka menjalankan perintah Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. Mencari keridhoan Allah dalam menikah adalah sebuah tujuan penting yang harus diprioritaskan bagi setiap pasangan muslim yang hendak dan telah menikah. Karena pada dasarnya, semua perbuatan dan ibadah yang kita lakukan adalah untuk semata-mata mencari keridhoan Allah. Disertai niat ikhlas dan dalam prakteknya kita mencontoh Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, maka insya allah perjalanan hidup kita akan dimudahkan oleh Allah dan senantiasa dinaungi keberkahan oleh-Nya. Semoga Allah Ta’ala memudahkan kita untuk menikah dan menjalani pernikahan dengan disertai keimanan dan ketawaan sehingga tujuan pernikahan kita tercapai dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah. Amiin.

Di alog .hati di dalam kubur...

Bismillahirr Rahmanirr Rahim … Abdullah bin Iyas menceritakan dari ayahnya, bahwa suatu hari Umar bin Abdul Aziz mengantarkan jenazah keluarganya ke kubur. Ketika para pengiring lainnya telah pulang, Umar dan salah seorang shahabatnya masih tetap berada di sisi kuburan. Shahabatnya bertanya, “Wahai Amirul Mukminin, jenazah yang kau antarkan itu telah meninggalkanmu, tidakkah engkau juga ingin meninggalkannya?” Umar menjawab, “Ya, aku juga ingin meninggalkannya, hanya saja kuburan yang ada di belakangku seakan-akan memanggilku dan berkata, “Wahai Umar, tidakkah engkau ingin bertanya kepadaku tentang apa yang telah kuperbuat terhadap orang yang engkau cintai ini?” “Ya.” “Aku telah mengoyak-ngoyak kain kafannya, mencabik-cabik badannya, menghisap darahnya dan mengunyah dagingnya.” “Tidakkah engkau ingin bertanya tentang apa yang telah ku perbuat terhadap anggota tubuhnya?” “YA.” “Aku telah mencabut (satu persatu) kedua telapak tangan dari tulang hastanya, kedua tulang hastanya dari tulang lengan atasnya dan kedua lengan atasnya dari tulang pundaknya. Aku juga telah mencabut kedua tulang pangkal paha dari kedua pahanya, kedua pahanya dari ruasnya, kedua ruasnya dari tulang betisnya dan kedua betisnya dari kedua telapak kakinya. Sejenak kemudian, Umar menangis dan berkata, “Bukankah dunia itu fana. Orang yang mulia akan menjadi hina, yang kaya akan menjadi miskin papa, yang muda akan berangsur tua dan yg hidup juga akan mati juga?”

...KARNA ANAK ADALAH AMANAH...

Kehadiran anak dalam keluarga merupakan sebuah pelengkap kebahagiaan dalam bahtera rumah tangga kita. Namun begitu banyak kita dengar dan saksikan, anak yang disia-siakan oleh orang tuanya sendiri. Mulai dari masih dalam kandungan ibunya, hingga anak itu sudah lahir ke dunia. Sudah tak terhitung ibu yang melakukan aborsi karena hamil di luar nikah, atau bayi yang dibuang begitu saja di tempat sampah dan dilempar ke sungai. Sementara di satu sisi yang lain, banyak sekali pasangan suami istri yang sangat mendambakan anak, tetapi masih juga belum Allah berikan kesempatan untuk memegang amanah mulia tersebut. Sungguh sebuah ironi.. Bagi anda para suami yang sedang berbahagia karena kehamilan sang istri tercinta, anda yang sedang sedikit stress karena menghadapi istri yang rewel karena ngidam, atau anda yang sedang menanti saat-saat hari kelahiran tiba, berbahagialah dalam menyambut saat-saat itu. Karena ternyata anda dipercaya untuk menjaga amanah tersebut. Berbahagialah karena tidak setiap pasangan bisa seperti anda. Baik anda sebagai seorang suami ataukah itu seorang istri. Kebahagiaan dalam menyambut si kecil keturunan dan generasi kita yang akan melanjutkan perjuangan kita, penerus riwayat keturunan kita. Anak adalah titipan dari Allah yang harus kita jaga sebaik mungkin, karena anak adalah investasi masa depan kita. Bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Bukankah anak yang soleh akan menjadi penyebab orang tua masuk surga? Oleh karena itu mulailah menjaga si kecil dari sejak dalam kandungan hingga ia lahir, beranjak besar hingga ia dewasa nanti. Tugas orang tua tidak hanya memberi anak semua kebutuhan dunianya semata, tapi wajib bagi orang tua untuk memberikan anak semua kebutuhan ukhrawinya. Mengajarinya Islam yang benar, mengenal Allah dan Rasul-Nya dan melaksanakan semua perintah dan larangan-Nya. Anak ibarat kertas polos yang siap dicorat- coret oleh orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua ibaratnya sebuah pena yang akan menuliskan apa saja yang orang tuanya mau. Perhatikanlah wahai para orang tua, jangan sia-siakan anak kita. Jangan sia-siakan amanah Allah tersebut. Karena anak bisa menjadi bumerang maut bagi kita apabila kita tidak bisa menjaganya, apalagi di jaman sekarang yang semuanya begitu mudah bagi anak untuk mengakses berbagai macam informasi, jangan sampai anak menangkap semua informasi yang salah dari lingkungannya, karena itu akan terekam dalam otaknya dan akan menjadi ideologi yang akan menjadi jati dirinya dalam menjalani hidup. Untuk itu, mari mulai sekarang menjadi orang tua yang baik untuk anak kita. Menjadi contoh dan teladan yang baik bagi buah hati kita. Dan mengantarkan mereka ke dalam kebaikan dan kemuliaan sebagaimana anak-anak di jaman Rasulullah yang selalu dididik dengan didikan Islam yang sesuai dengan Al- Quran dan Sunnah. Mulailah dari sekarang atau tidak sama sekali..

Tuesday, 21 February 2012

Hadist Nabi SAW untukpara Remaja Muslim

Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits "Tujuh golongan yang akan Allah naungi pada hari dimana tidak ada naungan selain dari naungan-Nya yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh di atas ketaatan kepada Allah, laki-laki yang hatinya senantiasa terikat dengan mesjid, dua orang yang mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena-Nya, seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang cantik dan memiliki kedudukan, namun ia berkata : sesungguhnya aku takut kepada Allah, seseorang yang bersedekah dan menyembunyikan sedekahnya tersebut hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya dan seseorang yang mengingat Allah di waktu sendiri hingga meneteslah air matanya" (HR Bukhari Muslim). Apabila kita perhatikan hadits tersebut, kita dapatkan bahwa di antara sifat orang-orang yang akan Allah naungi kelak di hari kiamat adalah orang-orang yang melakukan kebaikan tanpa diketahui oleh orang lain. Dalam hadits lain, Rasulullah bersabda "Sesungguhnya sebaik-baik sholat yang dilakukan oleh seseorang adalah sholat yang dilakukan di rumahnya kecuali sholat wajib" (HR Bukhari Muslim)

Monday, 20 February 2012

Awas! Tahun 2012, Ada 31 Peristiwa Dahsyat Hantam Bumi

Apakah Anda masih dihantui oleh ramalan tentang 2012? Ramalan suku Maya bahwa 21 Desember 2012 merupakan akhir dari waktu dunia alias hari kiamat, memang menakutkan banyak orang. Sutradara bertangan dingin Hollywood, Roland Emmerich, bahkan dengan berani menggambarkan apa yang kemungkinan terjadi pada tahun itu dalam film dengan judul yang sama, yani ‘2012’. Hasilnya luar biasa; film itu booming dan masuk jajaran film box office. Tapi tahukah Anda kalau ada peneliti yang meyakini bahwa Al Qur’an pun ternyata ‘menjelaskan’ tentang apa yang kemungkinan terjadi pada tahun itu? Adalah Ali Adam, ilmuwan jebolan University of Technology, Irak, dan Bournemouth University, Ingggris, yang mengungkapkannya dalam buku berjudul ‘Al Qur’an 2012’. Dengan menggunakan metode numerik, Adam meyakini kalau kitab suci umat Islam itu bahkan menjelaskan apa saja yang akan terjadi pada 2012, kapan waktunya, dan berapa kali hal itu akan terjadi. Untuk diketahui, selama ini para peneliti telah mengetahui kalau Al Qur’an yang ditulis dalam bahasa Arab memiliki bentuk dan struktur huruf- huruf yang sangat teratur, sehingga kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw ini bukan hanya memiliki keselarasan dan keteraturan dalam makna-makna dan indikasi-indikasi yang terkandung di dalam setiap ayatnya, tapi juga memiliki keselarasan dan keteraturan dalam jumlah kata dan pengulangan huruf-hurufnya. Keluarbiasaan Kitabullah ini membuat para ahli numerologi tergoda untuk mengetahui ada apa sebenarnya di balik keselarasan dan keteraturan tersebut. Setelah melakukan penelitian, seorang dari mereka, yakni ‘Abd ad-Da’im al-Kahil, dalam buku berjudul “Misteri Angka 7 dalam Mukjizat Matematika Al Qur’an” mengungkap, ayat-ayat, surah-surah, kata-kata, dan huruf-huruf dalam Al Qur’an diatur Allah SWT dengan sistem yang berbasis pada angka 7. Ini menjelaskan, dan bahkan selaras dengan kenyataan bahwa dalam sepekan ada 7 hari; bumi dan langit terdiri dari 7 lapis; umat Islam yang menunaikan ibadah haji melakukan 7 kali putaran sa’i, 7 putaran thawaf, dan 7 kali melempar jumrah; ada 7 golongan yang dinaungi Allah pada Hari Kiamat; ada 7 larangan Allah bagi manusia; ada 7 sifat perusak; dan sebagainya. Selama melakukan riset, Adam membagi Al Qur’an yang terdiri dari 114 surah dan 6.236 ayat, dalam dua bagian, yakni surah pembukaan dan surah pesan. Surah Pembukaan adalah surah al-Fatihah yang oleh Allah SWT pun disebut sebagai Ummul Qur’an (induk Al Qur’an), sedang Surah Pesan adalah surah-surah lainnya, seperti surah al-Baqarah, an- Nisa, dan lain-lain. Surah al-Fatihah, menurut Adam, merupakan petunjuk untuk mengungkap pesan-pesan Allah SWT yang terkandung dalam 113 surah lainnya (Surah Pesan). Petunjuk ini terkandung pada ayatnya yang berjumlah 7, kata-katanya yang berjumlah 29, dan huruf-hurufnya yang berjumlah 139 (silahkan buka surah Al Fatihah dan cermati baik- baik). Jumlah ayat, kata dan huruf surah al-Fatihah ini merupakan bilangan prima. “Jadi kata kunci atau kode untuk menyingkap pesan-pesan dalam Al Qur’an adalah bilangan prima,” tegas Adam. Ia lalu mengkaji surah-surah pesan, dan perhatiannya tertumbukan pada surah ar-Rahman yang merupakan surah ke-55. Dalam surah ini terdapat ayat yang diulang hingga 31 kali yang artinya adalah “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” Ayat-ayat yang diulang tersebut berada pada ayat ke-13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 69, 71, 73, 75, dan 77 (silahkan baca surah ar-Rahman). Jika semua angka-angka itu dijumlahkan, maka totalnya adalah 1433 yang jika dikaji dengan metode primalogi (bagian dari metode numerik), maka angka 1433 dapat dijumlahkan menjadi 1+4+3+3 = 11 (bilangan prima). Adam mengaku, dirinya sempat kebingungan untuk memaknai angka 1433 tersebut sebelum akhirnya menyadari kalau saat ini kita hidup pada 1432 H (2011 M) dan tahun depan kita akan hidup pada 1433 H (2012 M). Keyakinan Adam makin kuat kalau 1433 merujuk pada tahun hijriyah, karena ketika ia mencocokkan antara jumlah kata pada surah ar-Rahman dengan jumlah hari pada 2012, keduanya sama, yakni jumlah kata dalam surah ar- Rahman sebanyak 355 kata, dan jumlah hari pada 2012 sebanyak 355 hari, bukan 356 hari (silahkan cek di kalender 2012). Tak hanya itu penemuan Adam. Karena ayat “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” diulang hingga 31 kali, ia percaya pada 2012 akan ada 31 kejadian/peristiwa dahyat yang akan mengguncang kehidupan manusia di bumi, namun bukan kiamat. Bahkan karena dalam bahasa Al Qur’an ayat yang diulang tersebut terdiri dari empat kata, maka ia juga percaya bahwa setiap kejadian/peristiwa itu akan berlangsung selama empat hari. Subhanallah! Yang akan terjadi di 2012 Untuk mengetahui 31 peristiwa yang akan terjadi pada 2012, Adam mencari huruf, kata atau ayat ke-1433 dalam surah-surah pesan, dan inilah yang ditemukannya ; Dalam Al Qur’an surah ke-2 ayat 24 Allah berfirman; “Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.” Berdasarkan ayat ini, Adam menduga yang antara lain akan terjadi pada 2012 adalah HUJAN METEOR. Dalam Al Qur’an surah ke-2 ayat 86 Allah berfirman; “Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.” Berdasarkan ayat ini, Adam menduga pada 2012 akan terjadi peristiwa yang terus menerus dan tanpa henti, tapi tidak dapat diprediksi jenis peristiwanya. Dalam Al Qur’an surah ke-10 ayat 69 Allah berfirman; “Katakanlah; “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-ngadakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung””. Berdasarkan ayat ini, Adam menduga pada 2012 salah satu peritiwa yang terjadi lebih banyak menimpa para pembohong, namun apa jenis peristiwanya, tak dapat diduga. Lokasi peristiwa Untuk menentukan dimana kira-kira 31 peritiwa pada 2012 akan terjadi, Adam mengacu pada garis bujur dan garis lintang bumi, serta pada ayat- ayat yang diulang dalam surah ar- Rahman. Berdasarkan kedua hal tersebut, Adam menduga kalau bencana kemungkinan akan terjadi pada wilayah-wilayah yang berada pada kisaran 0-90 derajat lintang utara (LU) atau lintang Selatan (LS). Misalnya, di wilayah yang berada di antara 0-13 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); wilayah yang berada di sekitar 16 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); wilayah yang berada di sekitar 18 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); dan sebagainya. Waktu kejadian Berdasarkan metode primalogi, Adam memperkirakan bencana pertama akan terjadi pada hari ke-44 tahun 1433 H atau bertepatan dengan tanggal 7 Januari 2012, sedang bencana terakhir atau ke-31 akan terjadi pada hari ke-346 tahun 1433 H atau 4 November 2012. Angka 44 berasal dari jumlah kata dalam setiap ayat yang diulang dalam surah ar-Rahman yang sebanyak empat kata, dan total jumlah kata dalam surah ar-Rahman yang sebanyak 683 kata. Dalam deret bilangan prima, angka 683 merupakan bilangan prima ke-124, dan angka 124 merupakan hasil kali dari 4 x 31. Jadi angka 44 berasal dari jumlah kata dari ayat yang diulang dalam surah ar-Rahman yang sebanyak 4 kata, dan angka 4 pada perkalian 4 x 31 yang menghasilkan 124. Namun, tentu saja, benar tidaknya hasil temuan Adam ini, hanya Allah SWT yang tahu, karena Allah lah penentu segala yang ada di langit dan di bumi. Kita wajib berserah diri dan berlindung kepada-Nya, dan semoga kita termasuk orang-orang yang dilindungi oleh-Nya. Amin.

CINTA ADALAH FITRAH YANG SUCI

Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (Ar Rum ayat 21) Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan , disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit. Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik. Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya. Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram. PERNIKAHAN TEMPAT BERMUARANYA CINTA "Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang sangat menyenangkan) seperti pernikahan" (Sunan Ibnu Majah) Pernikahan dalam islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang mampu.Dan bagi insan manusia yang saling menyintai pernikahan seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka. Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan bahkan disertai hal-hal yang diharamkan agama sangat tidak disarankan oleh islam.Cinta dalam pandangan islam bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik , dan bukan pula pembenaran terhadap perilaku yang dilarang agama.Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus.Karena itu cinta memerlukan kematangan dan kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan juga menjerumuskannya ke jurang maksiat. Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama.Karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menyintai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya. Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah SWT sebagai pemersatunya.Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini.Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.

Sunday, 19 February 2012

Persediaan Sebelum Tidur

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Zaid al-Ansari r.a bahawa dia pernah melihat Nabi Muhammad SAW berbaring terlentang di dalam masjid, meletakkan sebelah kakinya pada sebelah kakinya yang lain.” (al-Bukhari) Huraian: Sekiranya hendak tidur kita disarankan mengikut sunah Rasulullah SAW. Dalam suatu riwayat menerangkan: “Daripada ‘Aisyah r.a katanya: “Nabi SAW apabila berbaring di tempat tidurnya pada setiap malam, baginda mengangkat kedua tangannya (seperti berdoa), lalu meniup dan membaca surah al-Ikhlas, surah al-Falaq, surah an-Nas, kemudian baginda menyapukan tangannya itu ke seluruh badan yang dimulai dari kepalanya dan mukanya dan bahagian depan daripada badannya, Baginda melakukannya sebanyak tiga kali.” (at-Tirmizi) Selain itu sebelum tidur baginda menunaikan sembahyang witir kerana Nabi SAW juga telah mengingatkan umatnya bahawa syaitan sering mengganggu manusia ketika tidur. Oleh itu kita dianjurkan supaya mengamalkan solat witir setiap kali sebelum tidur. Ketika baginda terbangun daripada tidur di tengah malam pula, baginda akan membasuh muka dan kedua belah tangan sebelum baginda tidur semula. Berkenaan dengan cara tidur pula, Rasulullah SAW selain daripada tidur miring ke sebelah kanan, baginda juga pernah tidur terlentang dengan cara meletakkan satu kaki di atas yang lain sebagaimana maksud hadis di atas.

Ulama’ Akhir Zaman

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Amr bin al-Ash r.a: “Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Allah tidak akan mengambil kembali ilmu (agama) dengan mengambilnya dari (dalam hati) manusia, tetapi mengambilnya kembali dengan kematian para ulama hingga tidak bersisa, lalu orang ramai akan mengambil orang-orang bodoh sebagai pemimpinnya yang apabila orang-orang itu bertanya kepada mereka, mereka akan memberikan jawapan-jawapan yang tidak didasarkan kepada ilmu. Maka mereka akan berada dalam kesesatan dan menyesatkan orang lain.” (al-Bukhari) Huraian: Islam adalah satu-satunya agama di dunia yang sangat mendorong umatnya untuk menuntut ilmu. Ulama adalah orang yang sangat memahami permasalahan agama dan mereka merupakan orang yang mendalami ilmu. Di zaman ini, hampir tiada lagi ulama’ yang mempunyai penguasaan ilmu yang pelbagai melainkan hanya yang pernah belajar beberapa bidang ilmu tetapi hanya menguasai satu atau dua cabang ilmu sahaja. Berbeza dengan zaman lampau, orang yang disebut sebagai ulama’ adalah mereka yang menguasai dengan “ahli” banyak cabang-cabang ilmu. Dengan perkataan lain golongan ulama’ semakin lama semakin kurang. Justeru, dengan waktu yang semakin singkat di akhir zaman ini ditambah dengan kesibukan dan kelalaian kita sendiri dalam mengurus waktu marilah kita sama-sama mengkaji dan mengambil ilmu daripada mereka kerana kehidupan tidak akan berjalan dengan tertib tanpa bimbingan daripada para ulama’. Namun kenyataannya juga bahawa hari ini ramai orang yang tidak menyedari situasi tersebut hingga mereka mengatur kehidupan dunia mengikut cara mereka sendiri tanpa merasa perlu melibatkan golongan ulama untuk meminta pandangan mahupun nasihat. Ulama dipinggirkan bahkan dianggap sebagai kelompok yang tidak mengetahui perkembangan zaman dan hanya berbicara dalam masalah ibadah dan akhirat semata. Akibatnya timbul sikap menolak dan meremehkan golongan ulama dan keterlibatan mereka di dalam urusan keduniaan. Justeru tidak hairanlah akan ada manusia yang menjadikan golongan yang jahil dan bodoh sebagai pemimpin mereka hingga akhirnya membawa kemusnahan dan mengundang kecelakaan.
Tatkala kejayaan datang Semua orang pasti senang Begitupun sebaliknya Kenapa tak direnungkan dibalik itu.....................................? Saat bencana datang Semua terpecah belah Bagaikan gelas pecah Yang bersimbah darah Setiap orang mendhulukan ego dari pada nurani Kesadaran hilang Kemaluan terhadap pencipta terkikis Kesombongan sesama insan merajalela Wahai insan indonesia raya Coba pikirkanlah musibah yang menimpa kita Ini adalah teguran bagi penghuni indonesia dan bumi Untuk mendekatkan diri hanya padanya semata Bukan kepada pengusa negara Berbondong-bondong mencari tahta Sebab dia bukanlah siapa- siapa kita Melainkan manusia yang lemah Bangkitklah negara yang ku cinta Dimana aku dilahirkan dan didik serta dibesarkan Wahai pemuda bangsa bangkitkah..........bangkitklah Ayo kita bangun kembali negeri kita Indonesia yang telah porak poranda Sebab akhlaq yang tercela Yang merajalela dimana- mana Selamat berjuang para pemuda Indonesia dimanapun berada..........

Thursday, 16 February 2012

Doa Memohon Kesembuhan

Setiap orang sakit pasti tidak menginginkan larut dalam deraan rasa sakit yang menimpanya, ia pasti menginginkan dirinya segera sembuh. Maka, dalam rangkan menggapai kesembuhan, setiap orang sakit dituntuk untuk banyak berdoa memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Utsman bin Abul Ash, pernah menderita suatu penyakit yang sangat mengganggunya. Maka diapun mendatangi Rasulullah saw. Ketika Rasulullah saw mengetahui sahabatnya itu sedang sakit, beliupun mengajarinya doa memohon kesembuhan. Beliau bersabda kepadanya, “Letakkanlah tangan kananmu di atas anggota badan yang sakit lalu ucapkanlah: ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﺓَّﺰِﻌِﺑ ُﺫﻮُﻋَﺃ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﻢْﺴِﺑ ُﺪِﺟَﺃ ﺎَﻣ ِّﺮَﺷ ْﻦِﻣ ِﻪِﺗَﺭْﺪُﻗَﻭ ُﺭِﺫﺎَﺣُﺃَﻭ BISMILLAHI A'UUDZU BI 'IZZATILLAH WA QUDRATIHI MIN SYARRI MAA AJIDU WA UHAADZIRU (Dengan nama Allah, aku berlindung dengan keagungan Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan aku hindari), sebanyak tujuh kali (7X)." Apa yang terjadi kemudian? Alhamdulillah, dengan izin dan kebesaran-Nya, orang tersebut pun sembuh dari penyakitnya. Utsman berkata, “Saya mengucapkan do'a tersebut, sehingga (dengan itu) Allah menyembuhkanku.” (HR. Ibnu Majah). ***

Wednesday, 15 February 2012

Ancaman bagi yang meninggalkan Shalat..

Bismillahir-Rahmanir-Rahim... Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (QS:Ibrahim:40)---------------------------------------------------------- Barang siapa melalaikan sholat, Allah SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan di alam kubur, tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SWT. Ketika Malaikat Jibril turun dan berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia berkata, “Wahai Muhammad, Allah tidak akan menerima puasa, zakat, haji, sedekah, dan amal saleh seseorang yang meninggalkan sholat. Ia dilaknat di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al- Quran. Demi Allah, yang telah mengutusmu sebagai nabi pembawa kebenaran, sesungguhnya orang yang meninggalkan sholat, setiap hari mendapat 1.000 laknat dan murka. Para malaikat melaknatnya dari langit pertama hingga ketujuh. Orang yang meninggalkan sholat tidak memperoleh minuman dari telaga surga, tidak mendapat syafaatmu, dan tidak termasuk dalam umatmu. Ia tidak berhak dijenguk ketika sakit, diantarkan jenazahnya, diberi salam, diajak makan dan minum. Ia juga tidak berhak memperoleh rahmat Allah.Tempatnya kelak di dasar neraka bersama orang-orang munafik, siksanya akan dilipatgandakan, dan di hari kiamat ketika dipanggil untuk diadili akan datang dengan tangan terikat di lehernya. Para malaikat memukulinya, pintu neraka jahanam akandibukakan baginya, dan ia melesat bagai anak panah ke dalamnya, terjun dengan kepala terlebih dulu, menukik ke tempat Qorun dan Haman di dasar neraka. Ketika ia menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, makanan itu berkata, ‘Wahai musuh Allah, semoga Allah melaknatmu, kamu memakan rezeki Allah namun tidak menunaikan kewajiban-kewajiban dari-Nya.’ Ketahuilah, sesungguhnya bencana yang paling dahsyat, perbuatan yang paling buruk, dan aib yang paling nista adalah kurangnya perhatian terhadap sholat lima waktu, sholat Jumat, dan sholat berjama'ah. Padahal, semua itu ibadah-ibadah yang oleh Allah SWT ditinggikan derajatnya, dan dihapuskan dosa-dosa maksiat bagi siapa saja yang menjalankannya. Orang yang meninggalkan sholat karena urusan dunia akan celaka nasibnya, berat siksanya, merugi perdagangannya, besar musibahnya, dan panjang penyesalannya. Ia dibenci Allah, dan akan mati dalam keadaan tidak Islam, tinggal di neraka Jahim atau kembali ke neraka Hawiyah.” Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa meninggalkan sholat hingga terlewat waktunya, lalu mengadanya, ia akan disiksa di neraka selama satu huqub (80 tahun).... Sedangkan ukuran satu hari di akhirat adalah 1.000 tahun di dunia.” Demikian tertulis dalam kitab Majalisul Akbar. Sementara dalam kitab Qurratul Uyun, Abu Laits Samarqandi menulis sebuah hadis, “Barang siapa meninggalkan sholat fardu dengan sengaja walaupun satu sholat, namanya akan tertulis di pintu neraka yang ia masuki.” Ibnu Abbas berkata, ”Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda, ‘Katakanlah, ya Allah, janganlah salah seorang dari kami menjadi orang-orang yang sengsara.’ Kemudian Rasulullah SAW bertanya, ‘Tahukah kamu siapakah mereka itu?’ Para sahabat menjawab, ‘Mereka adalah orang yang meninggalkan sholat. Dalam Islam mereka tidak akan mendapat bagian apa pun’. Disebutkan dalam hadis lain, barang siapa meninggalkan sholat tanpa alasan yang dibenarkan syariat, pada hari kiamat Allah SWT tidak akan memedulikannya, bahkan Allah SWT akan menyiksanya dengan azab yang pedih. Diriwayatkan, pada suatu hari Rasulullah SAW berkata, ”Katakanlah, ya Allah, janganlah Engkau jadikan seorang pun di antara kami celaka dan diharamkan dari kebaikan.”“Tahukah kalian siapakah orang yang celaka, dan diharamkan dari kebaikan?”“Siapa, ya, Rasulullah?” “Orang yang meninggalkan sholat,” jawab Rasulullah. Dalam hadis yang berhubungan dengan peristiwa Isra Mi'raj, Rasulullah SAW mendapati suatu kaum yang membenturkan batu ke kepala mereka. Setiap kali kepala mereka pecah, Allah memulihkannya seperti sedia kala. Demikianlah mereka melakukannya berulang kali. Lalu, beliau bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, siapakah mereka itu?”“Mereka adalah orang-orang yang kepalanya merasa berat untuk mengerjakan sholat,” jawab Jibril. Diriwayatkan pula, di neraka Jahanam ada suatu lembah bernama Wail. Andaikan semua gunung di dunia dijatuhkan ke dalamnya akan meleleh karena panasnya yang dahsyat. Wail adalah tempat orang-orang yang meremehkan dan melalaikan sholat, kecuali jika mereka bertobat. Bagi mereka yang memelihara sholat secara baik dan benar, Allah SWT akan memuliakannya dengan lima hal, dihindarkan dari kesempitan hidup, diselamatkan dari siksa kubur, dikaruniai kemampuan untuk menerima kitab catatan amal dengan tangan kanan, dapat melewati jembatan shirathal mustaqim secepat kilat, dan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab. Dan barang siapa meremehkan atau melalaikan sholat, Allah SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan di alam kubur, dan tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SAW. Adapun enam siksaan yang ditimpakan di dunia adalah dicabut keberkahan umurnya, dihapus tanda kesalehan dari wajahnya (pancaran kasih sayang terhadap sesama), tidak diberi pahala oleh Allah semua amal yang dilakukannya, doanya tidak diangkat ke langit, tidak memperoleh bagian doa kaum salihin, dan tidak beriman ketika roh dicabut dari tubuhnya. Adapun tiga siksaan yang ditimpakan saat meninggal dunia ialah mati secara hina, mati dalam keadaan lapar, dan mati dalam keadaan haus. Andai kata diberi minum sebanyak lautan, ia tidak akan merasa puas. Sedangkan tiga siksaan yang didapat dalam kubur ialah, kubur mengimpitnya hingga tulang- belulangnya berantakan, kuburnya dibakar hingga sepanjang siang dan malam tubuhnya berkelojotan menahan panas, tubuhnya diserahkan kepada seekor ular bernama Asy- Syujaul Aqra. Kedua mata ular itu berupa api dan kukunya berupa besi, kukunya sepanjang satu hari perjalanan. ”Aku diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyiksamu, karena engkau mengundurkan sholat Subuh hingga terbit matahari, mengundurkan sholat Zuhur hingga Asar, mengundurkan sholat Asar hingga Magrib, mengundurkan sholat Magrib hingga Isya, dan mengundurkan sholat Isya hingga Subuh,” kata ular itu. Setiap kali ular itu memukul, tubuh mayat tersebut melesak 70 hasta, sekitar 3.000 meter, ke dalam bumi. Ia disiksa dalam kubur hingga hari kiamat. Di hari kiamat, di wajahnya akan tertulis kalimat berikut: Wahai orang yang mengabaikan hak- hak Allah, wahai orang yang dikhususkan untuk menerima siksa Allah, di dunia kau telah mengabaikan hak-hak Allah, maka hari ini berputus asalah kamu dari rahmat-Nya. Adapun tiga siksaan yang dilakukan ketika bertemu dengan Allah SWT adalah, pertama, ketika langit terbelah, malaikat menemuinya, membawa rantai sepanjang 70 hasta untuk mengikat lehernya. Kemudian memasukkan rantai itu ke dalam mulut dan mengeluarkannya dari duburnya. Kadang kala ia mengeluarkannya dari bagian depan atau belakang tubuhnya. Malaikat itu berkata, ”Inilah balasan bagi orang yang mengabaikan kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan Allah.” Ibnu Abas berkata, ”Andai kata satu mata rantai itu jatuh ke dunia, niscaya cukup untuk membakarnya.” Kedua, Allah tidak memandangnya. Ketiga, Allah tidak menyucikannya, dan ia memperoleh siksa yang amat pedih. Demikianlah ancaman bagi orang- orang yang sengaja melalaikan sholat. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada orang yang bersegera menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya. Amin.. Rasulullah SAW bersabda, “Sembahlah Allah seakan engkau melihat-Nya. Apabila engkau tidak dapat melihat- Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.”(HR Bukhari dan Muslim) wallahua'lam bishawab ....

Sunday, 12 February 2012

Pembinaan Remaja sebagai Generasi Penerus Bangsa

Dalam kehidupan senari-hari kita kerap mendengar istilah pembinaan atau pemgembangan. Misalnya dalam konteks pembinaan anak, pembinaan bahasa, pembinaan prajurut, atau pembinaan olah raga. Dari istilah ini tampak tersirat bahwa pembinaan adalah suatu usaha atau kegiatan yang mengarah kepada kebaikan hal yang dibina sehingga diharapkan menjadi lenih baik. Pembinaan dapat juga berarti poses melakukan kegiatan membina atau membangun sesuatu, seperti membina bangsa. Dalam pembinaan ini tampak atau identik dalam perubahan, bergantung obyek yang bina, tentu saja perubahan yang mengacu kepada peningkatan. Berkaitan dengan hal di atas dalam kamus besar Bahasa Indonesia (Depdikbud,1990: 589) dijelaskan pembinaan “sebagai proses, perbuatan, atau cara membina”. Arti dapat ditelusuri dari kata dasar bina yang mendapat prefiks pen-an sufiks- an sehingga menjadi proses, perbuatan, atau cara. Sementara menurut poerwadarminta, (1984: 141). pembinaan diartikan “pembangnan dan pembawaan”. Kedua pendapat ini pada hakikatnya tidak berbeda, hanya arti pembinaan itu sendiri yang bersifat luas, bergantung orientasi dan persepsi yang menafsirkannya. Dengan kata lain, pembinaan berarti proses, perbuatan, cara membina juga berarti atau berpadanan dengan pembangunan atau pembawaan. Bertolak dari kedua konsep di atas dapat dirumuskan bahwa suatu pembinaan mesti mencakup syarat yaitu ada yang melakukan, sasaran atau obyek, dan hal yang akan dibina. Selain itu, makna pembinaan juga mengacu kepada suatu yang telah ada, tetapi membutuhkan dukungan untuk menjadikannya lebih baik. Dalam hal ini ada suatu yang ingin dicapai dari yang telah ada. Dari segi arah pembinaan dapat dipandang dari tiga aspek yaitu: hal yang dibina bersifat tetap, berubah yang lebih baik, dan berubah yang tidak baik. Namun, makna tersirat berdasarkan pemahaman umum, pembinaan lebih cenderung dimaknai menjadi lebih baik dari sebelumnya. Berdasarkan hal di atas dapat disimpulkan bahwa pembinaan adalah suatu proses, kegiatan, atau perbuatan, ataukah cara yang dilakukan dengan harapan menjadi lebih baik terhadap sesuatu. Dalam konteks pembinaan remaja bermakna usaha yang ditempuh oleh seseorang atau kelompok untuk menjadikan remaja lebih baik. Baik dalam arti cara berfikir, bertindak, bersikap terhadap diri sendiri, olang lain, ataupun masyarakat di sekelilingnya. Tujuan Pembinaan Remaja Remaja sebagai salah satu istilah untuk menuju kepada suatu fase dalam kehidupan manusia perlu mendapat perhatian yang serius. Hal ini disebabkan oleh remaja adalah masa transisi dan proses pencarian jati diri sebagai manusia. Masa ini apabila tidak diperhatikaan dan dibina dengan baik dapat menjadi manusia yang salah jalan, menghancurkan dirinya sendirinya, dan mengganggu ketertiban masyarajat. Banyak data- data yang menunjukan dampak negatif yang ditimbulkan oleh remaja dengan tidak adanya pembinaan dari orang-orang di sekitarnya. Secara spesifik tujuan pembinaan remaja menurut beberapa ahli di sajikan ada uraian berikut ini : 1) Menggali potensi diri remaja sebagai asit bangsa Masa remaja sebagai masa produktif saat ini disadari dengan baik oleh generasi tua, namun kurang disadari oleh remaja itu sendiri. Hal inilah yang menyebabkan banyak remaja atau generasi mudah menghabiskan sebagian besar waktunya melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat, bahkan cenderung merusak. Misalnya, tawuran, hura-hura, atau membuat kriminal. Dari konsep ini perlu kiranya diadakan pembinaan agar remaja memanfaatkan masa produktifnya untuk berbuat yang bermanfaat karena ditangannyalah tersimpan masa depan dan aset yang sangat prosfektif. Hal ini dipertegas oleh Palengkahu. (1997: 3) yang menyatakan remaja atau generasi muda adalah aset bangsa yang harus dilestarikan. Cara melestarikannya tidak lain adalah membina mereka agar menemukan potensi diri yang sebenarnya. Maksudnya, agar remaja menginvestasikan fikiran, tenaga, keahlian, ilmu, dan kemampuan untuk membangun bangsa dan negara menggantikan generasi tua yang mulai tidak produktif. 2) Membentuk remaja yang bermoral dan berakhlak mulia Dalam setiap program pembinaan atau organisasi remaja, salah satu hal yang sangat ditekankan entah secara lansung atau tidak adalah membantu remaja bermoral dan berakhlak mulia. Ini merupakan tujuan yang memiliki arti penting apapun organisasi atau program kerja yang dilakukannya. Tentu timbul pertanyaan mengapa hal ini dikedepankan ? jawabnya adalah moral dan akhlak yang mulia selalu menjadi ukuran baik tidaknya seorang individu atau remaja di mata masyarakat (Zailani,1993: 189). Sikap ini selalu menjadi harapan orang tua, masyarakat, dan bangsa terhadap para remaja. Bahkan banyak argumen menyatakan bahwa tampa moral dan akhlak yang mulia manusia termasuk remaja tidak berarti apa-apa. Dimilikinya hal tersebut menjadi kekuatan besar yang menjadi pondasi dalam membangun dan menjawab tantangan zaman yang kompleks. Sopan santun, bertanggung jawab, disiplin, pekerja keras, dan rendah hati adalah saran-saran yang ingin dicapai dalam pembinaan remaja pada aspek moral dan akhlak mulia. (Jalaluddin, 1996: 96). 3) Menjadikan manusia cerdas dan terampil Tujuan lain dari pembinaan remaja adalah menjadikan remaja tersebut manusia yang cerdas dan terampil. Cerdas dan terampil disini tidak diartikan sacara sempit tetapi mencakup beragam jenis ilmu pengetahuan dan keterampilan. Seperti cerdas dalam arti berwawasan luas berbagai kehidupan, tampil memanage dirinya, memimpin, memahami orang lain, atau cerdas dan terampil memandang dan menjalani realitas kehidupan. Banyak kita temukan model-model pembinaan remaja secara tidak lansung mengajarkan berbagai hal, termasuk di dalamnya keahlian berkomunikasi dengan orang. Hal ini merupakan dasar penting dalam kehidupan manusia yang jarang diperoleh dalam pendidikan formal. Melalui organisasi- organisasi pembinaan seorang remaja dapat menemukan berbagai pengalaman yang mengarah pada peningkatan kualitas pribadinya. pada akhirnya diterapkan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, serta bangsa dan negara.(Zaenuddin, 2004:19). 4) Meminimalisir terjadinya kenakalan remaja Meskipun diakui bahwa adanya pembinaan remaja tidak menjamin. Akan tetapi, dapat dipastikan dengan beragamnya bentuk pembinaan remaja oleh individu, kelompok, dan organisasi, menamilisir terjadinya kenakalan remaja. Organisasi remaja seperti IRM, IPMI atau kelompok- kelompok kajian keislaman dan keilmuan sebagai wadah, menjadikan peluang kenakalan remaja berkurang karena ada patron untuk tidak berbuat tidak terpuji. Di dalam organisasi tersebut didasarkan akan dampak negatif yang bisa ditimbulkan dengan kenakalan remaja. Jadi secara tersirat tidak ada atau berkurang waktu senggang yang dapat memicu perilaku negatif yang kerap muncul di saat tidak ada aktivitas. Menurut Mahie. (1992:31) kenakalan remaja banyak disebabkan oleh banyaknya waktu luang remaja, apalagi kalau sudah terbentuk dalam suatu kelompok-kelompok yang tidak ada kegiatan yang bermanfaat. Program pembinaan Remaja Berbicara mengenai program pembinaan remaja, banyak hal yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kualitas pribadi remaja. Menurut Ohovianus ( dalam Mahie dkk, 1992:38) usaha atau program pembinaan remaja sebagai berikut : 1) Membina dan mengembangkan kegiatan para generasi muda yang relevan dengan tujuan membangun sehingga mampu mengapdikan diri kepada masyarakat. 2) Mengembangkan kebiasaan- kebiasaan pembinaan generasi muda untuk mampu menampung, melaksanakan, atau usaha pembinaan sesuai kebutuhan hakiki, minat dan aspirasinya. 3) Meningkatkan mutu organisasi- organisasi melalui pelatihan kepemimpinan agar mampu menjadi wadah penyaluran aspirasi dan partisipasi media pembelajaran. Pada skala kebangsaan, Hanafi (dalam Toputiri, 2004: 68) merumuskan bahwa program pembinan remaja dan generasi muda hendaknya diarahkan kepada: a). Peningkatan investasi dalam pelatihan keterampilan yang relevan, menekankan pelatihan yang cocok untuk lapangan kerja seperti sektor informal, dan kerja sama antara pekerja dan pembeli training. b). Mempromosikan kewirausahaan dengan syarat informasi yang lebih baik bagi kesempatan pasar, pelatihan dan keterampilan bisnis, akses terhadap modal, dan jasa pelayanan bisnis lainnya. c). Program kepemudaan yang memberi peluang lebih besar kepada remaja guna memperkuat jati diri dan potensinya dengan berpertisifikasi aktif dalam pembangunan termasuk penanggulangan masalah pemuda dan masalah-masalah sosial lainnya. Dalam perspektif agama Islam program pembinaan remaja menurut Jalaluddin (1996: 16) hendaknya lebih ditekankan pada kegiatan atau organisasi dalam, misalnya, pelaksanaan pengajian atau majelis taqlim yang dilakukan secara rutin melalui wadah remaja mesjid, khutbah dan ceramah di masjid-masijid, kajian- kajian keagamaan, dan pengkaderan organisasi-organisasi sosial keagamaan. Program ini apabila dilakukan dengan kontinu dan partisifatif menjadi program yang jitu terutama dalam menengah munculnya kenakalan remaja, gejolak kejiwaan, dan pengaruh lingkungan yang bersifat negatif. Dalam bidang sosial dan keluarga program pembinaan yang dipandang ideal adalah orang tua menata lingkungan fisik, lingkungan sosial, dan lingkungan pendidikan remaja, dialog orang tua dengan anak, penataan suasana psikologis, social budaya, dan perilaku orang tua, kontrol orang tua, dan nilai moral yang dijadikan dasar orang tua yang diupayakan kepada anak. (Shochib, 1998: 57-69). Program ini menurut Shochib harus menjadi satu kesatuan yang tidak bias dipisahkan. Artinya, harus dijalankan secara keseluruhan dengan penyesuaian-penyesuaian seadanya pada diri anak dan remaja. Di samping beberapa program di atas, Mahic, dkk. (1992: 40) juga menjilaskan: Bahwa program pembinaan remaja dalam bentuk aktivitas dalam upaya pencarian jati dirinya dapat dilakukan dengan cara: (1) kegiatan yang bersifat relevan seperti darmawisata, karya wisata, atau widyawisata, (2) kegiatan yang bersifat pengisi waktu luang seperti hiburan, mendaki gunung, dan hasta karya, (3) kegiatan yang menambah ilmu seperti kelompok belajar, kursus, diskusi, dan kerajinan. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpilkan bahwa program pembinaan remaja dapat dilakukan dengan berbagai cara bergantung klasifikasi titik tolaknya. Misalnya program pembinaan remaja secara umum, program pembinaan dalam perspeltif kebangsaan, agama, social, dan keluarga, program dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain. Semua ini adalah model pembinaan remaja yang menjadi alternatif bagi remaja model yang akan dipilih .sesuai bakat, minat, dan kemampuannya. Faktor-Faktor Pendukung Pembinaan Remaja Belum lagi sifat remaja yang unik dan kadang misterius sehingga membutuhkan penanganan khusus apalagi kebermasalahannya kompleks. Dengan demikian, wajarlah kalau dalam pembinaan remaja membutuhkan faktor pendukung dari berbagai komponen. 1) Faktor Orang Tua Dan Keluarga Dalam pembinaan remaja faktor pertama dan utama yang mendukung keberhasilan pembinaan di samping kesadaran pribadi dari remaja yang bersangkutan juga harus didukung olah orang tua dan keluarga. (Palengkahu, 1997: 14). Alasannya sederhana, karena remaja paling banyak berinteraksi dengan orang tua dan keluarganya. Dengan demikian pembinaan pertama anak dan remaja secara sadar atau tidak dilakukan orang tua di lingkungan keluarga. Faktor cepat terealisasi dibandingkan sebaliknya (Schaefer 2000: 30). Di samping itu, menurut (Schaefer 2000: 43) dorongan movil, waktu,dan penyedian fasilitas dari orang tua dan keluarga adalah aspek padolog yang sangat membantu dalam membina remaja. 2) Faktor Lingkungan Yang Sekitar Lingkungan adalah ruang dan waktu tempat berlangsungnya segala kegiatan. Dalam konteks remaja lingkungan sekitar merupakan salah satu penentu suatu pembinaan remaja, suasana yang mendolog, fasilitas, dan sikap masyarakat sekitar yang menginginkan kebaikan dan mau berubah adalah aspek yang tidak bias diabaikan dalam pembinaan remaja. Tanpa hal-hal tersebut, bagaimanapun bagusnya program atau organisasi remaja tidak akan mencapai hasil yang maksimal. Faktor lingkungan ini menurut Shochib (1998:57) terbagi tiga yaitu lingkungan fisik, sosial, dan pendidikan. Ketiga faktor inilah apabila dikelolah dengan baik atau tersedia mempermudah untuk dibina karena perangkat keras sudah jadi. 3) Faktor Pemerintah Untuk membina remaja di samping kedua factor di atas juga diperlukan dukungan dari pemerintah. Dukungan tersebut dapat dalam wujud sebagai wadah, mediator, atau sponsor. Misalnya, pembentkan lembaga, remaja anti narkoba, atau seminar-seminar tentang masalah remaja dari unsur pemerintah harus terlibat, seperti mempermudah unsur administrasi pembentukan lembaga atau menjadi pemateri seminar. Selain hal ini, partisipasi pemerintah sebagai wujud dukungan dapat berupa bantuan dana kegiatan-kegiatan pembinaan remaja. Aspek-aspek ini adalah sebagian faktor pendukung pembinaan remaja dari segi pemerintah. Tanpa dukungan dari pemerintah pembinaan remaja dalam berbagai bentuk tidak akan berhasil dengan baik, apalagi secara administratif hampir semua kegiatan berurusan dengan pemerintah, termasuk dalam pembinaan remaja. (Al-Ghifari, 2004: 12). Ketiga faktor di atas hendaknya dilihat sebagai suatu mata rantai yang saling berkaitan, ketidakadaan salah satu faktor berarti mata rantai yang putus sehingga tidak dapat berjalan pembinaan dengan baik. Ketiga faktor ini harus ada kerjasama yang baik untuk mencapai keberhasilan pembinaan remaja. Sehingga ada peluang saling menutupi kekurangan. Namun, karena posisinya sebagai subyek dan obyek pembinaan.

Thursday, 9 February 2012

"..Mencintai adalah Keputusan..."

“Sebab cinta adalah kata lain dari memberi … sebab memberi adalah pekerjaan… sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat… sebab pekerjaan itu harus ditunaikan dalam waktu lama… sebab pekerjaan dalam waktu lama hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian yang kuat dan tangguh… maka setiap orang hendaklah berhati- hati saat mengatakan, “Aku mencintaimu.” Kepada siapa pun!” Sebuah rangkaian kata dari Anis Matta ini sungguh sangat menyentak dan seakan ada sesuatu yang sedang berperang di dalam Hati ini. Memang benar bahwa ‘Mencintai itu sebuah Keputusan’. Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian di situ, “Aku mencintaimu,” adalah ungkapan lain dari, “Aku akan memberimu sesuatu“ dan ini juga ungkapan lain dari “Aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia… aku akan memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin… aku akan selalu ada untukmu… aku akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu… aku akan selalu membuatmu tersenyum indah… aku akan … aku akan… aku akan… dan aku akan…“ Jiwa dan raga ini sepenuhnya akan melakukan yang terbaik untuk dirimu dan kelak akan berjuang demi mendapatkan cinta dari Yang Memberi cinta kepada kita. Keputusan untuk mencintai seseorang, taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Sekali kamu mengatakan “Aku mencintaimu!” kamu harus membuktikan ucapanmu itu. Itu adalah sebuah ungkapan jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kemampuan kesiapan untuk memberi dan kesiapan untuk berkorban dan kesiapan untuk melakukan pekerjaan cinta: Memperhatikan, Merawat dan Melindungi. Segala sesuatu tentang cinta pasti akan berujung pada pengorbanan apa yang akan kita berikan kepadanya. Namun terkadang ketika kita mencintai seseorang, lalu kita menggantungkan harapan kebahagiaan hidup dengan hidup bersamanya. Maka ketika dia menolak untuk hidup bersama, itu lantas menjadi sumber kesengsaraan. Kita menderita bukan karena kita mencintai. Tapi karena kita menggantungkan sumber kebahagiaan kita pada kenyataan bahwa orang lain tidak mencintai kita. Mencintai adalah anugerah yang sungguh luar biasa. Kita tidak dapat hidup tanpa cinta. Matahari memberi sinar ke Bumi, itu adalah bukti nyata tentang cinta yang abadi. Jika Bumi kedinginan maka Matahari akan selalu memberi kehangatan di seluruh bagian-bagian Bumi, jika Bumi kekurangan air maka Matahari akan memberikan cahaya yang lebih untuknya supaya sekumpulan tetesan air–air dapat turun dari langit. Sebab itu adalah keputusan Matahari untuk mencintai Bumi, maka dia akan selalu melakukan pekerjaan–pekerjaan cinta dengan sepenuh hati. Aura kehidupan yang dihiasi cinta akan seindah Bunga Lili yang menggambarkan tentang lambang Cinta Sejati. Cinta Sejati hanya dimiliki oleh orang yang memiliki kepribadian yang kuat dan tangguh. Hanya Allah saja yang tahu apa kita memang pantas memiliki cinta sejati itu. Cinta sejati itu hanya pantas kita tujukan kepada Allah. Dan tak ada seorang makhluk apapun yang dapat menggantikan-Nya untuk mendapatkan cinta sejati kita. Memang benar. Semua yang berkaitan tentang cinta adalah rahasia… tapi tak ada keraguan dari kata “Cinta”, bahkan Adam AS tak pernah ragu meminta kepada Allah untuk menciptakan Hawa untuk menemani hidupnya. Itulah cinta. Cinta adalah hal yang pasti, walau susah untuk didefinisikan. Tapi setiap orang di dunia ini pasti memiliki cinta. Sebab itu adalah fitrah.

Merubah Diri Sendiri

Kekuatan seseorang mengubah dirinya akan menjadi salah satu kunci kesuksesan… Kita bisa dikatakan sukses jika kita selalu beriman & bertakwa kepada Allah, dengan sungguh-sungguh menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Begitu banyak keinginan kita sebagai hamba Nya Sehingga kita pun banyak berharap dan berdoa kepada Allah agar keinginan kita dapat terkabul. Namun sibuknya kita meminta kadang-kadang membuat kita tidak sempat menilai diri kita sendiri. Terkadang kita hanya sibuk meminta kepada Allah & berharap semua doa kita selalu di ijabah oleh Allah, tapi kita sendiri tidak pernah mau berusaha untuk merubah diri kita menjadi lebih baik… “Jangan Hanya Menuntut Hak Kita Kepada Allah, Padahal Kita Sering Lupa Menjalankan Kewajiban Kita Kepada Allah” Kita berharap padi yang kita tanam dapat tumbuh subur, tetapi kita sendiri tidak bergairah mencangkul, memberi pupuk dan memeliharanya dengan baik. Mana mungkin keinginan itu dapat tercapai? Kita berdoa kepada Allah karena ingin dimudahkan dalam mengikuti ujian masuk perguruan tinggi. Tetapi, kita tidak meningkatkan kegigihan belajar, enggan memperluas wawasan, malas berkonsultasi, tidak mau menggali informasi sebanyak banyaknya, pendek kata tidak mau bersungguh- sungguh (hanya berdoa, tanpa berikhtiar semaksimal mungkin) Allah berfirman dalam surat Ar Rad ayat 11 : “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” jadi setiap manusia bebas menentukan pilihan nya mau menjadi orang beriman ataupun menjadi jahat...ALLAH pun tak akan rugi jika kalian menjadi jahat yang pasti setiap perbuatan itu pasti ada balasan nya PAHALA ATAU DOSA SURGA ATAU NERAKA,,, jd teman2 tinggal memilih saja mw yang mana??? (tentu saja pasti mendambakan surga) Pernah suatu ketika ada seorang istri yang begitu mendambakan memiliki anak-anak yang shalih dan suami yang lebih bertanggung jawab, dapat menjadi teladan yang baik bagi keluarga serta taat dalam beribadah. Ia telah banyak memanjatkan doa kepada Allah. Tak jarang pula mendatangi ulama untuk meminta nasihat dan didoakan. Akan tetapi, wanita tersebut ibadahnya tidak pernah ditingkatkan. Shalatnya pun masih biasa-biasa saja…. Kita selalu menginginkan agar doa kita bisa diijabah dengan cepat oleh Allah. Tapi kita hanya selalu meminta, tanpa memperbaiki diri kita sendiri menjadi lebih baik dan lebih dekat kepada Allah Lihat pula kedalam diri sendiri, selidikilah apa saja yang kurang dari kebiasaan ibadah kita selama ini. Tidak cukup hanya dengan doa saja, tapi terus perbaiki diri semaksimal mungkin. Namun, bila semua ikhtiar mengubah diri tersebut enggan dilakukan, bagaimana mungkin segala sesuatu yang kita harapkan itu bisa kesampaian? Kita harus mulai berani mengubah kebiasaan yang kurang baik, sejauh yang sanggup kita ubah. Bila kita selama ini terbiasa merokok cobalah mulai dikurangi. Daripada uang dibelikan rokok lebih baik disedekahkan karena bersedekah itu jelas-jelas merupakan perbuatan mulia yang mengandung nilai pahala yang amat tinggi, sedangkan "membakar" uang melalui rokok, adalah perbuatan mubadzir yang mengundang bala. Malam hari yang biasanya tidur pulas, kali ini bangunlah untuk tahajud. Siang hari, yang biasanya segala makanan disantap, cobalah kali ini belajar menahan diri dengan melaksanakan shaum sunnah. Selama ini sudah terbiasa tidak bisa menahan lisan, maka sekarang jagalah lisan kita agar tidak menyakiti orang lain. Kita banyak didera oleh berbagai persoalan hidup, lantas sangat berharap segera terbebas dan memperoleh kenyamanan dan kebahagiaan, tetapi selama hidup tidak pernah masuk ke mesjid. Bukankah kesanggupan pergi ke mesjid untuk bersujud kehadapan- Nya itu adalah karunia Allah yang diberikan kepada kita…. . Lalu tengok pakaian yang sedang kita kenakan, adakah memang milik sendiri, tidakkah dibeli dengan uang haram? Mulut mungkin selama ini terlalu banyak dipergunakan untuk menyakiti perasaan orang lain. Mulailah dari sekarang menjaga setiap ucapan kita . Pendek kata semakin banyak permintaan yang kita panjatkan kepada Allah, semakin kita harus pandai-pandai mencermati diri, apalagi yang harus kita ubah dari diri kita sendiri. Insya Allah semua ini akan membuat lebih cepat diijabahnya suatu doa. Berdoa adalah suatu amalan yang baik, tetapi perubahan suatu amalan yang tidak baik menjadi baik itu juga harus lebih bagus lagi dari yang sudah-sudah. Kalau kita rajin berdoa tetapi selama ini tidak ada perubahan akhlak, mutu ibadah ataupun pengendalian diri, maka tidak usah menyalahkan siapa-siapa kalau doa kita sepertinya hampa dan tak terkabulkan. Padahal mustahil Allah tidak mengabulkan doa seorang hamba. Begitu banyak ayat Al Qur'an dan hadist yang menegaskan jaminan Allah ini, "Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku menjawab doa seseorang yang berdoa manakala ia berdoa" (QS.Al Baqarah:186) Pada umumnya orang itu suka lebih sibuk dan merasa pusing dengan apa yang diinginkannya ketimbang mengubah dirinya sendiri. Bagi orang yang doanya ingin diijabah, ia akan melihat kritik, pencelaan, atau cercaan orang lain itu sebagai bagian dari karunia Allah, sehingga ia lebih mudah mengubah diri daripada sibuk-sibuk membela diri. Tidak demikian halnya bagi orang yang tidak mau berubah. Ketika mendapatkan sesuatu yang tidak enak, mendengar kritik atau hinaan orang, maka ia akan lebih sibuk membela diri daripada segera berintropeksi untuk mengubah diri. Bahkan ia akan serta untuk menutup-nutupi, bukannya memperbaiki. Nah kalau kita lebih suka berdalih daripada mengubah diri, kita tidak usah terlalu banyak berharap. Terhalang doa kita nantinya justru oleh kelakukan kita sendiri. Allah pasti mengabulkan doa-doa setiap umatnya… jika kita berdoa dengan sungguh-sungguh & selalu bertakwa kepada Allah. Tetapi bagaimana agar dengan doa kita bisa membuat mutu diri semakin tinggi dan semakin dekat dengan Allah, inilah justru faktor yang harus kita tekankan. Ingatlah selalu Firman Allah dalam Surat Ar Rad Ayat 11 : “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” Saudaraku… Marilah kita berikhtiarlah dengan semaksimal mungkin untuk memperbaiki diri, berdoa dan selalu bertakwa kepada Allah, agar kita bisa bahagia di dunia maupun akhirat. Dan jangan bersedih jika kita telah berikhtiar semaksimal mungkin dan berdoa, tapi doa kita belum di ijabah oleh Allah, karena Allah Maha Mengetahui Apa Yang Terbaik Untuk Hamba Nya. " Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu baik bagimu,dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu padahal itu buruk bagimu,,ALLAH maha mengetahui ,sedangkan kamu tdk mengetahui'' (QS.AL-Baqarah:216)” “Sesungguhnya Allah tdk pernah mencabut sesuatu dari kita, kecuali Dia menggantinya dengan yg lebih baik. Tetapi, itu terjadi apabila kita bersabar & tetap ridha dgn segala ketetapan Nya. "Selamat atasmu karena kesabaranmu, maka alangkah baiknya tempat sesudah itu (QS.Ar Rada:24)” “Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yg berdoa apabila dia berdoa kepada Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah Ku & beriman kepada Ku, agar mereka selalu dalam kebenaran (QS.AL Baqarah:186)”

Wednesday, 8 February 2012

Ikan yang Menelan Nabi Yunus Ketakutan

Nabi Yunus as pernah mengalami putus as karena dakwahnya yang terus menerus bahkan bertahun- tahun itu ditolak oleh warga Ninawa. Ia akhirnya naik kapal laut dan dimakan seekor ikan yang bernama ikan Nun (mirip ikan Paus besar). Di dalam perut ikan itu Nabi Yunus as bertobat. Peristiwa tobatnya Nabi Yunus terjadi pada bulan Muharam atau tepatnya tanggal 10 Muharam. Dalam menyampaikan dakwahnya, Nabi Yunus as membimbing kaumnya untuk berbuat kebaikan serta menakutinya dengan kedahsyatan api neraka. Namun, hidayah Allah SWT belum turun kepada kaumnya sehingga tak ada seorang pun penduduk Ninawa yang beriman melainkan hanya sedikit saja. Nabi Yunus as mulai merasakan keputusasaan dari kaumnya. Hatinya dipenuhi dengan kemarahan pada kaum Ninawa yang tidak beriman. Kemudian Nabi Yunus as memutuskan untuk keluar dari negeri tersebut. Nabi Yunus as lantas pergi ke tepi laut. Saat itulah beliau seakan-akan lupa bahwa tugas seorang Nabi adalah untuk berdakwah di jalan Allah SWT. Lalu Nabi Yunus as pun menaiki sebuah kapal. Ia tidak menyadari bahwa ia lari dari ketentuan Allah SWT menuju ketentuan Allah SWT yang lain. Perahu pun berjalan dengan tenangnya pada siang hari. Namun, pada malam harinya, kondisi alam tiba-tiba berubah menjadi kejam. Angin bertiup sangat kencang dan akhirnya ombak pun menghantam kapal dengan kerasnya. Dalam keadaan serba panik tersebut, tiba-tiba saja ada seekor ikan besar (ikan Nun, mirip Paus) muncul ke permukaan sehingga seluruh penumpang ingin menceburkan diri ke laut. "Lompatlah wahai musafir yang misterisu," teriak salah seorang penumpang kepada Nabi Yunus as. Namun Nabi Yunus as tetap saja berdiri di tempatnya sembari menjaga keseimbangan agar tidak jatuh ke laut. Namun, karena tiupan angin yang makin kencang, beliaupun tak kuasa menahan hingga jatuh ke laut. Di permukaan laut yang luas itu, tubuh Nabi Yunus as mengambang, lalu mendekatlah seekor ikan Nun raksasa yang melahap tubuh Nabi yunus as. Kemudian ikan itu kembali lagi ke dasar laut. Ikan dan Tumbuhan ikut Bertasbih. Nabi Yunus as sangat terkejut karena mendapati dirinya dalam perut sebuah ikan. Dalam keadaan itulah Nabi Yunus as bertobat. Beliau mengucap banyak kalimat tasbih kepada Allah SWT. Beliau tak henti-hentinya menangis, tidak makan, tidak minum dan tidak bergerak. Ikan-ikan dan tumbuh-tumbuhan yang hidup di dasar laut mendengar tasbih Nabi Yunus as, kemudian semua makhluk laut pun berkumpul di sekitar ikan Nun sambil mengucapkan tasbih seperti kalimat tasbih Nabi Yunus as ucapkan. Tobat Nabi Yunus as diterima Allah SWT. Ikan yang memakan Nabi Ynus as tersentak kaget karena begitu banyaknya ikan dan tumbuhan yang mengucapkan tasbih di dekatnya. Ikan tersebut ketakutan, hingga dia baru sadar bahwa dirinya telah memakan seorang kekasih Allah SWT. Mendengar tasbih yang merdu itu, ikan Nun pun ikut-ikutan bertasbih. Ikan Nun sangat ketakutan, namun dalam dirinya dia berkata, "Mengapa saya harus takut, bukankah yang memerintahkan adalah Allah SWT?" "Tapi yang aku telan adalah kekasih- Nya, bagaimana ini?" Dalam keadaan bimbang, ikan Nun makin mengeraskan suara tasbihnya hingga dasar laut menjadi hiruk pikuk. Kalimat Tasbih Nabi Yunus as adalah sebagai berikut: "Tiada Tuhan selain Engkau ya Allah Yang Maha Suci. Sesungguhnya saya termasuk orang yang menganiaya diri sendiri." Allah SWT telah melihat ketulusan tobat Nabi Yunus as. Allah SWT menurunkan perintah kepada ikan Nun agar emngelurkan Nabi Ynus as ke permukaan laut dan membuangnya di suatu pulau yang ditentukan oleh Allah SWT. Ikan Nun pun mentaati perintah Allah SWT. Tubuh Nabi Ynus as kemudian dimuntahkan dan beliau terhempas ke daratan dalam keadaan kurus kering. Namun, atas izin Allah SWT, tubuh Nabi Yunus as bisa kembali sehat dan bugar. Demikianlah kisah bertasbihnya Nabi Ynus as sehingga selamat dari ikan Paus. Kisah ini ditegaskan dalam Al Qur'an Surat Ash-Shaaffat ayat 139-145. َﻦﻴِﻠَﺳْﺮُﻤْﻟﺍ َﻦِﻤَﻟ َﺲُﻧﻮُﻳ َّﻥِﺇَﻭ ِﻥﻮُﺤْﺸَﻤْﻟﺍ ِﻚْﻠُﻔْﻟﺍ ﻰَﻟِﺇ َﻖَﺑَﺃ ْﺫِﺇ َﻦﻴِﻀَﺣْﺪُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ َﻥﺎَﻜَﻓ َﻢَﻫﺎَﺴَﻓ ٌﻢﻴِﻠُﻣ َﻮُﻫَﻭ ُﺕﻮُﺤْﻟﺍ ُﻪَﻤَﻘَﺘْﻟﺎَﻓ َﻦﻴِﺤِّﺒَﺴُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ َﻥﺎَﻛ ُﻪَّﻧَﺃ ﻻْﻮَﻠَﻓ َﻥﻮُﺜَﻌْﺒُﻳ ِﻡْﻮَﻳ ﻰَﻟِﺇ ِﻪِﻨْﻄَﺑ ﻲِﻓ َﺚِﺒَﻠَﻟ ٌﻢﻴِﻘَﺳ َﻮُﻫَﻭ ِﺀﺍَﺮَﻌْﻟﺎِﺑ ُﻩﺎَﻧْﺬَﺒَﻨَﻓ Artinya: 139. Sesungguhnya Yunus benar- benar salah seorang rasul, 140. (ingatlah) ketika ia lari[1288], ke kapal yang penuh muatan, 141. kemudian ia ikut berundi[1289] lalu Dia Termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. 142. Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam Keadaan tercela[1290]. 143. Maka kalau Sekiranya Dia tidak Termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, 144. niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. 145. kemudian Kami lemparkan Dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam Keadaan sakit. Keterangan: [1288] Yang dimaksud dengan lari di sini ialah pergi meninggalkan kewajiban. [1289] Undian itu diadakan karena muatan kapal itu sangat penuh. kalau tidak dikurangi mungkin akan tenggelam. oleh sebab itu diadakan undian. siapa yang kalah dalam undian itu dilemparkan kelaut. Yunus a.s. Termasuk orang-orang yang kalah dalam undian tersebut sehingga ia dilemparkan ke laut. [1290] Sebab Yunus tercela ialah karena Dia lari meninggalkan kaumnya.

dongeng anak..kucing dan tikus..

Konon berabad-abad yang silam, Dewa di Sorga mengumpulkan semua binatang yang ada di dunia ini. “Hai semua binatang! Akan kupilih sebanyak dua belas diantara kalian untuk mengatur dan melindungi dunia. Masing¬masing akan memperoleh kekuasaan selama satu tahun. Apabila diantara kalian menghendaki, datanglah ke istanaku pada hari keduabelas bulan pertama. Keduabelas diantara kalian semua yang datang pertama akan dipilih,” kata Dewa Surga. Semua binatang menunggu dengan gembira datangnya hari keduabelas bulan pertama itu. Sayang sekali Kucing sangat pelupa dan tak ingat hari keberapa yang dikehendaki Dewa Sorga. Dia mondar-mandir kesana-kemari. “Kapan kita pergi ke istana Dewa, kawan?” Tanya Kucing kepada Tikus. “Hari ketigabelas bulan pertama,” jawab Tikus menipu Kucing. Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Pada pagi yang masih buta itu Tikus melihat kalau Sapi akan berangkat ke istana. “Kenapa sepagi ini kau sudah berangkat ?” Tanya Tikus. “Sebab kakiku begitu lambat untuk menempuh perjalanan hingga istana,” jawab Sapi, “Aku harus pergi sekarang juga, aku takut terlambat sampai di istana. Dengan begitu aku tak akan terpilih.” Ketika Sapi berangkat, Tikus melompat di kantung punggungnya. Sapi tidak tahu kalau Tikus terbawa olehnya. Dia berjalan pelan-pelan. Menuju istana dengan harapan akan tiba di tempat itu sebelum binatang lain datang. Setiba di istana binatang lain memang belum ada yang kelihatan. Jadi sapi mengira kalau dirinya datang lebih dahulu. Namun dia tak mengira kalau Tikus mendahului melompat dan lari memasuki pintu gerbang istana. “Horee… horee… aku yang datang pertama kali,” teriak Tikus dengan bersorak. Sapi marah melihat kelakuan Tikus, marah lagi Kucing, sebab dia datang ke istana pada hari ketigabelas bulan pertama seperti apa yang dikatakatan Tikus. “Kamu terlambat sehari, Kucing. Seharusnya kamu datang kemarin. Pemilihan telah diselenggarakan kemarin. Terpilih pertama adalah Tikus. Kemudian Sapi. Kemudian Harimau, Kelinci, Ular, Kuda, Kambing, Kera, Ayam, Anjing dan yang terakhir Beruang,” kata penjaga istana dengan berbalik menutup pintu gerbang istana. Sejak itulah kucing benar-benar marah kepada Tikus yang telah menipunya. Hati Kucing terbakar amarah. Maka dia ingin segera mencari Tikus untuk memberinya pelajaran. ***

Awal Permusuhan Anjing dan Kucing

berlanjut tentang kisah awal mula permusuhan antara Anjing dan kucing. Seperti kita lihat sekarang ini, kucing yang bentuk tubuhnya lebih kecil ini selalu takut dengan anjing, malah terkadang terjadi perkelahian yang tak terhindarkan. Semuanya itu ada kisah tersendiri. Awal mula permusuhan ini terjadi semenjak masa Nabi Nuh as. Kisahnya. Dikisahkan, ketika Nabi Nuh as menaiki perahunya, Nabi Nuh as melarang semua penumpang baik manusia maupun binatang untuk melakukan perkawinan. Larangan tersebut dikarenakan untuk menjaga muatan kapal agar tidak terlalu berat oleh anak-anak yang lahir. Dari keterangan tersebut, diungkap bahwa berlabuhnya kapal Nabi Nuh as otomatis lebih dari usia kandungan seorang ibu, karena Nabi Nuh telah mengisyaratkan bahwa beliau khawatir anak-anaknya akan membebani kapal yang bisa membuat tenggelam sebab kelebihan muatan. Naik Perahu Berpasang-pasangan. Setidaknya ada 40 pasang suami istri dan binatang lain yang masing- masing sepasang. Tak luput pula sepasang ekor anjing dan sepasang kucing. Seluruh penumpang mentaati larangan Nabi Nuh as untuk tidak melakukan perkawinan, kecuali hewan yang bernama anjing ini. Si anjing ini bandel sekali dengan tetap saja mengawini anjing betina. Mengetahui hal ini, kemudian kucing melaporkan kejadian itu kepada Nabi Nuh as. Namun, tetap saja si anjing jantan membandel mengawini anjing betina berulangkali. Teguran Kucing. "Wahai Anjing, kenapa engkau tidak mentaati perintah Nabiyullah Nuh as dengan tetap mengawini pasanganmu?" ujar kucing kepada anjing. Namun, Si anjing diam saja mendengar teguran si kucing. Meskipun sudah diingatkan oleh kucing berulangkali, anjing ini tetap saja melakukan perbuatan itu. Hingga setiap kali ada perbuatan tersebut, kucing selalu melapor kepada Nabi Nuh as. Kejadian berulangkali tiada dapat dihentikan. Akibatnya, antara kucing dan anjing hingga sekarang terjadi perseteruan, menjadi musuh bebuyutan sampai sekarang. Wallahu A'lam.

Berikut Kisah Nabi Isa as Menolak Disebut Tuhan.

Di dalam Al Qur'an, Isa atau yang diklaim umat Kristiani sebagai Tuhan Yesus, jelas-jelas menolak jika dirinya disebut Tuhan. Isa hanya manusia biasa yang diangkat oleh Allah SWT sebagai Nabi- Nya. Berikut Kisah Nabi Isa as Menolak Disebut Tuhan. Nabi Isa as diangkat menjadi nabi untuk berdakwah kepada kaum Bani Israil di Palestina. DalamAl Qur'an, nama Isa disebut sebanyak 25 kali. Sebagai seorang Nabi, Isa banyak dikarunia mukjizat. Al Qur'an menceritakan keajaiban kelahiran Nabi Isa as sebagai anak Maryam tanpa ayah. Menurut kisah Al Qur'an, Maryam selalu beribadah dan telah dikunjungi oleh Malaikat Jibril. Dan Malaikat Jibril mengatakan kepada Maryam bahwa akan diberikan calon anak yang bernama Isa. Maryam sangat terkejut karena ia telah bersumpah untuk menjaga keperawanannya kepada Allah SWT. Lalu Jibril pun menenangkan Maryam dan mengatakan bahwa perkara itu adalah perkara yang mudah bagi Allah SWT, seperti halnya dalam penciptaan Adam tanpa ibu dan bapak. Allah SWT berfirman, َّﻲَﻠَﻋ َﻮُﻫ ِﻚُّﺑَﺭ َﻝﺎَﻗ ِﻚِﻟَﺬَﻛ َﻝﺎَﻗ ِﺱﺎَّﻨﻠِﻟ ًﺔَﻳﺁ ُﻪَﻠَﻌْﺠَﻨِﻟَﻭ ٌﻦِّﻴَﻫ ﺍًﺮْﻣَﺃ َﻥﺎَﻛَﻭ ﺎَّﻨِﻣ ًﺔَﻤْﺣَﺭَﻭ ﺎًّﻴِﻀْﻘَﻣ Artinya: Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (QS. Maryam: 21). Banyak Karunia Mukjizat Setelah Maryam mengandung, ia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat. Di sana ia melahirkan dan beristirahat di dekat sebuah batang pohon kurma. Meskipun masih bayi, namun Nabi Isa as telah dikarunia mukjizat oleh Allah SWT. Kala itu Nabi Isa as bisa berbicara kepada ibunya untuk mengguncangkan pohon kurma sehingga buahnya berjatuhan. Di makanlah buah kurma yang lezat itu. Maryam bersama anaknya kemudian kembali ke area penduduk. Namun saat itu Maryam dituduh telah melakukan perzinaan karena punya anak tanpa seorang ayah. Lagi-lagi Nabi Isa as yang masih bayi dapat berbicara kepada Bani Israil saat itu. Kata-kata Nabi Isa as diabadikan dalam Al Qur'an. َﻲِﻧﺎَﺗﺁ ِﻪَّﻠﻟﺍ ُﺪْﺒَﻋ ﻲِّﻧِﺇ َﻝﺎَﻗ ﺎًّﻴِﺒَﻧ ﻲِﻨَﻠَﻌَﺟَﻭ َﺏﺎَﺘِﻜْﻟﺍ ُﺖْﻨُﻛ ﺎَﻣ َﻦْﻳَﺃ ﺎًﻛَﺭﺎَﺒُﻣ ﻲِﻨَﻠَﻌَﺟَﻭ ِﺓﺎَﻛَّﺰﻟﺍَﻭ ِﺓﻼَّﺼﻟﺎِﺑ ﻲِﻧﺎَﺻْﻭَﺃَﻭ ﺎًّﻴَﺣ ُﺖْﻣُﺩ ﺎَﻣ ﻲِﻨْﻠَﻌْﺠَﻳ ْﻢَﻟَﻭ ﻲِﺗَﺪِﻟﺍَﻮِﺑ ﺍًّﺮَﺑَﻭ ﺎًّﻴِﻘَﺷ ﺍًﺭﺎَّﺒَﺟ Artinya: 30. berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi, 31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; 32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. (QS. Maryam: 30-32). Nabi Isa as diutus kepada Bani Israil untuk mengajarkan tentang ke-Esaan Allah SWT dan menyelamatkan mereka dari kesesatan. Nabi Isa as kemudian tumbuh dewasa dengan berbagai mukjizat sebagai tanda kenabian. Diantara mukjizat Nabi Isa as adalah: 1. Bisa berbicara waktu masih bayi. 2. Dapat memberikan kehidupan kepada burung yang dibuat dari tanah liat. 3. Menyembuhkan orang yang sakit Lepra. 4. Menyembuhkan orang buta. 5. Membangkitkan orang mati. 6. Meminta makanan dari surga atas permintaan murid-muridnya. Melihat banyak hal yang luar biasa telah dilakukan oleh Nabi Isa as, Bani Israil kemudian menyangka bahwa Nabi Isa as adalah Tuhan. Namun, Nabi Isa as mengelak mengakui dirinya adalah Tuhan. Ia menegaskan bahwa dirinya hanyalah utusan Allah SWT. Sedangkan yang wajib disembah hanya Allah SWT. Nabi Isa as Tunduk Pada Allah SWT. Penolakan Nabi Isa as ini diabadikan dalam Al Qur'an Surat Al Maidah ayat 116-117. َﻦْﺑﺍ ﻰَﺴﻴِﻋ ﺎَﻳ ُﻪَّﻠﻟﺍ َﻝﺎَﻗ ْﺫِﺇَﻭ ِﺱﺎَّﻨﻠِﻟ َﺖْﻠُﻗ َﺖْﻧَﺃَﺃ َﻢَﻳْﺮَﻣ ْﻦِﻣ ِﻦْﻴَﻬَﻟِﺇ َﻲِّﻣُﺃَﻭ ﻲِﻧﻭُﺬِﺨَّﺗﺍ ﺎَﻣ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ َﻝﺎَﻗ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﻥﻭُﺩ َﺲْﻴَﻟ ﺎَﻣ َﻝﻮُﻗَﺃ ْﻥَﺃ ﻲِﻟ ُﻥﻮُﻜَﻳ ْﺪَﻘَﻓ ُﻪُﺘْﻠُﻗ ُﺖْﻨُﻛ ْﻥِﺇ ٍّﻖَﺤِﺑ ﻲِﻟ ﻲِﺴْﻔَﻧ ﻲِﻓ ﺎَﻣ ُﻢَﻠْﻌَﺗ ُﻪَﺘْﻤِﻠَﻋ َﻚَّﻧِﺇ َﻚِﺴْﻔَﻧ ﻲِﻓ ﺎَﻣ ُﻢَﻠْﻋَﺃ ﻻَﻭ ِﺏﻮُﻴُﻐْﻟﺍ ُﻡﻼَﻋ َﺖْﻧَﺃ Artinya: "Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib- ghaib". (QS. Al-Maidah: 116). Begitu Nabi Isa as ditanya oleh Allah SWT, "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?" Kontan saja Nabi Isa bersujud, badannya gemetar dan tulang- tulangnya berbunyi seperti akan retak. Dengan tegas Nabi Isa as kemudian menjawab, "Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib- ghaib". Nabi Isa as kemudian menegaskan sebagaimana dalam Al Qur'an berikut ini. ِﻪِﺑ ﻲِﻨَﺗْﺮَﻣَﺃ ﺎَﻣ ﻻِﺇ ْﻢُﻬَﻟ ُﺖْﻠُﻗ ﺎَﻣ ْﻢُﻜَّﺑَﺭَﻭ ﻲِّﺑَﺭ َﻪَّﻠﻟﺍ ﺍﻭُﺪُﺒْﻋﺍ ِﻥَﺃ ُﺖْﻣُﺩ ﺎَﻣ ﺍًﺪﻴِﻬَﺷ ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ُﺖْﻨُﻛَﻭ َﺖْﻧَﺃ َﺖْﻨُﻛ ﻲِﻨَﺘْﻴَّﻓَﻮَﺗ ﺎَّﻤَﻠَﻓ ْﻢِﻬﻴِﻓ ِّﻞُﻛ ﻰَﻠَﻋ َﺖْﻧَﺃَﻭ ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ َﺐﻴِﻗَّﺮﻟﺍ ٌﺪﻴِﻬَﺷ ٍﺀْﻲَﺷ Artinya: "Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya Yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan Aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu." (QS. Al-Maidah: 117).

Kisah Pendeta Yang Insaf

Ibrahim al-Khawas ialah seorang wali Allah yang terkenal keramat dan dimakbulkan segala doanya oleh Tuhan. Beliau pernah menceritakan suatu peristiwa yang pernah dialaminya. Katanya, “Menurut kebiasaanku, aku keluar menziarahi Mekah tanpa kendaraan dan kafilah. Pada suatu kali, tiba-tiba aku tersesat jalan dan kemudian aku berhadapan dengan seorang rahib Nasrani (Pendeta Kristian).” Bila dia melihat aku dia pun berkata, “Wahai rahib Muslim, bolehkah aku bersahabat denganmu?” Ibrahim segera menjawab, “Ya, tidaklah aku akan menghalangi kehendakmu itu.” Maka berjalanlah Ibrahim bersama dengannya selama tiga hari tanpa meminta makanan sehinggalah rahib itu menyatakan rasa laparnya kepadaku, katanya, “Tiadalah ingin aku memberitakan kepadamu bahawa aku telah menderita kelaparan. Kerana itu berilah aku sesuatu makanan yang ada padamu.” Mendengar permintaan rahib itu, lantas Ibrahim pun bermohon kepada Allah dengan berkata, “Wahai Tuhanku, Pemimpinku, Pemerintahku, janganlah engkau memalukan aku di hadapan seteru engkau ini.” Belum pun habis Ibrahim berdoa, tiba- tiba turunlah setalam hidangan dari langit berisi dua keping roti, air minuman, daging masak dan tamar. Maka mereka pun makan dan minum bersama dengan senang sekali. “Sesudah itu aku pun meneruskan perjalananku. Sesudah tiga hari tiada makanan dan minuman, maka di kala pagi, aku pun berkata kepada rahib itu, “Hai rahib Nasrani, berikanlah ke mari sesuatu makanan yang ada kamu. Rahib itu menghadap kepada Allah, tiba-tiba turun setalam hidangan dari langit seperti yang diturunkan kepadaku dulu.” Sambung Ibrahim lagi, “Tatkala aku melihat yang demikian, maka aku pun berkata kepada rahib itu – Demi kemuliaan dan ketinggian Allah, tiadalah aku makan sehingga engkau memberitahukan (hal ini) kepadaku.” Jawab rahib itu, “Hai Ibrahim, tatkala aku bersahabat denganmu, maka jatuhlah telekan makrifah (pengenalan) engkau kepadaku, lalu aku memeluk agama engkau. Sesungguhnya aku telah membuang- buang masa di dalam kesesatan dan sekarang aku telah mendekati Allah dan berpegang kepada-Nya. Dengan kemuliaan engkau, tiadalah dia memalukan aku. Maka terjadilah kejadian yang engkau lihat sekarang ini. Aku telah mengucapkan seperti ucapanmu (kalimah syahadah).” “Maka sucitalah aku setelah mendengar jawapan rahib itu. Kemudian aku pun meneruskan perjalanan sehingga sampai ke Mekah yang mulia. Setelah kami mengerjakan haji, maka kami tinggal dua tiga hari lagi di tanah suci itu. Suatu ketika, rahib itu tiada kelihatan olehku, lalu aku mencarinya di masjidil haram, tiba-tiba aku mendapati dia sedang bersembahyang di sisi Ka’bah.” Setelah selesai rahib itu bersembahyang maka dia pun berkata, “Hai Ibrahim, sesungguhnya telah hampir perjumpaanku dengan Allah, maka peliharalah kamu akan persahabatan dan persaudaraanku denganmu.” Baru saja dia berkata begitu, tiba-tiba dia menghembuskan nafasnya yang terakhir yaitu pulang ke rahmatullah. Seterusnya Ibrahim menceritakan, “Maka aku berasa amat dukacita di atas kepergiannya itu. Aku segera menguruskan hal-hal pemandian, kafan dan pengebumiannya. Apabila malam aku bermimpi melihat rahib itu dalam keadaan yang begitu gagah sekali tubuhnya dihiasi dengan pakaian sutera yang indah.” Melihatkan itu, Ibrahim pun terus bertanya, “Bukankah engkau ini sahabat aku kemarin, apakah yang telah dilakukan oleh Allah terhadap engkau?” Dia menjawab, “Aku berjumpa dengan Allah dengan dosa yang banyak, tetapi dimaafkan dan diampunkan-Nya semua itu kerana aku bersangka baik (zanku) kepada- Nya dan Dia menjadikan aku seolah- olah bersahabat dengan engkau di dunia dan berhampiran dengan engkau di akhirat.” Begitulah persahabatan di antara dua orang yang berpengetahuan dan beragama itu akan memperolehi hasil yang baik dan memuaskan. Walaupun salah seorang dahulunya beragama lain, tetapi berkat keikhlasan dan kebaktian kepada Allah, maka dia ditarik kepada Islam dan mengalami ajaran-ajarannya.”

Seekor Ulat dengan Nabi Daud AS

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu. Lalu Nabi Daud AS berkata pada dirinya, “Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?” Seketika setelah Nabi Daud selesai berkata begitu, maka Allah pun mengizinkan ulat merah itu berkata-kata. Lalu ulat merah itu pun mula berkata- kata kepada Nabi Daud A.S. “Wahai Nabi Allah! Allah SWT telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca ‘Subhanallahu walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar’ setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca ‘Allahumma solli ala Muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa sohbihi wa sallim’ setiap malam sebanyak 1000 kali. Setelah ulat merah itu berkata demikian, maka dia pun bertanya kepada Nabi Daud AS “Apakah yang dapat kamu katakan kepadaku agar aku dapat faedah darimu?” Akhirnya Nabi Daud menyadari akan kekhilafannya karena memandang remeh akan ulat tersebut, dan dia sangat takut kepada Allah SWT maka Nabi Daud AS pun bertaubat dan menyerah diri kepada Allah SWT Begitulah sikap para Nabi A.S. apabila mereka menyadari kekhilafan yang telah dilakukan maka dengan segera mereka akan bertaubat dan menyerah diri kepada Allah SWT Kisah-kisah yang berlaku pada zaman para nabi bukanlah untuk kita ingat sebagai bahan sejarah, tetapi hendaklah kita jadikan sebagai teladan supaya kita tidak memandang rendah kepada apa saja makhluk Allah yang berada di bumi yang sama-sama kita tinggali ini.