“Bekerjalah kamu, maka Allah dan RasulNya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan” (QS at-Taubah /9: 105).
Monday, 27 February 2012
7 GOLONG ORG YANG MENDAPATKAN KADO SPESIAL DARI ALLAH
Saudara pembaca yang dirahmati Allah swt. Sudah kita
ketahui bahwa usia pemuda adalah
usia yang cukup menarik. Yang masih
terkandung energi atau tenaga yang
lebih banyak dibanding yang lebih
senior. Dan Allah pun memberikan keistimewaan kepada pemuda.
Karena PEMUDA HARI INI ADALAH
PEMIMPIN MASA DEPAN yang harus
dipersiapkan untuk menjadi teladan
yang baik di kemudian hari. Allah pun
memberikan ujian yang lebih “keren” kepada pemuda dibanding kepada
orang tua. Hal kecil saja, misalnya
seorang pemuda laki-laki yang
sedang tertarik kepada seorang
pemuda perempuan yang cantik. Hal
ini ujian, yang jika tidak terjaga maka pemuda tersebut akan terjerumus
kepada kemaksiatan. Lalu, ujian
kemalasan beribadah kepada Allah.
Jika ia lalai, maka Allah pun akan
menyesatkannya. Subhanallah Saudara pembaca, Allah
Maha Adil, Dia memberikan ujian yang
sebanding dengan pahala yang akan
didapatkannya. Memang ini adalah
sunnatullah, ini cara Allah untuk
memberikan rasa pengharapan dan takut hanya kepada-Nya. Berbicara mengenai kata perbuatan,
Allah akan memberikan ganjaran
pahala bagi orang yang beramal
shalih, sebaiknya Dia akan
memberikan hukuman bagi yang
berbuat kemunkaran. Sebagaimana orang tua yang memberikan hadiah
bagi anak-anaknya yang baik dan
berprestasi dan memberikan
hukuman bagi yang nakal. Hadiah ini memang akan Allah berikan
saat hari terakhir kita (kiamat), namun
jika kita tidak mengetahuinya,
mungkin kita akan diam dan
berpangku tangan karena tidak
mengetahui Hadiahnya itu. Naungan Allah pada hari kiamat, saat
tidak ada naungan lagi selain dari
Allah Yang Maha Rahmaan-Rahiim.
Itulah kado istimewa yang Allah
sediakan untuk kita, pemuda. Siapa
saja tujuh golongan itu?? 1. Hakim yang Adil Nah lho…, katanya pemuda, tapi yang
disebut malah hakim?? Saudara
pembaca yang budiman, di antara kita
mungkin sudah sering
mendengarkan kalimat ini. Setiap
orang adalah pemimpin atas dirinya, dan kelak akan dimintai
pertanggungjawabannya. Jadi, jangan
dulu memikirkan bahwa pemimpin itu
membawa banyak orang di
bawahnya, seperti presiden,
gubernur, dan lainnya. Namun ternyata setiap kita adalah pemimpin
bagi diri kita masing-masing. Jadilah
pemimpin yang adil, yang selalu
membawa diri ini kepada kebaikan.
Itulah pemimpin yang adil, membawa
yang dipimpinnya untuk selalu berbuat kebaikan, menghindarkan
dari hal-hal yang membawa
keburukan. Seperti beribadah yang
taat, menghadiri majelis-majelis ilmu,
berbuat baik kepada setiap orang
terutama kepada orang-orang terdekat-orang tua, keluarga,
sahabat-, dan lain sebagainya. Itulah
pemimpin yang adil. Dan pemuda
yang mengerti pasti bisa menjadi
pemimpin yang adil. 2. Pemuda yang taat ibadah hanya
kepada Allah swt. Saudaraku yang diberkahi Allah,
sungguh beruntung bagi orang-
orang yang senantiasa untuk taat
beribadah kepada Allah swt. Terutama
kita, sebagai pemuda. Sungguh Allah
akan memberikan banyak pahala kepada pemuda yang taat beribadah
kepada-Nya, dibanding orang tua
yang taat. Wajar saja, karena ujian
(godaan)-nya lebih banyak dan
dahsyat kepada pemuda. Seperti
jaman sekarang, banyak sekali pemuda yang terlalaikan oleh
teknologi, sinetron televisi, dan
lainnya. Saat ini, pagelaran piala dunia
di Afrika telah membuat pemuda lalai
untuk shalat Maghrib dan ‘Isya,
apalagi jadwalnya yang pukul 01.30 waktu Indonesia barat, sebagian telah
alai untuk menunaikan qiyamul lail.
Padahal waktu-waktu qiyamul lail
adalah kesempatan kita untuk
berkhalwat dengan Allah swt.
Waktunya Allah mendengarkan doa- doa kita lebih dekat, karena waktu itu,
Allah turun ke langit bumi-jarak
terdekat antara langit dan bumi-..
semoga kita terus berusaha untuk
meningkatkan ketaatan ibadah kita
kepada Allah swt. Terlebih, sebentar lagi kita akan memasuki bulan
penambangan pahala, bulan
Ramadhan 1431 H. semoga Allah
RIDHO menyampaikan kita
kepadanya. 3. Pemuda yang terpaut hatinya
kepada Masjid-masjid Saudaraku yang mudah-mudahan
selalu mendapat RIDHO Allah swt.
Lagi-lagi Allah memberikan hadiah
istimewanya itu untuk pemuda.
Sungguh Allah memberikan nikmat
yang banyak kepada para pemuda yang patut kita syukuri. Saudara
pembaca, Allah akan memberikan
Naungan-Nya di saat tidak ada lagi
naungan kecuali dari-Nya kepada
pemuda yang hatinya terpaut pada
masjid. Dimana pun ia berada, sedang apapun ia beraktivitas, namun saat
terdengar panggilan Allah swt.-
adzan-, maka ia akan segera
memenuhi panggilan tersebut. Tidak
hanya untuk menunaikan shalat
fardhu saja, namun juga untuk memakmurkan masjid-masjid Allah
dengan mendawamkan tilawah Al-
Qur’an, mengkaji hadits, kaji tafsir,
mengajarkan pelajaran bermanfaat-
terutama ilmu Islam- dan lain
sebagainya. Dalam haditsnya, tertulis masaajida, yang artinya masjid-masjid
(jamak), jadi kita tidak hanya saja
memakmurkan masjid yang ada di
sekitar rumah kita, namun terlebih kita
harus berusaha memakmurkan masjid
dimana pun kita berada. Baik sedang di perjalanan, atau sedang ada di luar
kota tempat kita tinggal. Saudara
pembaca, selamat memakmurkan
masjid. Selamat menikmati jamuan
Allah swt. 4. Pemuda yang bersedekah secara
bersembunyi-sembunyi Saudara pembaca, Rasulullah saw.
adalah teladan kita semua, beliau juga
adalah orang yang paling dermawan.
Terlebih di bulan Ramadhan, kebaikan
sedekahnya lebih cepat dibanding
angina yang berhembus. Kita juga sepatutnya dapat mendermakan
sedekah kepada yang
membutuhkannya. Dan sedekah yang
utama adalah sedekah secara
sembunyi-sembunyi sehingga
(ibaratnya) tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh
tangan kanannya. Ini
menggambarkan tentang makna
keikhlasan hati orang yang
bersedekah. Sesungguhnya tidak
ramai orang yang dapat menyembunyikan kebaikan yang
dilakukannya melainkan akan
terdapat juga perasaan riya’ dan ingin
menunjuk-nunjuk supaya
mendapatkan pujian atau sanjungan
dari orang ramai atau sekurang- kurangnya ada orang yang
mengetahui kebaikan yang
dilakukannya itu. Sesungguhnya,
sikap tersembunyi-sembunyi akan
menimbulkan keikhlasan dan
menjauhkan sifat riya’, insya Allah.. 5. Dua pemuda yang bertemu dan
berpisah karena Allah Weish, tunggu dulu…ini buka antara
laki-laki dan perempuan yang bukan
mahramnya, namun saudara se-iman.
Sesame ikhwan, atau sesama akhwat.
Inilah yang menjadi usaha bagi yang
sudah mempunyai kelompok rutin pekanan. Ia bertemu untuk
merekatkan ukhuwah, bersama-sama
berniat karena Allah untuk mencari
ilmu, saling mengingatkan dalam
kebaikan, ketaatan dan lainnya. Ia
berpisah karena Allah untuk menyebar kebaikan kepada orang
lain yang lebih banyak. Bersyukurlah,
wahai saudara pembaca yang sudah
mempunyai kelompok pertemuan.
Allah akan memberikan pahala yang
besar bagi orang-orang yang berkasih saying dan saling
mengingatkan kepada kebaikan dan
kesabaran. Betapa Allah memberikan
pahala kepada dua orang yang
bertemu dan berpisah karena-Nya,
apalagi lebih dari dua orang. Perbanyaklah saudara kita. 6. Pemuda yang menolak rayuan
wanita untuk berzina Saudaraku, sungguh Allah Maha Tahu,
ujian demi ujian yang kita lalui pastilah
Allah akan memberikan imbalan yang
setimpal jika kita dapat melalui ujian
tersebut dengan baik dan benar
menurut Allah swt. Dikisahkan seorang pedagang karpet pada jaman
Rasulullah, yang juga sahabat beliau.
Ia menjual karpetnya secara keliling.
Karena saking ramah dan baik dan
tampannya pedagang tersebut, maka
hampir setiap hari ia dapat menjual karpet-karpetnya. Suatu hari di suatu
daerah, karpet dagangannya belum
ada yang membeli. Beberapa saat
kemudian ada seorang gadis cantik
yang menghampirinya. Ia berpura-
pura akan membeli karpetnya jika pedagang ini ikut ke rumahnya. Maka,
ia pun mengikuti karena tidak tahu
niat jahat perempuan ini. Setelah
mereka tiba di rumah, sang
perempuan tersebut berbicara kepada
pemuda tampan itu untuk berzina dengannya. Secara spontan, lelaki itu
kaget dan menolak ajakannya.
Beberapa saat kemudian ia
mempunyai ide. Ia meminta izin ke
kamar mandi. Secara tiba-tiba, si
perempuan itu kaget melihat sang pemuda pedagang karpet itu sudah
terlumuri kotorannya sendiri. Ya, sang
pemuda melumuri badannya dengan
kotorannya sendiri dengan tujuan
supaya wanita tidak ingin berzina
dengannya. Karena baunya, maka wanita itu pun mengusir pemuda
penjual karpet itu. Sepanjang
perjalanan pulang banyak yang
mengganggapnya orang gila dan bau
terhadapnya. Sang Pemuda bergegas
mandi dan membersihkan dirinya dengan bersih. Saat sudah mandi dan
berkemas untuk melanjutkan
dagangnya, banyak sahabat lain dan
orang-orang di sekitarnya mencium
bau harum seperti parfum kasturi.
Bahkan dari jarak yang jauh. Setelah Rasulullah mengetahuinya, beliau dan
para sahabat menjulukinya sebagai
Sang “Al-Misk”, yang harum seperti
parfum surga. Dari peristiwa itu,
sampai meninggalnya-bahkan sampai
di surga, sahabat itu akan tetap harum kasturi.. (al-hadits). Itulah balasan dari
Allah swt. Kepada orang-orang yang
mampu menjaga diri dan kehormatan
hidupnya. 7. Pemuda yang mencucurkan air
mata saat shalat malam. Saudara pembaca, ada lagi satu
peristiwa yang cukup menggugah
kita, yang patut ditafakuri oleh semua.
Cerita ini pula yang menjadi sebab
turunnya (asbabul nuzul) Qur’an Surat
Ali Imran ayat 190-191. Pada suatu subuh, Bilal bin Ra’bah memanggil
Rasulullah saw. Karena pada Subuh
tersebut tidak seperti biasanya,
Rasulullah belum dating-datang untuk
menunaikan shalat subuh berjamaah.
Setelah Bilal menghampiri, ia mendapati Rasulullah sedang
menangis tersedu-sedu. Rasulullah
saw. Bercerita kepada Bilal bahwa ia
baru menerima wahyu dari Allah swt.
Melalui Malaikat Jibril. “Inna Fii
Kholqissamaawaatii wal ardh, wakhtilaa fillaili wan nahaari la
aayatilliuulil albaab”; Sesungguhnya di
dalam penciptaan langit dan bumi,
dan pergantian malam pada malam
terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah
bagi orang-orang yang berakal. Saat itu Bilal bertanya, bukankah engkau
sudah berakal Yaa Rasulullah?? Lalu
Rasulullah saw menjawab: “memang
Allah memberiku kelebihan dan akal
yang dapat menerjemahkan ayat ini,
tapi bagaimana dengan umatku??” lalu Bilal pun hanya terdiam dan ikut
menitikkan air matanya. Saudara pembaca yang mulia dan
saya banggakan, Allah menyediakan
waktu-waktu yang mustajabnya do’a,
saat itulah semestinya kita dapat
berkomunikasi langsung denganNya
melalui dzikir-dzikir dan do’a-do’a kita. Sungguh Allah akan
mengabulkan doa-doa itu. Saudara
pembaca, berdo’alah kepadaNya,
memohon apa yang kita minta. Salah
satu waktu mustajab itu adalah
dengan qiyamullail, karena waktu itu Allah akan turun ke bumi, menjadi
saksi bahwa hambaNya mendekatkan
diri kepadaNya di saat yang lain
sedang terlelap tidur. Ingatlah, ada dua tetesan yang haram
tersentuh neraka. Tetesan air mata
karena tangisan kepada Allah saat
shalat malam dan tetesan darah
syuhada yang berjihad di jalan Allah… Itulah saudara pembaca, tujuh hal
yang menjadikan kita mendapatkan
hadiah, kado special dari Allah swt.
Semoga kita dapat menjadi salah satu
golongan di atas, menjadi hamba
Allah yang mendapat naunganNya di saat tidak ada lagi naungan Allah
kepada siapa pun. Perbanyaklah
ketaatan (ibadah) kita kepada Allah. Saudara pembaca, berbaiksangkalah
kepada Allah swt.
Sunday, 26 February 2012
Hanya Perlu 5 Langkah Agar Pernikahan Selalu Harmonis
Menciptakan pernikahan yang bahagia bukan
sesuatu yang bisa dibilang mudah.
Pasti banyak kemelut yang datang
melanda sebuah pernikahan, entah
dari pihak luar maupun dalam. Semua
itu tidak akan menjadi masalah besar jika Anda bisa menyiasatinya. Untuk
itu, Anda perlu tahu kiat-kiat yang
bisa menciptakan pernikahan yang
sehat dan harmonis. Bagaimana
caranya? Simak caranya, seperti
dikutip dari Your Tango. 1.Terbuka dan Saling Menerima
Perbedaan Penyebab timbulnya konflik dalam
pernikahan adalah kurangnya
komunikasi serta belum memahami
karakter masing-masing. Setelah
menikah, jangan beranggapan
bahwa pemikiran Anda harus sama dengan pasangan. Coba lebih terbuka dan katakan apa
yang kalian berdua inginkan. Jika
ditemukan asumsi yang berbeda, cari
jalan tengah yang terbaik untuk
Anda dan suami. Evaluasi setelah
menikah juga penting diterapkan. Saling menghargai serta mengerti
perbedaan yang tercipta antara Anda
dan pasangan menjadikan
pernikahan semakin terasa indah. 2.Perlu Adanya Kompromi Sebelum menikah, Anda selalu
mengambil keputusan sendiri tanpa
campur tangan siapapun. Tentu hal
ini menjadi berbeda setelah
pernikahan. Anda harus
menghormati suami yang berperan sebagai kepala rumah tangga.
Menerima bahwa suami adalah
pemimpin Anda ke depannya. Apa pun yang Anda lakukan harus
atas izin pasangan. Keputusan tidak
lagi diambil sepihak, tapi diputuskan
bersama partner hidup. Begitu pula
sebaliknya, semua yang dikerjakan
oleh suami juga harus diketahui sang istri. Dengan adanya komunikasi
bersama akan membuat hubungan
pernikahan sehat. 3.Menerapkan Kesabaran Banyak orang bilang bahwa sabar itu
ada batasnya. Pertanyaan ini salah
besar, karena kesabaran tiada batas.
Kesabaran adalah bagaimana
seseorang memaafkan dan
mentolerir kesalahan orang lain yang dilakukan kepada Anda. Sabar juga tidak berarti mengalah
dan pasrah pada apa yang dilakukan
suami. Namun, belajar memaafkan
kesalahan pasangan sambil mencari
solusi paling baik jika kesalahan ini
kembali terulang. Coba tarik napas yang dalam ketika ingin marah, dan
berikan tindakan terbaik dengan
penuh cinta. 4.Memaafkan Kemarahan menjadi penyebab utama
rusaknya pernikahan bahagia. Anda
mungkin sangat mudah
menyalahkan dan mengritik
pasangan saat berbuat salah dan
susah memaafkannya. Namun, sebelum itu Anda lakukan, harusnya
Anda intropeksi diri dan
mengendalikan emosi supaya
membuat hubungan Anda dengan
suami kembali harmonis. Mungkin boleh mengungkapkan
kalau Anda marah, tapi jangan
jadikan perasaan tersebut menjadi
dendam dan kebencian. Memaafkan
adalah perbuatan yang tidak
membenarkan prilaku buruk, tapi mengingatkan bahwa keduanya
tidak sempurna yang pasti
mempunyai kesalahan. 5.Memberikan yang Terbaik Anda yang ingin mempunyai
pernikahan sehat, langgeng, dan
bahagia, harus belajar bagaimana
berbagi dengan orang lain, terutama
dengan partner hidup. Anda juga
harus berupaya menjadikan kepentingan pasangan lebih utama
daripada kepentingan sendiri.
Dengan begitu, Anda akan
melakukan hal yang terbaik bagi
kelangsungan hidup pernikahan. Dalam kehidupan setelah menikah,
kebutuhan suami di atas segalanya.
Pahami dan mengerti cara
membahagiakan suami. Berikan
semua yang terbaik yang Anda miliki
demi kelangsungan pernikahan. Jika suami Anda merupakan orang yang
tepat, dia juga akan melakukan hal
yang terbaik untuk hidup Anda.
Saturday, 25 February 2012
WAJIB D BACA...
Tahukah anda apa makna WALL? Yup. . Ia bermakna DINDING. Lalu
kenapa dengan dinding? Saya lanjutkan. . Siapakah yang membuat FB? Mark
Zuckerberg seorang berbangsa
YAHUDI. Apa kaitannya WALL &
YAHUDI? Kaitan keduanya sangat erat. DINDING RATAPAN. Didinding itu mereka menangisi dosa-
dosa
mereka,meluahkan harapan,ratapan
dan segalanya. Itulah tujuan mereka
membuat FB. Dan tanpa kita sadari, kita lebih banyak
mengadu masalah diFB daripada
mengadu kepada ALLAH SWT, lebih
mengutamakan update status daripada
shalat dan dzikir kepada ALLAH SWT. Hati-hatilah sahabat, bisa-bisa kita
nanti menjadi ''Tassyabuh'' atau
menyerupai kaum lain (Yahudi). Nabi
melarang dalam sabdanya:'' Barang
siapa menyerupai suatu kaum, maka ia
termasuk dalam golongannya." Oleh karena itu, jangan jadikan WALL
FB sebagai tempat luahan perasaan
seperti mereka. Tapi jadikanlah ia
sebagai tempat membagi ilmu dan
nasehat kebaikan kepada umat Nabi
Muhammad SAW. Walaupun hanya kepada 1 orang. Jadikan Wall FB sebagai media untuk
menyebarkan dakwah. Jika anda belum percaya silahkan buka
Google dan Search:'' Wailing Wall Of
Israel''. Mari kita renungkan. '' Sungguh kalian akan mengikuti
langkah2 orang2 sebelum kalian
sejengkal demi sejengkal dan sehasta
demi sehasta. Bahkan seandainya
mereka masuk lubang biawakpun
niscaya kalian ikut masuk pula kedalamnya. Para sahabat
bertanya:'Siapakan mereka itu Ya
Rasulullah?'. Beliau menjawab:'' Ahli
Kitab (Nasrani & Yahudi). ! Siapa lagi
kalau bukan mereka? "
[HR. Imam Bukhari] Jadi postkanlah kata2 hikmah/
nasehat/
ayat Al-Quran, Hadits,Ulama terdahulu
tentang agama Islam. Gunakan peluang Yahudi/Nasrani yang
akam merusak umat Islam dengan
membangunkan agama Islam melalui
platform mereka. Ini ilmu baru. Yuk kita amalkan dan
dishare keteman yang lain. Mari kita jalani kehidupan ini dengam
ilmu dan iman.
Thursday, 23 February 2012
PT.INALUM..Tak Terganggu Ambil-alih, Tetap Maksimalkan Produksi
Menjelang berakhirnya kontrak PT
Indonesia Asahan Alumunium
(Inalum) di Tanjung Gading, Batubara
pada Oktober 2013, disebut-sebut
perusahaan tersebut akan diambil
alih Pemerintah Indonesia. Di tengah isu itu, perusahaan tetap
berproduksi. Syaifullah/Triadi , BATUBARA Ditemani Staf Humas, Julian Faisal,
Sumut Pos menuju pabrik yang
jaraknya sekitar 17 Km dari Komplek
Perumahan Karyawan PT Inalum di
Tanjung Gading. Tepat, Selasa (10/1)
Pukul 09.00 WIB berangkat. Di pabrik, Sumut Pos disambut Senior
Manager Humas Ir H Subagiyo Ibnoe
dan Manager Humas Moranta
Simanjuntak. Dari keduanya mengalir sejumlah
kisah. Bahwa 12 perusahaan yang
mendirikan PT Inalum bersama pihak
Indonesia sepakat membentuk usaha
bersama di Jakarta. Nama usaha itu
adalah Nippon Asahan Aluminium Co. Ltd (NAA) yang berkedudukan di
Tokyo, yang sah berdiri pada 25
November 1975.
Setahun kemudian, tepatnya 6
Januari 1976 NAA bersama
Indonesia sepakat mendirikan PT Inalum. Pada pendiriannya mayoritas
saham PT Inalum sebesar 90 persen
dipegang Jepanng. Tapi, pada
akhirnya saham berevolusi pada
1998, pembagian saham menjadi
58,88 persen (Jepang) dan 41,12 persen (Indonesia). Tak lama di ruangan bidang Humas
PT Inalum, Sumut Pos diajak keliling
oleh Julian Faisal. Helm dan kemeja
lengan panjang wajib dikenakan.
Saftey Firts. Darinya didapat ‘wisata
pabrik aluminium’ yang dilakoni dengan antusias. Awalnya Sumut Pos
menjelejah bagian luar pabrik. Yang
mayoritas terlihat disana adalah
instalasi listrik. Ada juga tabung-
tabung berukuran besar. Pabrik yang dibangun menghadap
Selat Malaka. Sumut Pos berkeliling
menumpangi mobil, karena luas area
mencapai 200 hektar. Itupun tak
semua dijelajahi. Bahkan ada titik-titik
yang kurang bersahabat dengan barang elektronik, bahkan Sumut Pos
enggan turun di titik tersebut. Dalam paparannya, pabrik yang
berdiri sejak 36 tahyun lalu mampu
menghasilkan rata-rata 225.000 ton
aluminium per tahun. Jadi, tugas
utama pabrik adalah mereduksi
alumina (serbuk aluminium) menjadi aluminium dengan menggunakan
alumina, karbon, dan listrik. Pabrik ini memiliki tiga pabrik utama
yakni pabrik karbon, pabrik reduksi
dan pabrik penuangan. Yang ingin Sumut Pos lihat tentu saja
proses pembuatan hingga tercipta
ingot aluminium. Ditemani Rahmad
salah satu pengawas peleburan,
Sumut Pos berkesempatan melihat-
lihat ingot aluminium yang siap diekspor. Adapun berap ingot per
batang mencapai 22,7 kg. Ngomong-ngomong, perusahaan ini
bakal ‘free’ pada 2013. Kontrak
jangka panjang pihak Jepang dan
Indonesia tadi bakal berakhir tahun
depan. Proses ambil-alih tadilah yang
kini jadi isu nasional. Semua pihak, apalagi karyawan pasti tahu soal ini
meskipun pada kenyataannya
mereka tak begitu terganggu. Geber
hasil produksi maksimal; hanya itulah
yang ada di benak karyawan. (habis)
16 Kebaikan sujud dalam solat
Pakar sains mengatakan sujud ketika
solat adalah waktu manusia paling
menggalakan sistem pernafasan dan
mengembalikan kedudukan organ ke
tempat asalnya. Percaya atau tidak,
berikut adalah hikmah yang diperoleh daripada perbuatan bersujud ketika
sembahyang. 1. Membetulkan kedudukan buah
pinggang yang terkeluar sedikit
daripada tempat asalnya. 2. Membetulkan pundi peranakan yang
jatuh. 3. Melegakan sakit hernia. 4. Mengurangkan sakit senggugut
ketika haid. 5. Melegakan paru-paru daripada
ketegangan. 6. Mengurangkan kesakitan bagi pesakit
apendiks atau limpa. Kedudukan
sujud adalah paling baik untuk
berehat dan mengimbangkan
lingkungan bahagian belakang
tubuh. 7. Meringankan bahagian pelvis. 8. Memberi dorongan supaya mudah
tidur. 9. Menggerakkan otot bahu, dada,leher,
perut serta punggung ketika akan
sujud dan bangun daripada sujud.
Pergerakan otot ini akan menjadikan
ototnya lebih kuat dan elastik,secara
semula jadi dan ia juga akan memastikan kelancaran perjalanan
darah. 10. Bagi wanita, pergerakan otot itu
menjadikan buah dadanya lebih
baik,mudah berfungsi untuk
menyusukan bayi dan terhindar
daripada sakit buah dada. 11. Sujud juga mampu mengurangkan
kegemukan. 12. Pergerakan bahagian otot sewaktu
sujud juga boleh memudahkan wanita
bersalin.organ peranakan mudah
kembali ke tempat asal serta terhindar
daripada sakit gelombang perut.
(Convulsions). 13. Organ terpenting iaitu otak kita juga
akan menerima banyak bekalan
darah dan oksigen. 14. Mengelakkan pendarahan otak jika
tiba-tiba menerima pengepaman
darah ke otak secara kuat dan
mengejut serta terhindar penyakit
salur darah dan sebagainya. Dari segi
psikologi pula, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di hadapan
Yang Maha pencipta sekali gus
mengikis sifat sombong,riak takbur
dan sebagainya. 15. Manakala dari sudut perubatan pula,
kesan sujud yang lama akan
menambahkan kekuatan aliran darah
ke otak yang boleh mengelakkan
pening kepala dan migrain,
menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekali gus menguatkan
mentaliti seseorang. Untuk itu marilah kita sama-sama
mengamalkan sujud dalam solat yang
banyak dan lama-lama bagi satu-satu
sujud. Dan sujud lama dalam solat
terutamanya dalam solat sunat yang
bersendirian adalah digalakkan di dalam Islam. Wallahu a’lam.
Kekuatan Maaf Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
lelaki Arab bernama Tsumamah bin
Itsal dari Kabilah AlYamamah pergi ke
Madinah dengan tujuan hendak
membunuh Nabi Shalallahu 'alaihi wa
sallam. Segala persiapan telah matang,
persenjataan sudah disandangnya, dan ia pun sudah masuk ke kota suci
tempat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi
Wasallam tinggal itu. Dengan semangat meluap-luap ia
mencari majlis Rasulullah, langsung
didatanginya untuk melaksanakan
maksud tujuannya.Tatkala Tsumamah
datang, Umar bin Khattab Radhiyallahu
'Anhu. yang melihat gelagat buruk pada penampilannya menghadang. Umar bertanya, “Apa tujuan
kedatanganmu ke Madinah? Bukankah
engkau seorang musyrik?” Dengan terang-terangan Tsumamah
menjawab, “Aku datang ke negeri ini
hanya untuk membunuh Muhammad!”. Mendengar ucapannya, dengan sigap
Umar langsung memberangusnya.
Tsumamah tak sanggup melawan Umar
yang perkasa, ia tak mampu
mengadakan perlawanan. Umar
berhasil merampas senjatanya dan mengikat tangannya kemudian dibawa
ke masjid. Setelah mengikat Tsumamah
di salah satu tiang masjid Umar segera
melaporkan kejadian ini pada
Rasulullah. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
segera keluar menemui orang yang
bermaksud membunuhnya itu.
Setibanya di tempat pengikatannya,
beliau mengamati wajah Tsumamah
baik-baik, kemudian berkata pada para sahabatnya, “Apakah ada di antara kalian yang
sudah memberinya makan?”. Para shahabat Rasul yang ada disitu
tentu saja kaget dengan pertanyaan
Nabi. Umar yang sejak tadi menunggu
perintah Rasulullah untuk membunuh
orang ini seakan tidak percaya dengan
apa yang didengarnya dari Rasulullah. Maka Umar memberanikan diri
bertanya, “Makanan apa yang anda maksud
wahai Rasulullah? Orang ini datang ke
sini ingin membunuh bukan ingin
masuk Islam!” Namun Rasulullah tidak menghiraukan
sanggahan Umar. Beliau berkata, “Tolong ambilkan segelas susu dari
rumahku, dan buka tali pengikat orang
itu”. Walaupun merasa heran, Umar
mematuhi perintah Rasulullah. Setelah
memberi minum Tsumamah, Rasulullah
dengan sopan berkata kepadanya, “Ucapkanlah Laa ilaha illa-Llah (Tiada
ilah selain Allah).” Si musyrik itu
menjawab dengan ketus, “Aku tidak
akan mengucapkannya!”. Rasulullah membujuk lagi, “Katakanlah,
Aku bersaksi tiada ilah selain Allah dan
Muhammad itu Rasul Allah.” Namun
Tsumamah tetap berkata dengan nada
keras, “Aku tidak akan
mengucapkannya!” Para sahabat Rasul yang turut
menyaksikan tentu saja menjadi geram
terhadap orang yang tak tahu untung
itu. Tetapi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi
Wasallam malah membebaskan dan
menyuruhnya pergi. Tsumamah yang musyrik itu bangkit seolah-olah
hendak pulang ke negerinya. Tetapi belum berapa jauh dari masjid,
dia kembali kepada Rasulullah dengan
wajah ramah berseri. Ia berkata, “Ya
Rasulullah, aku bersaksi tiada ilah
selain Allah dan Muahammad Rasul
Allah.” Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
tersenyum dan bertanya, “Mengapa engkau tidak
mengucapkannya ketika aku
memerintahkan kepadamu?” Tsumamah menjawab, “Aku tidak
mengucapkannya ketika masih belum
kau bebaskan karena khawatir ada
yang menganggap aku masuk Islam
karena takut kepadamu. Namun
setelah engkau bebaskan, aku masuk Islam semata-mata karena mengharap
keredhaan Allah Robbul Alamin.” Pada suatu kesempatan, Tsumamah bin
Itsal berkata, “Ketika aku memasuki
kota Madinah, tiada yang lebih kubenci
dari Muhammad. Tetapi setelah aku
meninggalkan kota itu, tiada seorang
pun di muka bumi yang lebih kucintai selain Muhammad Rasulullah.”
Wednesday, 22 February 2012
Mengapa Rasulullah SAW melarang kita minum sambil berdiri ?
Ternyata setelah diteliti secara medis,
dalam tubuh manusia terdapat
Penyaring Sfringer. Saringan tersebut
dapat terbuka ketika kita duduk dan
tertutup ketika berdiri. Air yang kita
minum belum 100% Steril untuk diolah tubuh untuk kita.Jika minum sambil
berdiri maka air tidak tersaring karena
saringan tertutup. Air yang tidak
tersaring langsung masuk ke Kandung
Kemih. Hal ini menyebabkan Penyakit
kristal Ginjal. Subhanallah... Setiap perintah dan
larangan Rasul pasti bermanfaat bagi
umatnya. Berikut terapi air putih yang sangat
bermanfaat.
1. Minum 2 gelas air putih setelah
bangun tidur dapat membersihkan
organ organ internal.
2. Minum segelas air, 30 menit sebelum makan dapat membantu fungsi seleruh
pencernaan dan ginjal
3. Minum segelas air sebelum mandi
dapat menurunkan tekanan darah.
4. Minum segelas air sebelum tidur
dapat mencegah stroke dan serangan jantung.
17 TIPS MEMPERMUDAH SHALAT TAHAJUD
Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... “Hai
orang yang berselimut (Muhammad),
bangunlah (untuk sholat) di malam
hari, kecuali sedikit (daripadanya),
(yaitu) seperduanya atau kurangilah
dari seperdua itu sedikit. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu
dengan perlahan-lahan.” (QS. Al
Muzzamil:1-4) Firman Allah Subhanahu wa ta’alaa di
atas telah memerintahkan dengan jelas
kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam yang tengah tidur untuk
melakukan sholat malam atau sholat
tahajud. Dan perintah yang diberikan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam tersebut bukanlah perintah
yang dikhususkan hanya kepada
beliau saja, melainkan juga kepada
seluruh umat beliau. Namun pada
kenyataannya, betapa sedikit sekali umat muslim yang dapat berdiri dan
mengistiqomahkan sholat tahajud ini. Dari Jabir ra, ia barkata, “Aku
mendengar Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam. bersabda,
“Sesungguhnya pada malam hari itu
benar-benar ada saat yang seorang
muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu
kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah
akan memberikannya
(mengabulkannya); dan itu setiap
malam.” (HR. Muslim dan Ahmad) Sholat tahajud merupakan salah satu
bentuk komunikasi dengan Allah
Subhanahu wa ta’alaa yang paling
efektif. Karena sholat tahajud
dilakukan manakala kebanyakan
makhluk Allah Subhanahu wa ta’alaa sedang tertidur lelap. Masa yang penuh
dengan kesunyian dan ketenangan
akan membantu kita untuk lebih
khusyuk bermunajat kepada Allah. Seorang muslim yang senantiasa
mendawamkan sholat tahajud, insya
Allah akan selalu dicintai oleh Allah swt.
Barang siapa mendawamkan sholat
tahajud maka Allah Subhanahu wa
ta’alaa akan menjaminnya dengan kehidupan di syurga kelak. Dari Abdullah bin Salam, Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Wahai manusia, sebarkanlah salam,
berikanlah makanan, dan sholat
malamlah pada waktu orang-orang
tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Imam Tirmidzi) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
telah bersabda yang artinya,“Lazimkan
dirimu untuk shalat malam karena hal
itu tradisi orang-orang shalih
sebelummu, mendekatkan diri kepada
Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari
dosa.” (HR. Ahmad) Allah Subhanahu wa ta’alaa akan
senantiasa memberikan kemuliaan
kepada umatnya yang khusyuk dan
kontinyu dalam mengamalkan sholat
sunnah tahajud. Dari Sahal bin Sa’ad ra.,
ia berkata, “Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah saw lalu berkata,
‘Wahai Muhamad, hiduplah sebebas-
bebasnya, akhirnya pun kamu akan
mati. Berbuatlah semaumu, pasti akan
dapat balasan. Cintailah orang yang
engkau mau, pasti kamu akan berpisah. Kemuliaan orang mukmin
dapat diraih dengan melakukan shalat
malam, dan harga dirinya dapat
ditemukan dengan tidak minta tolong
orang lain.’” Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda, “Seluruh manusia
dikumpulkan di tanah lapang pada hari
kiamat. Tiba-tiba ada panggilan
dikumandangkan dimana orang yang
meninggalkan tempat tidurnya, maka berdirilah mereka jumlahnya sangat
sedikit, lalu masuk surga tanpa hisab.
Baru kemudiaan seluruh manusia
diperintah untuk diperiksa.” Setelah melihat hebatnya kedudukan
dan keutamaan mendawamkan sholat
tahajud di atas, maka sudah
sepatutnyalah bagi kita semua untuk
senantiasa berlomba-lomba
mendapatkan fadhilah dari sholat tahjud tersebut. Berikut kami sekelumit suguhkan tips
yang insya Allah akan membantu kita
agar lebih mudah untuk bangun di
sepertiga malam dan melaksanakan
sholat sunnah tahajud. 1. Biasakan tidur di awal waktu, jangan
bergadang untuk hal-hal yang tidak
penting, yang akhirnya hanya akan
membuat mata kita terlampau lelah dan
mengantuk untuk bangun di sepertiga
malam. 2. Bersungguh-sungguh
mengamalkan adab-adab sebelum
tidur. Biasakan berwudhu, sholat
sunnah, berdzikir dan berdoa sebelum
tidur. Jangan tidur dalam keadaan
berhadats (terutama hadats besar), karena hal ini akan menimbulkan
kemalasan di waktu bangun malam. 3. Janganlah paranoid dan
menganggap bahwa bangun di
sepertiga malam untuk melakukan
sholat tahajud itu sebagai pekerjaan
yang berat. Karena pemikiran semacam
itu akan berpengaruh pada niat dan kekuatan kita untuk merealisasikan
niat tersebut (dapat melemahkan niat
dan tekad untuk melakukan sholat
tahajud). 4. Senantiasa menjaga keikhlasan
ketika berniat untuk bangun malam
dan melakukan sholat tahjud. Dengan
niat yang ikhlas, insya Allah akan
meringankan pekerjaan yang semula
tampak berat. 5. Cobalah untuk mengenali dan
menyesuaikan waktu tidur masing-
masing. Bila kita telah tahu berapakah
standar waktu tidur kita masing-
masing, maka kita akan dapat
menentukan jam berapakah kita harus mulai tidur, sehingga kita akan bangun
tepat di sepertiga malam. Jika memang
ada tugas yang harus diselesaikan dan
dibawa pada hari esok, lebih baik
dikerjakan selepas melaksanakan
sholat tahajud, jangan dikerjakan pada waktu malam (sebelum tidur) yang
memakan waktu hingga larut malam
dan akhirnya akan membuat kita tidak
dapat bangun di sepertiga malam
(kesiangan). 6. Jika memang memungkinkan,
jangan lupa untuk melakukan tidur
siang. Dengan tidur siang, insya Allah
akan membuat kita lebih kuat untuk
bangun di sepertiga malam dan
melakukan sholat sunnah tahajud. 7. Jangan lupa untuk senantiasa
memasang alarm, dan letakkan alarm
tersebut di tempat yang jauh dari
jangkauan tangan namun tetap dapat
terdengar dengan jelas (keras) oleh
telinga. Dengan demikian, mau atau tidak mau kita akan bangkit dari
tempat tidur untuk mematikannya
manakala alarm tersebut berbunyi. 8. Anda juga dapat menggunakan
program tahajud missedcalldengan
teman-teman anda. Buatlah jadwal
berkelanjutan yang telah disepakati
bersama untuk mengatur siapa-siapa
yang mendapatkan jatah untuk membangunkan. 9. Programlah aktivitas siang hari anda
dengan seefisien dan seefektif
mungkin, sehingga anda tidak terlalu
kelelahan untuk bangun di sepertiga
malam untuk melakukan sholat
tahajud. Hindari kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting, yang akan
menguras stamina anda. 10. Tanamkanlah kesadaran bahwa
anda memiliki kebutuhan jasmani dan
ruhani yang harus anda penuhi
keduanya dengan seimbang, tidak
berat sebelah. 11. Motivasi diri anda untuk bangun
malam dengan cara mempelajari dan
mengingat betapa besar keutamaan-
keutamaan yang terdapat di dalam
sholat tahajud. 12. Tanamkan rasa rindu untuk
senantiasa bernunajat dan berkhalwat
dengan Allah Subhanahu wa ta’alaa. 13. Hindari maksiat. Karena, maksiat
adalah sumber lemahnya kadar iman
dan ibadah kita kepada Allah
Subhanahu wa ta’alaa. Dalam hal ini
Sufyan Ats-Tsauri telah menuturkan
pengalamannya, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan
disebabkan satu dosa yang aku
lakukan.”. 14. Janganlah makan malam terlampau
kenyang, karena perut yang kenyang
akan memberikan efek mengantuk
dan malas. 15. Jika anda telah berkeluarga, anda
dapat membuat kesepakatan dengan
anak dan isteri berupa program sholat
tahajud berjamaah, misalnya setiap tiga
kali dalam sepekan keluarga wajib
melakukan sholat tahajud secara berjamaah. 16. Jangan lupa untuk senantiasa
berdoa dan memohon kepada Allah
Subhanahu wa ta’alaa agar diberikan
kemudahan untuk bangun malam dan
melakukan sholat tahajud dengan
ikhlas dan khusyuk. 17. Untuk memantapkan kedisiplinan
diri, anda pun dapat melakukan
program “self-punishment” bagi diri
anda sendiri, manakala kesiangan atau
lupa tidak melaksanakan sholat
tahajud. Tentunya, “self-punishment” ini haruslah bersifat mendidik dan tidak
terlalu keras. Ketika lupa atau
kesiangan sehingga tidak melakukan
sholat tahajud, maka anda dapat
menghukum diri anda misalnya harus
membaca Al Quran sebanyak 2 juz di hari esoknya. 2 juz tersebut dapat anda
baca per lima lembar setiap setelah
melakukan sholat fardhu. Demikianlah artikel sederhana
mengenai keutamaan sholat tahajud
dan tips mempermudah bangun malam
untuk melakukan sholat tahajud ini. Perlu diketahui, bahwa tips dan
keutamaan sholat tahajud dalam artikel
ini bukanlah bukanlah sebuah harga
mati. Karena sesungguhnya, masih
sangat banyak lagi keutamaan-
keutamaan yang terkandung di dalam sholat sunnah tahajud ini. Dan tentunya
masih sangat banyak pula tips-tips
yang dapat digunakan untuk
memudahkan kita agar dapat bangun
malam dan melakukan sholat sunnah
tahajud. Rasulullah saw telah bersabda di dalam
haditsnya yang artinya,“Sesungguhnya
amal perbuatan itu harus dengan niat,
dan setiap orang itu tergantung pada
niatnya.” (Muttafaq Alaih) Untuk itulah mari kita kuatkan dan
luruskan niat kita untuk senantiasa
menegakkan dan mendawamkan
sholat tahajud dengan ikhlas agar kita
mendapatkan tempat yang mulia di sisi
Allah Subhanahu wa ta’alaa. Amin
Menuju Keridhoan Allah Dengan Menikah
Ketika usia seseorang semakin bertambah dewasa, maka pola pikir dan cara pandang pun akan semakin berkembang. Pada masa itu, manusia akan dapat dengan mudah memikirkan keberlangsungan hidupnya di masa yang akan datang. Dia pasti akan memikirkan bagaimana dia akan menikah, bagaimana mencari
pasangan hidup yang tepat, bagaimana hidup berumah tangga sampai bagaimana dia beregenerasi untuk melanjutkan keturunannya. Menikah memang salah satu fitrah manusia yang ternyata mempunyai nilai yang mulia di mata Islam. Bagaimana tidak, menikah menjadi separuh kesempurnaan dari agama kita. Menikah tidak hanya sekedar menyatukan dua insan yang berlainan
jenis dalam satu ikatan suci tapi lebih dari itu, makna menikah mempunyai begitu banyak nilai lebih dari berbagai bentuk kemuliaan yang bisa kita raih di dalamnya. Selain merupakan sebuah fitrah, menikah pun adalah salah satu perintah Allah dimana menikah merupakan sebagai bentuk penjagaan manusia dari berbagai bentuk bahaya perzinaan dan maksiyat-maksiyat lain yang dimana semua bentuk kerusakan-kerusakan di muka bumi ini banyak darinya bersumber dari tidak terjaganya kemaluan dan harga diri manusia dalam melakukan suatu hubungan yang diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pada akhirnya sebagai seorang muslim, kita diwajibkan untuk menikah dalam rangka menjalankan perintah Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. Mencari keridhoan Allah dalam menikah adalah sebuah tujuan penting yang harus diprioritaskan bagi setiap pasangan muslim yang hendak dan telah menikah. Karena pada dasarnya, semua perbuatan dan ibadah yang kita lakukan adalah untuk semata-mata mencari keridhoan Allah. Disertai niat ikhlas dan dalam prakteknya kita mencontoh Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, maka insya allah perjalanan hidup kita akan dimudahkan oleh Allah dan senantiasa dinaungi keberkahan oleh-Nya. Semoga Allah Ta’ala memudahkan kita
untuk menikah dan menjalani pernikahan dengan disertai keimanan dan ketawaan sehingga tujuan pernikahan kita tercapai dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah. Amiin.
Di alog .hati di dalam kubur...
Bismillahirr Rahmanirr Rahim … Abdullah bin Iyas menceritakan dari
ayahnya, bahwa suatu hari Umar bin
Abdul Aziz mengantarkan jenazah
keluarganya ke kubur. Ketika para
pengiring lainnya telah pulang, Umar
dan salah seorang shahabatnya masih tetap berada di sisi kuburan.
Shahabatnya bertanya, “Wahai Amirul Mukminin, jenazah yang
kau antarkan itu telah
meninggalkanmu, tidakkah engkau
juga ingin meninggalkannya?” Umar menjawab, “Ya, aku juga ingin
meninggalkannya, hanya saja kuburan
yang ada di belakangku seakan-akan
memanggilku dan berkata, “Wahai Umar, tidakkah engkau ingin
bertanya kepadaku tentang apa yang
telah kuperbuat terhadap orang yang
engkau cintai ini?” “Ya.” “Aku telah mengoyak-ngoyak kain
kafannya, mencabik-cabik badannya,
menghisap darahnya dan mengunyah
dagingnya.” “Tidakkah engkau ingin bertanya
tentang apa yang telah ku perbuat
terhadap anggota tubuhnya?” “YA.” “Aku telah mencabut (satu persatu)
kedua telapak tangan dari tulang
hastanya, kedua tulang hastanya dari
tulang lengan atasnya dan kedua
lengan atasnya dari tulang pundaknya.
Aku juga telah mencabut kedua tulang pangkal paha dari kedua pahanya,
kedua pahanya dari ruasnya, kedua
ruasnya dari tulang betisnya dan
kedua betisnya dari kedua telapak
kakinya. Sejenak kemudian, Umar menangis dan
berkata, “Bukankah dunia itu fana. Orang yang
mulia akan menjadi hina, yang kaya
akan menjadi miskin papa, yang muda
akan berangsur tua dan yg hidup juga
akan mati juga?”
...KARNA ANAK ADALAH AMANAH...
Kehadiran anak dalam keluarga merupakan sebuah pelengkap kebahagiaan dalam bahtera rumah tangga kita. Namun begitu banyak kita dengar dan saksikan, anak yang disia-siakan oleh orang tuanya sendiri. Mulai dari masih dalam kandungan ibunya, hingga anak itu sudah lahir ke dunia. Sudah tak terhitung ibu yang melakukan aborsi karena hamil di luar nikah, atau bayi yang dibuang begitu saja di tempat sampah dan dilempar ke sungai. Sementara di satu sisi yang lain, banyak sekali pasangan suami istri yang sangat mendambakan anak, tetapi masih juga belum Allah berikan kesempatan untuk memegang amanah mulia tersebut. Sungguh sebuah ironi.. Bagi anda para suami yang sedang berbahagia karena kehamilan sang istri tercinta, anda yang sedang sedikit stress karena menghadapi istri yang rewel karena ngidam, atau anda yang sedang menanti saat-saat hari kelahiran tiba, berbahagialah dalam menyambut saat-saat itu. Karena ternyata anda dipercaya untuk menjaga amanah tersebut. Berbahagialah karena tidak setiap pasangan bisa seperti anda. Baik anda sebagai seorang suami ataukah itu seorang istri. Kebahagiaan dalam menyambut si kecil keturunan dan generasi kita yang akan melanjutkan perjuangan kita, penerus riwayat keturunan kita. Anak adalah titipan dari Allah yang harus kita jaga sebaik mungkin, karena anak adalah investasi masa depan kita. Bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Bukankah anak yang soleh akan menjadi penyebab orang tua masuk surga? Oleh karena itu mulailah menjaga si kecil dari sejak dalam kandungan hingga ia lahir, beranjak besar hingga ia dewasa nanti. Tugas orang tua tidak hanya memberi anak semua kebutuhan dunianya semata, tapi wajib bagi orang tua untuk memberikan anak semua kebutuhan ukhrawinya. Mengajarinya Islam yang benar, mengenal Allah dan Rasul-Nya dan melaksanakan semua perintah dan larangan-Nya. Anak ibarat kertas polos yang siap dicorat- coret oleh orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua ibaratnya sebuah pena yang akan menuliskan apa saja yang orang tuanya mau. Perhatikanlah wahai para orang tua, jangan sia-siakan anak kita. Jangan sia-siakan amanah Allah tersebut. Karena anak bisa menjadi bumerang maut bagi kita apabila kita tidak bisa menjaganya, apalagi di jaman sekarang yang semuanya begitu mudah bagi anak untuk mengakses berbagai macam informasi, jangan sampai anak menangkap semua informasi yang salah dari lingkungannya, karena itu akan terekam dalam otaknya dan akan menjadi ideologi yang akan menjadi jati dirinya dalam menjalani hidup. Untuk itu, mari mulai sekarang menjadi orang tua yang baik untuk anak kita. Menjadi contoh dan teladan yang baik bagi buah hati kita. Dan mengantarkan mereka ke dalam kebaikan dan kemuliaan sebagaimana anak-anak di jaman Rasulullah yang selalu dididik dengan didikan Islam yang sesuai dengan Al- Quran dan Sunnah. Mulailah dari sekarang atau tidak sama sekali..
Tuesday, 21 February 2012
Hadist Nabi SAW untukpara Remaja Muslim
Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits "Tujuh golongan yang akan Allah naungi pada hari dimana tidak ada naungan selain dari naungan-Nya yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh di atas ketaatan kepada Allah, laki-laki yang hatinya senantiasa terikat dengan mesjid, dua orang yang mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena-Nya, seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang cantik dan memiliki kedudukan, namun ia berkata : sesungguhnya aku takut kepada Allah, seseorang yang bersedekah dan menyembunyikan sedekahnya tersebut hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya dan seseorang yang mengingat Allah di waktu sendiri hingga meneteslah air matanya" (HR Bukhari Muslim). Apabila kita perhatikan hadits tersebut, kita dapatkan bahwa di antara sifat orang-orang yang akan Allah naungi kelak di hari kiamat adalah orang-orang yang melakukan kebaikan tanpa diketahui oleh orang lain. Dalam hadits lain, Rasulullah bersabda "Sesungguhnya sebaik-baik sholat yang dilakukan oleh seseorang adalah sholat yang dilakukan di rumahnya kecuali sholat wajib" (HR Bukhari Muslim)
Monday, 20 February 2012
Awas! Tahun 2012, Ada 31 Peristiwa Dahsyat Hantam Bumi
Apakah
Anda
masih
dihantui
oleh
ramalan tentang
2012?
Ramalan
suku
Maya
bahwa 21 Desember 2012 merupakan akhir dari waktu dunia alias hari kiamat, memang menakutkan banyak orang. Sutradara bertangan dingin Hollywood, Roland Emmerich, bahkan dengan berani menggambarkan apa yang kemungkinan terjadi pada tahun
itu dalam film dengan judul yang sama, yani ‘2012’. Hasilnya luar biasa; film itu booming dan masuk jajaran film box office. Tapi tahukah Anda kalau ada peneliti yang meyakini bahwa Al Qur’an pun ternyata ‘menjelaskan’ tentang apa yang kemungkinan terjadi pada tahun itu? Adalah Ali Adam, ilmuwan jebolan University of Technology, Irak, dan Bournemouth University, Ingggris, yang mengungkapkannya dalam buku berjudul ‘Al Qur’an 2012’. Dengan menggunakan metode numerik, Adam meyakini kalau kitab suci umat Islam itu bahkan menjelaskan apa saja yang akan terjadi pada 2012, kapan waktunya, dan berapa kali hal itu akan terjadi. Untuk diketahui, selama ini para peneliti telah mengetahui kalau Al Qur’an yang ditulis dalam bahasa Arab memiliki bentuk dan struktur huruf- huruf yang sangat teratur, sehingga kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw ini bukan hanya memiliki keselarasan dan keteraturan dalam makna-makna dan indikasi-indikasi yang terkandung di dalam setiap ayatnya, tapi juga memiliki keselarasan dan keteraturan dalam jumlah kata dan pengulangan huruf-hurufnya. Keluarbiasaan Kitabullah ini membuat para ahli numerologi tergoda untuk mengetahui ada apa sebenarnya di balik keselarasan dan keteraturan tersebut. Setelah melakukan penelitian, seorang dari mereka, yakni ‘Abd ad-Da’im al-Kahil, dalam buku berjudul “Misteri Angka 7 dalam Mukjizat Matematika Al Qur’an” mengungkap, ayat-ayat, surah-surah, kata-kata, dan huruf-huruf dalam Al Qur’an diatur Allah SWT dengan sistem yang berbasis pada angka 7. Ini menjelaskan, dan bahkan selaras dengan kenyataan bahwa dalam sepekan ada 7 hari; bumi dan langit terdiri dari 7 lapis; umat Islam yang menunaikan ibadah haji melakukan 7 kali putaran sa’i, 7 putaran thawaf, dan 7 kali melempar jumrah; ada 7 golongan yang dinaungi Allah pada Hari Kiamat; ada 7 larangan Allah bagi manusia; ada 7 sifat perusak; dan sebagainya. Selama melakukan riset, Adam membagi Al Qur’an yang terdiri dari 114 surah dan 6.236 ayat, dalam dua bagian, yakni surah pembukaan dan surah pesan. Surah Pembukaan adalah surah al-Fatihah yang oleh Allah SWT pun disebut sebagai Ummul Qur’an (induk Al Qur’an), sedang Surah Pesan adalah surah-surah lainnya, seperti surah al-Baqarah, an- Nisa, dan lain-lain. Surah al-Fatihah, menurut Adam, merupakan petunjuk untuk mengungkap pesan-pesan Allah SWT yang terkandung dalam 113 surah lainnya (Surah Pesan). Petunjuk ini terkandung pada ayatnya yang berjumlah 7, kata-katanya yang berjumlah 29, dan huruf-hurufnya yang berjumlah 139 (silahkan buka surah Al Fatihah dan cermati baik- baik). Jumlah ayat, kata dan huruf surah al-Fatihah ini merupakan bilangan prima. “Jadi kata kunci atau kode untuk menyingkap pesan-pesan dalam Al Qur’an adalah bilangan prima,” tegas Adam. Ia lalu mengkaji surah-surah pesan, dan perhatiannya tertumbukan pada surah ar-Rahman yang merupakan surah ke-55. Dalam surah ini terdapat ayat yang diulang hingga 31 kali yang artinya adalah “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” Ayat-ayat yang diulang tersebut berada pada ayat ke-13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 69, 71, 73, 75, dan 77 (silahkan baca surah ar-Rahman). Jika semua angka-angka itu dijumlahkan, maka totalnya adalah 1433 yang jika dikaji dengan metode primalogi (bagian dari metode numerik), maka angka 1433 dapat dijumlahkan menjadi 1+4+3+3 = 11 (bilangan prima). Adam mengaku, dirinya sempat kebingungan untuk memaknai angka 1433 tersebut sebelum akhirnya menyadari kalau saat ini kita hidup pada 1432 H (2011 M) dan tahun depan kita akan hidup pada 1433 H (2012 M). Keyakinan Adam makin kuat kalau 1433 merujuk pada tahun hijriyah, karena ketika ia mencocokkan antara jumlah kata pada surah ar-Rahman dengan jumlah
hari pada 2012, keduanya sama, yakni jumlah kata dalam surah ar- Rahman sebanyak 355 kata, dan jumlah hari pada 2012 sebanyak 355 hari, bukan 356 hari (silahkan cek di kalender 2012). Tak hanya itu penemuan Adam. Karena ayat “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” diulang hingga 31 kali, ia percaya pada 2012 akan ada 31 kejadian/peristiwa dahyat yang akan mengguncang kehidupan manusia di bumi, namun bukan kiamat. Bahkan karena dalam bahasa Al Qur’an ayat yang diulang tersebut terdiri dari empat kata, maka ia juga percaya bahwa setiap kejadian/peristiwa itu akan berlangsung selama empat hari. Subhanallah! Yang akan terjadi di 2012 Untuk mengetahui 31 peristiwa yang akan terjadi pada 2012, Adam mencari huruf, kata atau ayat ke-1433 dalam surah-surah pesan, dan inilah yang ditemukannya ; Dalam Al Qur’an surah ke-2 ayat 24 Allah berfirman; “Maka jika kamu tidak
dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.” Berdasarkan ayat ini, Adam menduga yang antara lain akan terjadi
pada 2012 adalah HUJAN METEOR. Dalam Al Qur’an surah ke-2 ayat 86 Allah berfirman; “Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.” Berdasarkan ayat ini, Adam menduga pada 2012 akan terjadi peristiwa yang
terus menerus dan tanpa henti, tapi tidak dapat diprediksi jenis peristiwanya. Dalam Al Qur’an surah ke-10 ayat 69 Allah berfirman; “Katakanlah; “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-ngadakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung””. Berdasarkan ayat ini, Adam menduga pada 2012 salah satu peritiwa yang terjadi lebih banyak menimpa para pembohong, namun apa jenis peristiwanya, tak dapat diduga. Lokasi peristiwa Untuk menentukan dimana kira-kira 31 peritiwa pada 2012 akan terjadi, Adam mengacu pada garis bujur dan garis lintang bumi, serta pada ayat- ayat yang diulang dalam surah ar- Rahman. Berdasarkan kedua hal tersebut, Adam menduga kalau bencana kemungkinan akan terjadi pada wilayah-wilayah yang berada pada kisaran 0-90 derajat lintang utara (LU) atau lintang Selatan (LS). Misalnya, di wilayah yang berada di antara 0-13 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); wilayah yang berada di sekitar 16 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); wilayah yang berada di sekitar 18 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); dan sebagainya. Waktu kejadian Berdasarkan metode primalogi, Adam memperkirakan bencana pertama akan terjadi pada hari ke-44 tahun 1433 H atau bertepatan dengan tanggal 7 Januari 2012, sedang bencana terakhir atau ke-31 akan terjadi pada hari ke-346 tahun 1433 H atau 4 November 2012. Angka 44 berasal dari jumlah kata dalam setiap ayat yang diulang dalam surah ar-Rahman yang sebanyak empat kata, dan total jumlah kata dalam surah ar-Rahman yang sebanyak 683 kata. Dalam deret bilangan prima, angka 683 merupakan bilangan prima ke-124, dan angka 124 merupakan hasil kali dari 4 x 31. Jadi angka 44 berasal dari jumlah kata dari ayat yang diulang dalam surah ar-Rahman yang sebanyak 4 kata, dan angka 4 pada perkalian 4 x 31 yang menghasilkan 124. Namun, tentu saja, benar tidaknya hasil temuan Adam ini, hanya Allah SWT yang tahu, karena Allah lah penentu segala yang ada di langit dan di bumi. Kita wajib berserah diri dan berlindung kepada-Nya, dan semoga kita termasuk orang-orang yang dilindungi oleh-Nya. Amin.
CINTA ADALAH FITRAH YANG SUCI
Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (Ar Rum ayat 21) Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan , disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit. Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik. Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya. Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram. PERNIKAHAN TEMPAT BERMUARANYA CINTA "Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang sangat menyenangkan) seperti pernikahan" (Sunan Ibnu Majah) Pernikahan dalam islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang mampu.Dan bagi insan manusia yang saling menyintai pernikahan seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka. Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan bahkan disertai hal-hal yang diharamkan agama sangat tidak disarankan oleh islam.Cinta dalam pandangan islam bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik , dan bukan pula pembenaran terhadap perilaku yang dilarang agama.Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus.Karena itu cinta memerlukan kematangan dan
kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan juga menjerumuskannya ke jurang maksiat. Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama.Karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menyintai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya. Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah SWT sebagai pemersatunya.Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini.Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.
Sunday, 19 February 2012
Persediaan Sebelum Tidur
Diriwayatkan daripada Abdullah bin
Zaid al-Ansari r.a bahawa dia pernah
melihat Nabi Muhammad SAW
berbaring terlentang di dalam masjid,
meletakkan sebelah kakinya pada
sebelah kakinya yang lain.” (al-Bukhari) Huraian: Sekiranya hendak tidur kita
disarankan mengikut sunah
Rasulullah SAW. Dalam suatu riwayat
menerangkan: “Daripada ‘Aisyah r.a
katanya: “Nabi SAW apabila berbaring
di tempat tidurnya pada setiap malam, baginda mengangkat kedua
tangannya (seperti berdoa), lalu
meniup dan membaca surah al-Ikhlas,
surah al-Falaq, surah an-Nas,
kemudian baginda menyapukan
tangannya itu ke seluruh badan yang dimulai dari kepalanya dan mukanya
dan bahagian depan daripada
badannya, Baginda melakukannya
sebanyak tiga kali.” (at-Tirmizi) Selain
itu sebelum tidur baginda
menunaikan sembahyang witir kerana Nabi SAW juga telah
mengingatkan umatnya bahawa
syaitan sering mengganggu manusia
ketika tidur. Oleh itu kita dianjurkan
supaya mengamalkan solat witir
setiap kali sebelum tidur. Ketika baginda terbangun daripada tidur di
tengah malam pula, baginda akan
membasuh muka dan kedua belah
tangan sebelum baginda tidur semula.
Berkenaan dengan cara tidur pula,
Rasulullah SAW selain daripada tidur miring ke sebelah kanan, baginda
juga pernah tidur terlentang dengan
cara meletakkan satu kaki di atas
yang lain sebagaimana maksud hadis
di atas.
Ulama’ Akhir Zaman
Diriwayatkan daripada Abdullah bin
Amr bin al-Ash r.a: “Aku pernah
mendengar Rasulullah SAW bersabda:
“Allah tidak akan mengambil kembali
ilmu (agama) dengan mengambilnya
dari (dalam hati) manusia, tetapi mengambilnya kembali dengan
kematian para ulama hingga tidak
bersisa, lalu orang ramai akan
mengambil orang-orang bodoh
sebagai pemimpinnya yang apabila
orang-orang itu bertanya kepada mereka, mereka akan memberikan
jawapan-jawapan yang tidak
didasarkan kepada ilmu. Maka mereka
akan berada dalam kesesatan dan
menyesatkan orang lain.” (al-Bukhari) Huraian: Islam adalah satu-satunya agama di
dunia yang sangat mendorong
umatnya untuk menuntut ilmu. Ulama
adalah orang yang sangat memahami
permasalahan agama dan mereka
merupakan orang yang mendalami ilmu. Di zaman ini, hampir tiada lagi
ulama’ yang mempunyai penguasaan
ilmu yang pelbagai melainkan hanya
yang pernah belajar beberapa bidang
ilmu tetapi hanya menguasai satu atau
dua cabang ilmu sahaja. Berbeza dengan zaman lampau, orang
yang disebut sebagai ulama’ adalah
mereka yang menguasai dengan
“ahli” banyak cabang-cabang ilmu.
Dengan perkataan lain golongan
ulama’ semakin lama semakin kurang. Justeru, dengan waktu yang semakin
singkat di akhir zaman ini ditambah
dengan kesibukan dan kelalaian kita
sendiri dalam mengurus waktu
marilah kita sama-sama mengkaji dan
mengambil ilmu daripada mereka kerana kehidupan tidak akan berjalan
dengan tertib tanpa bimbingan
daripada para ulama’. Namun kenyataannya juga bahawa
hari ini ramai orang yang tidak
menyedari situasi tersebut hingga
mereka mengatur kehidupan dunia
mengikut cara mereka sendiri tanpa
merasa perlu melibatkan golongan ulama untuk meminta pandangan
mahupun nasihat. Ulama dipinggirkan
bahkan dianggap sebagai kelompok
yang tidak mengetahui
perkembangan zaman dan hanya
berbicara dalam masalah ibadah dan akhirat semata. Akibatnya timbul
sikap menolak dan meremehkan
golongan ulama dan keterlibatan
mereka di dalam urusan keduniaan. Justeru tidak hairanlah akan ada
manusia yang menjadikan golongan
yang jahil dan bodoh sebagai
pemimpin mereka hingga akhirnya
membawa kemusnahan dan
mengundang kecelakaan.
Tatkala kejayaan datang
Semua orang pasti senang
Begitupun sebaliknya
Kenapa tak direnungkan
dibalik
itu.....................................? Saat bencana datang
Semua terpecah belah
Bagaikan gelas pecah
Yang bersimbah darah Setiap orang mendhulukan
ego dari pada nurani
Kesadaran hilang
Kemaluan terhadap pencipta
terkikis
Kesombongan sesama insan merajalela Wahai insan indonesia raya
Coba pikirkanlah musibah
yang menimpa kita
Ini adalah teguran bagi
penghuni indonesia dan
bumi Untuk mendekatkan diri
hanya padanya semata Bukan kepada pengusa
negara
Berbondong-bondong
mencari tahta
Sebab dia bukanlah siapa-
siapa kita Melainkan manusia yang
lemah Bangkitklah negara yang ku
cinta
Dimana aku dilahirkan dan
didik serta dibesarkan Wahai pemuda bangsa
bangkitkah..........bangkitklah
Ayo kita bangun kembali
negeri kita
Indonesia yang telah porak
poranda Sebab akhlaq yang tercela
Yang merajalela dimana-
mana Selamat berjuang para
pemuda Indonesia dimanapun berada..........
Thursday, 16 February 2012
Doa Memohon Kesembuhan
Setiap orang sakit pasti tidak
menginginkan larut dalam
deraan rasa sakit yang
menimpanya, ia pasti
menginginkan dirinya segera
sembuh. Maka, dalam rangkan menggapai kesembuhan, setiap
orang sakit dituntuk untuk
banyak berdoa memohon
kesembuhan kepada Allah SWT. Utsman bin Abul Ash, pernah
menderita suatu penyakit yang
sangat mengganggunya. Maka
diapun mendatangi Rasulullah
saw. Ketika Rasulullah saw
mengetahui sahabatnya itu sedang sakit, beliupun
mengajarinya doa memohon
kesembuhan. Beliau bersabda
kepadanya, “Letakkanlah tangan
kananmu di atas anggota badan
yang sakit lalu ucapkanlah: ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﺓَّﺰِﻌِﺑ ُﺫﻮُﻋَﺃ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﻢْﺴِﺑ
ُﺪِﺟَﺃ ﺎَﻣ ِّﺮَﺷ ْﻦِﻣ ِﻪِﺗَﺭْﺪُﻗَﻭ
ُﺭِﺫﺎَﺣُﺃَﻭ BISMILLAHI A'UUDZU BI
'IZZATILLAH WA QUDRATIHI MIN
SYARRI MAA AJIDU WA
UHAADZIRU (Dengan nama Allah,
aku berlindung dengan
keagungan Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan
yang aku rasakan dan aku
hindari), sebanyak tujuh kali
(7X)." Apa yang terjadi kemudian?
Alhamdulillah, dengan izin dan
kebesaran-Nya, orang tersebut
pun sembuh dari penyakitnya.
Utsman berkata, “Saya
mengucapkan do'a tersebut, sehingga (dengan itu) Allah
menyembuhkanku.” (HR. Ibnu
Majah). ***
Wednesday, 15 February 2012
Ancaman bagi yang meninggalkan Shalat..
Bismillahir-Rahmanir-Rahim... Ya
Tuhanku, jadikanlah aku dan anak
cucuku orang-orang yang tetap
mendirikan shalat, ya Tuhan kami,
perkenankanlah doaku.
(QS:Ibrahim:40)---------------------------------------------------------- Barang siapa melalaikan sholat, Allah
SWT akan menyiksanya dengan 15
siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga
siksaan ketika meninggal, tiga siksaan
di alam kubur, tiga siksaan saat
bertemu dengan Allah SWT. Ketika Malaikat Jibril turun dan
berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia
berkata, “Wahai Muhammad, Allah
tidak akan menerima puasa, zakat, haji,
sedekah, dan amal saleh seseorang
yang meninggalkan sholat. Ia dilaknat di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-
Quran. Demi Allah, yang telah
mengutusmu sebagai nabi pembawa
kebenaran, sesungguhnya orang yang
meninggalkan sholat, setiap hari
mendapat 1.000 laknat dan murka. Para malaikat melaknatnya dari langit
pertama hingga ketujuh. Orang yang meninggalkan sholat tidak
memperoleh minuman dari telaga
surga, tidak mendapat syafaatmu, dan
tidak termasuk dalam umatmu. Ia tidak
berhak dijenguk ketika sakit,
diantarkan jenazahnya, diberi salam, diajak makan dan minum. Ia juga tidak
berhak memperoleh rahmat
Allah.Tempatnya kelak di dasar neraka
bersama orang-orang munafik,
siksanya akan dilipatgandakan, dan di
hari kiamat ketika dipanggil untuk diadili akan datang dengan tangan
terikat di lehernya. Para malaikat
memukulinya, pintu neraka jahanam
akandibukakan baginya, dan ia
melesat bagai anak panah ke
dalamnya, terjun dengan kepala terlebih dulu, menukik ke tempat
Qorun dan Haman di dasar neraka. Ketika ia menyuapkan makanan ke
dalam mulutnya, makanan itu berkata,
‘Wahai musuh Allah, semoga Allah
melaknatmu, kamu memakan rezeki
Allah namun tidak menunaikan
kewajiban-kewajiban dari-Nya.’ Ketahuilah, sesungguhnya bencana
yang paling dahsyat, perbuatan yang
paling buruk, dan aib yang paling nista
adalah kurangnya perhatian terhadap
sholat lima waktu, sholat Jumat, dan
sholat berjama'ah. Padahal, semua itu ibadah-ibadah yang oleh Allah SWT
ditinggikan derajatnya, dan
dihapuskan dosa-dosa maksiat bagi
siapa saja yang menjalankannya. Orang yang meninggalkan sholat
karena urusan dunia akan celaka
nasibnya, berat siksanya, merugi
perdagangannya, besar musibahnya,
dan panjang penyesalannya. Ia dibenci
Allah, dan akan mati dalam keadaan tidak Islam, tinggal di neraka Jahim
atau kembali ke neraka Hawiyah.” Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Barang
siapa meninggalkan sholat hingga
terlewat waktunya, lalu mengadanya,
ia akan disiksa di neraka selama satu
huqub (80 tahun).... Sedangkan
ukuran satu hari di akhirat adalah 1.000 tahun di dunia.” Demikian tertulis
dalam kitab Majalisul Akbar. Sementara dalam kitab Qurratul Uyun,
Abu Laits Samarqandi menulis sebuah
hadis, “Barang siapa meninggalkan
sholat fardu dengan sengaja walaupun
satu sholat, namanya akan tertulis di
pintu neraka yang ia masuki.” Ibnu Abbas berkata, ”Suatu ketika
Rasulullah SAW bersabda, ‘Katakanlah,
ya Allah, janganlah salah seorang dari
kami menjadi orang-orang yang
sengsara.’ Kemudian Rasulullah SAW bertanya,
‘Tahukah kamu siapakah mereka itu?’
Para sahabat menjawab, ‘Mereka
adalah orang yang meninggalkan
sholat. Dalam Islam mereka tidak akan
mendapat bagian apa pun’. Disebutkan dalam hadis lain, barang
siapa meninggalkan sholat tanpa
alasan yang dibenarkan syariat, pada
hari kiamat Allah SWT tidak akan
memedulikannya, bahkan Allah SWT
akan menyiksanya dengan azab yang pedih. Diriwayatkan, pada suatu hari
Rasulullah SAW berkata, ”Katakanlah,
ya Allah, janganlah Engkau jadikan
seorang pun di antara kami celaka dan
diharamkan dari kebaikan.”“Tahukah
kalian siapakah orang yang celaka, dan diharamkan dari kebaikan?”“Siapa,
ya, Rasulullah?” “Orang yang
meninggalkan sholat,” jawab
Rasulullah. Dalam hadis yang
berhubungan dengan peristiwa Isra
Mi'raj, Rasulullah SAW mendapati suatu kaum yang membenturkan batu ke
kepala mereka. Setiap kali kepala
mereka pecah, Allah memulihkannya
seperti sedia kala. Demikianlah mereka
melakukannya berulang kali. Lalu,
beliau bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, siapakah mereka itu?”“Mereka
adalah orang-orang yang kepalanya
merasa berat untuk mengerjakan
sholat,” jawab Jibril. Diriwayatkan pula, di neraka Jahanam
ada suatu lembah bernama Wail.
Andaikan semua gunung di dunia
dijatuhkan ke dalamnya akan meleleh
karena panasnya yang dahsyat. Wail
adalah tempat orang-orang yang meremehkan dan melalaikan sholat,
kecuali jika mereka bertobat. Bagi mereka yang memelihara sholat
secara baik dan benar, Allah SWT akan
memuliakannya dengan lima hal,
dihindarkan dari kesempitan hidup,
diselamatkan dari siksa kubur,
dikaruniai kemampuan untuk menerima kitab catatan amal dengan
tangan kanan, dapat melewati
jembatan shirathal mustaqim secepat
kilat, dan dimasukkan ke dalam surga
tanpa hisab. Dan barang siapa meremehkan atau
melalaikan sholat, Allah SWT akan
menyiksanya dengan 15 siksaan. Enam
siksaan di dunia, tiga siksaan ketika
meninggal, tiga siksaan di alam kubur,
dan tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SAW. Adapun enam siksaan yang
ditimpakan di dunia adalah dicabut
keberkahan umurnya, dihapus tanda
kesalehan dari wajahnya (pancaran
kasih sayang terhadap sesama), tidak
diberi pahala oleh Allah semua amal yang dilakukannya, doanya tidak
diangkat ke langit, tidak memperoleh
bagian doa kaum salihin, dan tidak
beriman ketika roh dicabut dari
tubuhnya. Adapun tiga siksaan yang
ditimpakan saat meninggal dunia ialah mati secara hina, mati dalam keadaan
lapar, dan mati dalam keadaan haus.
Andai kata diberi minum sebanyak
lautan, ia tidak akan merasa puas. Sedangkan tiga siksaan yang didapat
dalam kubur ialah, kubur
mengimpitnya hingga tulang-
belulangnya berantakan, kuburnya
dibakar hingga sepanjang siang dan
malam tubuhnya berkelojotan menahan panas, tubuhnya diserahkan
kepada seekor ular bernama Asy-
Syujaul Aqra. Kedua mata ular itu
berupa api dan kukunya berupa besi,
kukunya sepanjang satu hari
perjalanan. ”Aku diperintahkan oleh Allah SWT
untuk menyiksamu, karena engkau
mengundurkan sholat Subuh hingga
terbit matahari, mengundurkan sholat
Zuhur hingga Asar, mengundurkan
sholat Asar hingga Magrib, mengundurkan sholat Magrib hingga
Isya, dan mengundurkan sholat Isya
hingga Subuh,” kata ular itu. Setiap kali
ular itu memukul, tubuh mayat tersebut
melesak 70 hasta, sekitar 3.000 meter,
ke dalam bumi. Ia disiksa dalam kubur hingga hari kiamat. Di hari kiamat, di
wajahnya akan tertulis kalimat berikut:
Wahai orang yang mengabaikan hak-
hak Allah, wahai orang yang
dikhususkan untuk menerima siksa
Allah, di dunia kau telah mengabaikan hak-hak Allah, maka hari ini berputus
asalah kamu dari rahmat-Nya. Adapun tiga siksaan yang dilakukan
ketika bertemu dengan Allah SWT
adalah, pertama, ketika langit terbelah,
malaikat menemuinya, membawa
rantai sepanjang 70 hasta untuk
mengikat lehernya. Kemudian memasukkan rantai itu ke dalam mulut
dan mengeluarkannya dari duburnya.
Kadang kala ia mengeluarkannya dari
bagian depan atau belakang tubuhnya.
Malaikat itu berkata, ”Inilah balasan
bagi orang yang mengabaikan kewajiban-kewajiban yang telah
ditetapkan Allah.” Ibnu Abas berkata,
”Andai kata satu mata rantai itu jatuh
ke dunia, niscaya cukup untuk
membakarnya.” Kedua, Allah tidak memandangnya. Ketiga, Allah tidak menyucikannya, dan
ia memperoleh siksa yang amat pedih.
Demikianlah ancaman bagi orang-
orang yang sengaja melalaikan sholat. Semoga Allah SWT senantiasa
melimpahkan rahmat-Nya kepada
orang yang bersegera menjalankan
segala perintah-Nya dan menjauhi apa
yang dilarang oleh-Nya. Amin.. Rasulullah SAW bersabda, “Sembahlah
Allah seakan engkau melihat-Nya.
Apabila engkau tidak dapat melihat-
Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.”(HR
Bukhari dan Muslim) wallahua'lam bishawab ....
Sunday, 12 February 2012
Pembinaan Remaja sebagai Generasi Penerus Bangsa
Dalam kehidupan senari-hari kita kerap mendengar istilah pembinaan atau pemgembangan. Misalnya dalam konteks pembinaan anak, pembinaan bahasa, pembinaan prajurut, atau pembinaan olah raga. Dari istilah ini tampak tersirat bahwa pembinaan adalah suatu usaha atau kegiatan yang mengarah kepada kebaikan hal yang dibina sehingga diharapkan menjadi lenih baik. Pembinaan dapat juga berarti poses melakukan kegiatan membina atau membangun sesuatu, seperti membina bangsa. Dalam pembinaan ini tampak atau identik dalam perubahan, bergantung obyek yang bina, tentu saja perubahan yang mengacu kepada peningkatan. Berkaitan dengan hal di atas dalam kamus besar Bahasa Indonesia (Depdikbud,1990: 589) dijelaskan pembinaan “sebagai proses, perbuatan, atau cara membina”. Arti dapat ditelusuri dari kata dasar bina yang mendapat prefiks pen-an sufiks- an sehingga menjadi proses, perbuatan, atau cara. Sementara menurut poerwadarminta, (1984: 141). pembinaan diartikan “pembangnan dan pembawaan”. Kedua pendapat ini pada hakikatnya tidak berbeda, hanya arti pembinaan itu sendiri yang bersifat luas, bergantung orientasi dan persepsi yang menafsirkannya. Dengan kata lain, pembinaan berarti proses, perbuatan, cara membina juga berarti atau berpadanan dengan pembangunan atau pembawaan. Bertolak dari kedua konsep di atas dapat dirumuskan bahwa suatu pembinaan mesti mencakup syarat yaitu ada yang melakukan, sasaran atau obyek, dan hal yang akan dibina. Selain itu, makna pembinaan juga mengacu kepada suatu yang telah ada, tetapi membutuhkan dukungan untuk menjadikannya lebih baik. Dalam hal ini ada suatu yang ingin dicapai dari yang telah ada. Dari segi arah pembinaan dapat dipandang dari
tiga aspek yaitu: hal yang dibina bersifat tetap, berubah yang lebih baik, dan berubah yang tidak baik. Namun, makna tersirat berdasarkan pemahaman umum, pembinaan lebih cenderung dimaknai menjadi lebih baik dari sebelumnya. Berdasarkan hal di atas dapat disimpulkan bahwa pembinaan adalah suatu proses, kegiatan, atau perbuatan, ataukah cara yang dilakukan dengan harapan menjadi lebih baik terhadap sesuatu. Dalam konteks pembinaan remaja bermakna usaha yang ditempuh oleh seseorang atau kelompok untuk menjadikan remaja lebih baik. Baik dalam arti cara berfikir, bertindak, bersikap terhadap diri sendiri, olang lain, ataupun masyarakat di sekelilingnya. Tujuan Pembinaan Remaja Remaja sebagai salah satu istilah untuk menuju kepada suatu fase dalam kehidupan manusia perlu mendapat perhatian yang serius. Hal ini disebabkan oleh remaja adalah masa transisi dan proses pencarian jati diri sebagai manusia. Masa ini apabila tidak diperhatikaan dan dibina dengan baik dapat menjadi manusia yang salah jalan, menghancurkan dirinya sendirinya, dan mengganggu ketertiban masyarajat. Banyak data- data yang menunjukan dampak negatif yang ditimbulkan oleh remaja dengan tidak adanya pembinaan dari orang-orang di sekitarnya. Secara spesifik tujuan pembinaan remaja menurut beberapa ahli di sajikan ada uraian berikut ini : 1) Menggali potensi diri remaja sebagai asit bangsa Masa remaja sebagai masa produktif saat ini disadari dengan baik oleh generasi tua, namun kurang disadari oleh remaja itu sendiri. Hal inilah yang menyebabkan banyak remaja atau generasi mudah menghabiskan sebagian besar waktunya melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat, bahkan cenderung merusak. Misalnya,
tawuran, hura-hura, atau membuat kriminal. Dari konsep ini perlu kiranya diadakan pembinaan agar remaja memanfaatkan masa produktifnya untuk berbuat yang bermanfaat karena ditangannyalah tersimpan masa depan dan aset yang sangat prosfektif. Hal ini dipertegas oleh Palengkahu. (1997: 3) yang menyatakan remaja atau generasi muda adalah aset bangsa yang harus dilestarikan. Cara melestarikannya tidak lain adalah membina mereka agar menemukan potensi diri yang sebenarnya. Maksudnya, agar remaja menginvestasikan fikiran, tenaga, keahlian, ilmu, dan kemampuan untuk
membangun bangsa dan negara menggantikan generasi tua yang mulai tidak produktif. 2) Membentuk remaja yang bermoral dan berakhlak mulia Dalam setiap program pembinaan atau
organisasi remaja, salah satu hal yang sangat ditekankan entah secara lansung atau tidak adalah membantu remaja bermoral dan berakhlak mulia. Ini merupakan tujuan yang memiliki arti penting apapun organisasi atau program kerja yang dilakukannya. Tentu timbul pertanyaan mengapa hal ini dikedepankan ? jawabnya adalah moral dan akhlak yang mulia selalu menjadi ukuran baik tidaknya seorang individu atau remaja di mata masyarakat (Zailani,1993: 189). Sikap ini selalu menjadi harapan orang tua, masyarakat, dan bangsa terhadap para remaja. Bahkan banyak argumen menyatakan bahwa tampa moral dan akhlak yang mulia manusia termasuk remaja tidak berarti apa-apa. Dimilikinya hal tersebut menjadi kekuatan besar yang menjadi pondasi dalam membangun dan menjawab tantangan zaman yang kompleks. Sopan santun, bertanggung jawab, disiplin, pekerja keras, dan rendah hati adalah saran-saran yang ingin dicapai dalam pembinaan remaja pada aspek moral dan akhlak mulia. (Jalaluddin, 1996: 96). 3) Menjadikan manusia cerdas dan terampil Tujuan lain dari pembinaan remaja adalah menjadikan remaja tersebut manusia yang cerdas dan terampil. Cerdas dan terampil disini tidak diartikan sacara sempit tetapi mencakup beragam jenis ilmu pengetahuan dan keterampilan. Seperti cerdas dalam arti berwawasan luas berbagai kehidupan, tampil memanage dirinya, memimpin, memahami orang lain, atau cerdas dan
terampil memandang dan menjalani realitas kehidupan. Banyak kita temukan model-model pembinaan remaja secara tidak lansung mengajarkan berbagai hal, termasuk di dalamnya keahlian berkomunikasi dengan orang. Hal ini merupakan dasar penting dalam kehidupan manusia yang jarang diperoleh dalam pendidikan formal. Melalui organisasi- organisasi pembinaan seorang remaja dapat menemukan berbagai pengalaman yang mengarah pada peningkatan kualitas pribadinya. pada
akhirnya diterapkan dalam kehidupan
keluarga, masyarakat, serta bangsa dan negara.(Zaenuddin, 2004:19). 4) Meminimalisir terjadinya kenakalan remaja Meskipun diakui bahwa adanya pembinaan remaja tidak menjamin. Akan tetapi, dapat dipastikan dengan beragamnya bentuk pembinaan remaja oleh individu, kelompok, dan organisasi, menamilisir terjadinya kenakalan remaja. Organisasi remaja seperti IRM, IPMI atau kelompok- kelompok kajian keislaman dan keilmuan sebagai wadah, menjadikan peluang kenakalan remaja berkurang karena ada patron untuk tidak berbuat tidak terpuji. Di dalam organisasi tersebut didasarkan akan dampak negatif yang bisa ditimbulkan dengan kenakalan remaja. Jadi secara tersirat tidak ada atau berkurang waktu senggang yang dapat memicu perilaku negatif yang kerap muncul di saat tidak ada aktivitas. Menurut Mahie. (1992:31) kenakalan remaja banyak disebabkan oleh banyaknya waktu luang remaja, apalagi kalau sudah terbentuk dalam suatu kelompok-kelompok yang tidak ada kegiatan yang bermanfaat. Program pembinaan Remaja Berbicara mengenai program pembinaan remaja, banyak hal yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kualitas pribadi remaja. Menurut Ohovianus ( dalam Mahie dkk, 1992:38) usaha atau program pembinaan remaja sebagai berikut : 1) Membina dan mengembangkan kegiatan para generasi muda yang relevan dengan tujuan membangun sehingga mampu mengapdikan diri kepada masyarakat. 2) Mengembangkan kebiasaan- kebiasaan pembinaan generasi muda untuk mampu menampung, melaksanakan, atau usaha pembinaan
sesuai kebutuhan hakiki, minat dan aspirasinya. 3) Meningkatkan mutu organisasi- organisasi melalui pelatihan kepemimpinan agar mampu menjadi wadah penyaluran aspirasi dan partisipasi media pembelajaran. Pada skala kebangsaan, Hanafi (dalam Toputiri, 2004: 68) merumuskan bahwa program pembinan remaja dan
generasi muda hendaknya diarahkan kepada: a). Peningkatan investasi dalam pelatihan keterampilan yang relevan, menekankan pelatihan yang cocok untuk lapangan kerja seperti sektor informal, dan kerja sama antara pekerja dan pembeli training. b). Mempromosikan kewirausahaan dengan syarat informasi yang lebih baik bagi kesempatan pasar, pelatihan
dan keterampilan bisnis, akses terhadap modal, dan jasa pelayanan bisnis lainnya. c). Program kepemudaan yang memberi peluang lebih besar kepada remaja guna memperkuat jati diri dan potensinya dengan berpertisifikasi aktif dalam pembangunan termasuk penanggulangan masalah pemuda dan masalah-masalah sosial lainnya. Dalam perspektif agama Islam program pembinaan remaja menurut Jalaluddin (1996: 16) hendaknya lebih ditekankan pada kegiatan atau organisasi dalam, misalnya, pelaksanaan pengajian atau majelis taqlim yang dilakukan secara rutin melalui wadah remaja mesjid, khutbah dan ceramah di masjid-masijid, kajian- kajian keagamaan, dan pengkaderan organisasi-organisasi sosial keagamaan. Program ini apabila dilakukan dengan kontinu dan partisifatif menjadi program yang jitu terutama dalam menengah munculnya
kenakalan remaja, gejolak kejiwaan, dan pengaruh lingkungan yang bersifat negatif. Dalam bidang sosial dan keluarga program pembinaan yang dipandang ideal adalah orang tua menata lingkungan fisik, lingkungan sosial, dan lingkungan pendidikan remaja, dialog orang tua dengan anak, penataan suasana psikologis, social budaya, dan perilaku orang tua, kontrol orang tua, dan nilai moral yang dijadikan dasar orang tua yang diupayakan kepada anak. (Shochib, 1998: 57-69). Program ini menurut Shochib harus menjadi satu kesatuan yang tidak bias dipisahkan. Artinya, harus dijalankan secara keseluruhan dengan penyesuaian-penyesuaian seadanya pada diri anak dan remaja. Di samping beberapa program di atas, Mahic, dkk. (1992: 40) juga menjilaskan: Bahwa program pembinaan remaja dalam bentuk aktivitas dalam upaya pencarian jati dirinya dapat dilakukan dengan cara: (1) kegiatan yang bersifat relevan seperti darmawisata, karya wisata, atau widyawisata, (2) kegiatan yang bersifat pengisi waktu luang seperti hiburan, mendaki gunung, dan hasta karya, (3) kegiatan
yang menambah ilmu seperti kelompok belajar, kursus, diskusi, dan
kerajinan. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpilkan bahwa program pembinaan remaja dapat dilakukan dengan berbagai cara bergantung klasifikasi titik tolaknya. Misalnya program pembinaan remaja secara umum, program pembinaan dalam perspeltif kebangsaan, agama, social, dan keluarga, program dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain. Semua ini adalah model pembinaan remaja yang menjadi alternatif bagi remaja model yang akan dipilih .sesuai bakat, minat, dan kemampuannya. Faktor-Faktor Pendukung Pembinaan Remaja Belum lagi sifat remaja yang unik dan kadang misterius sehingga membutuhkan penanganan khusus apalagi kebermasalahannya kompleks. Dengan demikian, wajarlah kalau dalam pembinaan remaja membutuhkan faktor pendukung dari berbagai komponen. 1) Faktor Orang Tua Dan Keluarga Dalam pembinaan remaja faktor pertama dan utama yang mendukung
keberhasilan pembinaan di samping kesadaran pribadi dari remaja yang bersangkutan juga harus didukung olah orang tua dan keluarga. (Palengkahu, 1997: 14). Alasannya sederhana, karena remaja paling banyak berinteraksi dengan orang tua dan keluarganya. Dengan demikian pembinaan pertama anak dan remaja secara sadar atau tidak dilakukan orang tua di lingkungan keluarga. Faktor cepat terealisasi dibandingkan sebaliknya (Schaefer 2000: 30). Di samping itu, menurut (Schaefer 2000: 43) dorongan movil, waktu,dan penyedian fasilitas dari orang tua dan keluarga adalah aspek padolog yang sangat membantu dalam membina remaja. 2) Faktor Lingkungan Yang Sekitar Lingkungan adalah ruang dan waktu tempat berlangsungnya segala kegiatan. Dalam konteks remaja lingkungan sekitar merupakan salah satu penentu suatu pembinaan remaja, suasana yang mendolog, fasilitas, dan sikap masyarakat sekitar yang menginginkan kebaikan dan mau berubah adalah aspek yang tidak
bias diabaikan dalam pembinaan remaja. Tanpa hal-hal tersebut, bagaimanapun bagusnya program atau organisasi remaja tidak akan mencapai hasil yang maksimal. Faktor lingkungan ini menurut Shochib (1998:57) terbagi tiga yaitu lingkungan fisik, sosial, dan pendidikan. Ketiga faktor inilah apabila dikelolah dengan baik atau tersedia mempermudah untuk dibina karena perangkat keras sudah jadi. 3) Faktor Pemerintah Untuk membina remaja di samping kedua factor di atas juga diperlukan dukungan dari pemerintah. Dukungan tersebut dapat dalam wujud sebagai wadah, mediator, atau sponsor. Misalnya, pembentkan lembaga, remaja anti narkoba, atau seminar-seminar tentang masalah remaja dari unsur pemerintah harus terlibat, seperti mempermudah unsur administrasi pembentukan lembaga atau menjadi pemateri seminar. Selain hal ini, partisipasi pemerintah sebagai wujud dukungan dapat berupa bantuan dana kegiatan-kegiatan pembinaan remaja. Aspek-aspek ini adalah sebagian faktor pendukung pembinaan remaja dari segi pemerintah. Tanpa dukungan dari pemerintah pembinaan remaja dalam berbagai bentuk tidak akan berhasil dengan baik, apalagi secara administratif hampir semua kegiatan berurusan dengan pemerintah, termasuk dalam pembinaan remaja. (Al-Ghifari, 2004: 12). Ketiga faktor di atas hendaknya dilihat sebagai suatu mata rantai yang saling berkaitan, ketidakadaan salah satu faktor berarti mata rantai yang putus sehingga tidak dapat berjalan pembinaan dengan baik. Ketiga faktor ini harus ada kerjasama yang baik untuk mencapai keberhasilan pembinaan remaja. Sehingga ada peluang saling menutupi kekurangan. Namun, karena posisinya sebagai subyek dan obyek pembinaan.
Thursday, 9 February 2012
"..Mencintai adalah Keputusan..."
“Sebab cinta adalah kata lain dari memberi … sebab
memberi adalah pekerjaan… sebab
pekerjaan cinta dalam siklus
memperhatikan, menumbuhkan,
merawat dan melindungi itu berat…
sebab pekerjaan itu harus ditunaikan dalam waktu lama… sebab pekerjaan
dalam waktu lama hanya mungkin
dilakukan oleh mereka yang memiliki
kepribadian yang kuat dan tangguh…
maka setiap orang hendaklah berhati-
hati saat mengatakan, “Aku mencintaimu.” Kepada siapa pun!” Sebuah rangkaian kata dari Anis Matta
ini sungguh sangat menyentak dan
seakan ada sesuatu yang sedang
berperang di dalam Hati ini. Memang benar bahwa ‘Mencintai itu
sebuah Keputusan’. Sebab itu adalah
keputusan besar. Ada taruhan
kepribadian di situ, “Aku
mencintaimu,” adalah ungkapan lain
dari, “Aku akan memberimu sesuatu“ dan ini juga ungkapan lain dari “Aku
akan memperhatikan dirimu dan
semua situasimu untuk mengetahui
apa yang kamu butuhkan untuk
tumbuh menjadi lebih baik dan
bahagia… aku akan memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal
mungkin… aku akan selalu ada
untukmu… aku akan melindungi
dirimu dari segala sesuatu yang dapat
merusak dirimu… aku akan selalu
membuatmu tersenyum indah… aku akan … aku akan… aku akan… dan
aku akan…“ Jiwa dan raga ini
sepenuhnya akan melakukan yang
terbaik untuk dirimu dan kelak akan
berjuang demi mendapatkan cinta
dari Yang Memberi cinta kepada kita. Keputusan untuk mencintai
seseorang, taruhannya adalah
kepercayaan orang yang kita cintai
terhadap integritas kepribadian kita.
Sekali kamu mengatakan “Aku
mencintaimu!” kamu harus membuktikan ucapanmu itu. Itu
adalah sebuah ungkapan jiwa bukan
saja tentang rasa suka dan
ketertarikan, tapi terutama tentang
kemampuan kesiapan untuk memberi
dan kesiapan untuk berkorban dan kesiapan untuk melakukan pekerjaan
cinta: Memperhatikan, Merawat dan
Melindungi. Segala sesuatu tentang cinta pasti
akan berujung pada pengorbanan
apa yang akan kita berikan
kepadanya. Namun terkadang ketika
kita mencintai seseorang, lalu kita
menggantungkan harapan kebahagiaan hidup dengan hidup
bersamanya. Maka ketika dia menolak
untuk hidup bersama, itu lantas
menjadi sumber kesengsaraan. Kita
menderita bukan karena kita
mencintai. Tapi karena kita menggantungkan sumber
kebahagiaan kita pada kenyataan
bahwa orang lain tidak mencintai kita. Mencintai adalah anugerah yang
sungguh luar biasa. Kita tidak dapat
hidup tanpa cinta. Matahari memberi
sinar ke Bumi, itu adalah bukti nyata
tentang cinta yang abadi. Jika Bumi
kedinginan maka Matahari akan selalu memberi kehangatan di seluruh
bagian-bagian Bumi, jika Bumi
kekurangan air maka Matahari akan
memberikan cahaya yang lebih
untuknya supaya sekumpulan tetesan
air–air dapat turun dari langit. Sebab itu adalah keputusan Matahari untuk
mencintai Bumi, maka dia akan selalu
melakukan pekerjaan–pekerjaan cinta
dengan sepenuh hati. Aura kehidupan yang dihiasi cinta
akan seindah Bunga Lili yang
menggambarkan tentang lambang
Cinta Sejati. Cinta Sejati hanya dimiliki
oleh orang yang memiliki kepribadian
yang kuat dan tangguh. Hanya Allah saja yang tahu apa kita memang
pantas memiliki cinta sejati itu. Cinta
sejati itu hanya pantas kita tujukan
kepada Allah. Dan tak ada seorang
makhluk apapun yang dapat
menggantikan-Nya untuk mendapatkan cinta sejati kita. Memang benar. Semua yang berkaitan
tentang cinta adalah rahasia… tapi tak
ada keraguan dari kata “Cinta”,
bahkan Adam AS tak pernah ragu
meminta kepada Allah untuk
menciptakan Hawa untuk menemani hidupnya. Itulah cinta. Cinta adalah hal
yang pasti, walau susah untuk
didefinisikan. Tapi setiap orang di
dunia ini pasti memiliki cinta. Sebab itu
adalah fitrah.
Merubah Diri Sendiri
Kekuatan seseorang mengubah
dirinya akan menjadi salah satu
kunci kesuksesan…
Kita bisa dikatakan sukses jika kita
selalu beriman & bertakwa kepada
Allah, dengan sungguh-sungguh menjalankan perintah-Nya dan
menjauhi segala larangan-Nya. Begitu banyak keinginan kita
sebagai hamba Nya
Sehingga kita pun banyak berharap
dan berdoa kepada Allah agar
keinginan kita dapat terkabul. Namun sibuknya kita meminta
kadang-kadang membuat kita tidak
sempat menilai diri kita sendiri.
Terkadang kita hanya sibuk meminta
kepada Allah & berharap semua doa
kita selalu di ijabah oleh Allah, tapi kita sendiri tidak pernah mau
berusaha untuk merubah diri kita
menjadi lebih baik…
“Jangan Hanya Menuntut Hak Kita
Kepada Allah, Padahal Kita Sering
Lupa Menjalankan Kewajiban Kita Kepada Allah” Kita berharap padi yang kita tanam
dapat tumbuh subur, tetapi kita
sendiri tidak bergairah mencangkul,
memberi pupuk dan memeliharanya
dengan baik.
Mana mungkin keinginan itu dapat tercapai? Kita berdoa kepada Allah karena
ingin dimudahkan dalam mengikuti
ujian masuk perguruan tinggi.
Tetapi, kita tidak meningkatkan
kegigihan belajar, enggan
memperluas wawasan, malas berkonsultasi, tidak mau menggali
informasi sebanyak banyaknya,
pendek kata tidak mau bersungguh-
sungguh (hanya berdoa, tanpa
berikhtiar semaksimal mungkin) Allah berfirman dalam surat Ar Rad
ayat 11 :
“Sesungguhnya Allah tidak
mengubah keadaan sesuatu kaum
sehingga mereka mengubah
keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” jadi setiap manusia bebas
menentukan pilihan nya mau
menjadi orang beriman
ataupun menjadi jahat...ALLAH pun
tak akan rugi jika kalian menjadi
jahat yang pasti setiap perbuatan itu pasti ada balasan nya PAHALA ATAU
DOSA SURGA ATAU NERAKA,,, jd
teman2 tinggal memilih saja mw
yang mana??? (tentu saja pasti
mendambakan surga) Pernah suatu ketika ada seorang istri
yang begitu mendambakan memiliki
anak-anak yang shalih dan suami
yang lebih bertanggung jawab,
dapat menjadi teladan yang baik
bagi keluarga serta taat dalam beribadah.
Ia telah banyak memanjatkan doa
kepada Allah. Tak jarang pula
mendatangi ulama untuk meminta
nasihat dan didoakan.
Akan tetapi, wanita tersebut ibadahnya tidak pernah
ditingkatkan. Shalatnya pun masih
biasa-biasa saja….
Kita selalu menginginkan agar doa
kita bisa diijabah dengan cepat oleh
Allah. Tapi kita hanya selalu meminta,
tanpa memperbaiki diri kita sendiri
menjadi lebih baik dan lebih dekat
kepada Allah Lihat pula kedalam diri sendiri,
selidikilah apa saja yang kurang dari
kebiasaan ibadah kita selama ini.
Tidak cukup hanya dengan doa saja,
tapi terus perbaiki diri semaksimal
mungkin. Namun, bila semua ikhtiar
mengubah diri tersebut enggan
dilakukan, bagaimana mungkin
segala sesuatu yang kita harapkan
itu bisa kesampaian? Kita harus mulai berani mengubah
kebiasaan yang kurang baik, sejauh
yang
sanggup kita ubah.
Bila kita selama ini terbiasa merokok
cobalah mulai dikurangi. Daripada uang dibelikan rokok lebih
baik disedekahkan karena
bersedekah itu
jelas-jelas merupakan perbuatan
mulia yang mengandung nilai pahala
yang amat tinggi, sedangkan "membakar" uang melalui rokok,
adalah perbuatan mubadzir yang
mengundang bala. Malam hari yang biasanya tidur
pulas, kali ini bangunlah untuk
tahajud.
Siang hari, yang biasanya segala
makanan disantap, cobalah kali ini
belajar menahan diri dengan melaksanakan shaum sunnah.
Selama ini sudah terbiasa tidak bisa
menahan lisan, maka sekarang
jagalah lisan kita agar tidak
menyakiti orang lain. Kita banyak didera oleh berbagai
persoalan hidup, lantas sangat
berharap
segera terbebas dan memperoleh
kenyamanan dan kebahagiaan,
tetapi selama hidup tidak pernah masuk ke mesjid.
Bukankah kesanggupan pergi ke
mesjid untuk bersujud kehadapan-
Nya itu adalah karunia Allah yang
diberikan kepada kita….
. Lalu tengok pakaian yang sedang
kita kenakan, adakah memang milik
sendiri, tidakkah dibeli dengan uang
haram?
Mulut mungkin selama ini terlalu
banyak dipergunakan untuk menyakiti
perasaan orang lain. Mulailah dari
sekarang menjaga setiap ucapan
kita . Pendek kata semakin banyak
permintaan yang kita panjatkan
kepada Allah,
semakin kita harus pandai-pandai
mencermati diri, apalagi yang harus
kita ubah dari diri kita sendiri. Insya Allah semua ini akan membuat lebih
cepat diijabahnya suatu doa. Berdoa adalah suatu amalan yang
baik, tetapi perubahan suatu amalan
yang
tidak baik menjadi baik itu juga
harus lebih bagus lagi dari yang
sudah-sudah. Kalau kita rajin berdoa tetapi selama
ini tidak ada perubahan akhlak,
mutu ibadah ataupun pengendalian
diri, maka tidak usah menyalahkan
siapa-siapa kalau doa kita sepertinya
hampa dan tak terkabulkan. Padahal mustahil Allah tidak
mengabulkan doa seorang hamba.
Begitu banyak ayat Al Qur'an dan
hadist yang menegaskan jaminan
Allah ini,
"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku,
maka sesungguhnya Aku dekat.
Aku menjawab doa seseorang yang
berdoa manakala ia berdoa" (QS.Al
Baqarah:186) Pada umumnya orang itu suka lebih
sibuk dan merasa pusing dengan
apa yang diinginkannya ketimbang
mengubah dirinya sendiri.
Bagi orang yang doanya ingin
diijabah, ia akan melihat kritik, pencelaan, atau
cercaan orang lain itu sebagai bagian
dari karunia Allah, sehingga ia lebih
mudah mengubah diri daripada
sibuk-sibuk membela diri. Tidak demikian halnya bagi orang
yang tidak mau berubah. Ketika
mendapatkan
sesuatu yang tidak enak, mendengar
kritik atau hinaan orang, maka ia
akan lebih sibuk membela diri daripada
segera berintropeksi untuk
mengubah diri. Bahkan ia akan serta
untuk menutup-nutupi, bukannya
memperbaiki. Nah kalau kita lebih suka berdalih
daripada mengubah diri, kita tidak
usah
terlalu banyak berharap.
Terhalang doa kita nantinya justru
oleh kelakukan kita sendiri. Allah pasti mengabulkan doa-doa
setiap umatnya… jika kita berdoa
dengan sungguh-sungguh & selalu
bertakwa kepada Allah.
Tetapi bagaimana agar dengan doa
kita bisa membuat mutu diri semakin tinggi dan semakin dekat dengan
Allah, inilah justru faktor yang harus
kita tekankan. Ingatlah selalu Firman Allah dalam
Surat Ar Rad Ayat 11 :
“Sesungguhnya Allah tidak
mengubah keadaan sesuatu kaum
sehingga mereka mengubah
keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” Saudaraku…
Marilah kita berikhtiarlah dengan
semaksimal mungkin untuk
memperbaiki diri, berdoa dan selalu
bertakwa kepada Allah, agar kita
bisa bahagia di dunia maupun akhirat.
Dan jangan bersedih jika kita telah
berikhtiar semaksimal mungkin dan
berdoa, tapi doa kita belum di ijabah
oleh Allah, karena Allah Maha
Mengetahui Apa Yang Terbaik Untuk Hamba Nya. " Boleh jadi kamu membenci sesuatu
padahal itu baik bagimu,dan boleh
jadi kamu mencintai sesuatu padahal
itu buruk bagimu,,ALLAH maha
mengetahui ,sedangkan kamu tdk
mengetahui'' (QS.AL-Baqarah:216)” “Sesungguhnya Allah tdk pernah
mencabut sesuatu dari kita, kecuali
Dia menggantinya dengan yg lebih
baik. Tetapi, itu terjadi apabila kita
bersabar & tetap ridha dgn segala
ketetapan Nya. "Selamat atasmu karena kesabaranmu, maka
alangkah baiknya tempat sesudah
itu (QS.Ar Rada:24)” “Dan apabila hamba-hamba Ku
bertanya kepadamu (Muhammad)
tentang Aku, maka sesungguhnya
Aku dekat. Aku kabulkan
permohonan orang yg berdoa
apabila dia berdoa kepada Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi
perintah Ku & beriman kepada Ku,
agar mereka selalu dalam kebenaran
(QS.AL Baqarah:186)”
Wednesday, 8 February 2012
Ikan yang Menelan Nabi Yunus Ketakutan
Nabi Yunus as pernah mengalami
putus as karena dakwahnya yang
terus menerus bahkan bertahun-
tahun itu ditolak oleh warga Ninawa.
Ia akhirnya naik kapal laut dan
dimakan seekor ikan yang bernama ikan Nun (mirip ikan Paus besar). Di dalam perut ikan itu Nabi Yunus as
bertobat.
Peristiwa tobatnya Nabi Yunus terjadi
pada bulan Muharam atau tepatnya
tanggal 10 Muharam. Dalam menyampaikan dakwahnya,
Nabi Yunus as membimbing kaumnya
untuk berbuat kebaikan serta
menakutinya dengan kedahsyatan api
neraka. Namun, hidayah Allah SWT
belum turun kepada kaumnya sehingga tak ada seorang pun
penduduk Ninawa yang beriman
melainkan hanya sedikit saja. Nabi Yunus as mulai merasakan
keputusasaan dari kaumnya.
Hatinya dipenuhi dengan kemarahan
pada kaum Ninawa yang tidak
beriman. Kemudian Nabi Yunus as
memutuskan untuk keluar dari negeri tersebut. Nabi Yunus as lantas pergi ke
tepi laut. Saat itulah beliau seakan-akan lupa
bahwa tugas seorang Nabi adalah
untuk berdakwah di jalan Allah SWT.
Lalu Nabi Yunus as pun menaiki
sebuah kapal. Ia tidak menyadari
bahwa ia lari dari ketentuan Allah SWT menuju ketentuan Allah SWT yang
lain. Perahu pun berjalan dengan
tenangnya pada siang hari.
Namun, pada malam harinya, kondisi
alam tiba-tiba berubah menjadi kejam.
Angin bertiup sangat kencang dan
akhirnya ombak pun menghantam kapal dengan kerasnya. Dalam keadaan serba panik tersebut,
tiba-tiba saja ada seekor ikan besar
(ikan Nun, mirip Paus) muncul ke
permukaan sehingga seluruh
penumpang ingin menceburkan diri
ke laut. "Lompatlah wahai musafir yang
misterisu," teriak salah seorang
penumpang kepada Nabi Yunus as. Namun Nabi Yunus as tetap saja
berdiri di tempatnya sembari menjaga
keseimbangan agar tidak jatuh ke
laut. Namun, karena tiupan angin
yang makin kencang, beliaupun tak
kuasa menahan hingga jatuh ke laut. Di permukaan laut yang luas itu, tubuh
Nabi Yunus as mengambang, lalu
mendekatlah seekor ikan Nun raksasa
yang melahap tubuh Nabi yunus as.
Kemudian ikan itu kembali lagi ke
dasar laut. Ikan dan Tumbuhan ikut
Bertasbih. Nabi Yunus as sangat terkejut karena
mendapati dirinya dalam perut sebuah
ikan. Dalam keadaan itulah Nabi
Yunus as bertobat. Beliau mengucap
banyak kalimat tasbih kepada Allah
SWT. Beliau tak henti-hentinya menangis,
tidak makan, tidak minum dan tidak
bergerak. Ikan-ikan dan tumbuh-tumbuhan
yang hidup di dasar laut mendengar
tasbih Nabi Yunus as, kemudian
semua makhluk laut pun berkumpul
di sekitar ikan Nun sambil
mengucapkan tasbih seperti kalimat tasbih Nabi Yunus as ucapkan. Tobat Nabi Yunus as diterima Allah
SWT. Ikan yang memakan Nabi Ynus as
tersentak kaget karena begitu
banyaknya ikan dan tumbuhan yang
mengucapkan tasbih di dekatnya.
Ikan tersebut ketakutan, hingga dia
baru sadar bahwa dirinya telah memakan seorang kekasih Allah SWT.
Mendengar tasbih yang merdu itu,
ikan Nun pun ikut-ikutan bertasbih. Ikan Nun sangat ketakutan, namun
dalam dirinya dia berkata,
"Mengapa saya harus takut,
bukankah yang memerintahkan
adalah Allah SWT?"
"Tapi yang aku telan adalah kekasih- Nya, bagaimana ini?"
Dalam keadaan bimbang, ikan Nun
makin mengeraskan suara tasbihnya
hingga dasar laut menjadi hiruk
pikuk. Kalimat Tasbih Nabi Yunus as
adalah sebagai berikut: "Tiada Tuhan selain Engkau ya Allah
Yang Maha Suci. Sesungguhnya saya
termasuk orang yang menganiaya diri
sendiri." Allah SWT telah melihat ketulusan
tobat Nabi Yunus as. Allah SWT
menurunkan perintah kepada ikan
Nun agar emngelurkan Nabi Ynus as
ke permukaan laut dan
membuangnya di suatu pulau yang ditentukan oleh Allah SWT. Ikan Nun pun mentaati perintah
Allah SWT. Tubuh Nabi Ynus as kemudian
dimuntahkan dan beliau terhempas
ke daratan dalam keadaan kurus
kering. Namun, atas izin Allah SWT,
tubuh Nabi Yunus as bisa kembali
sehat dan bugar. Demikianlah kisah bertasbihnya Nabi
Ynus as sehingga selamat dari ikan
Paus.
Kisah ini ditegaskan dalam Al Qur'an
Surat Ash-Shaaffat ayat 139-145. َﻦﻴِﻠَﺳْﺮُﻤْﻟﺍ َﻦِﻤَﻟ َﺲُﻧﻮُﻳ َّﻥِﺇَﻭ
ِﻥﻮُﺤْﺸَﻤْﻟﺍ ِﻚْﻠُﻔْﻟﺍ ﻰَﻟِﺇ َﻖَﺑَﺃ ْﺫِﺇ
َﻦﻴِﻀَﺣْﺪُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ َﻥﺎَﻜَﻓ َﻢَﻫﺎَﺴَﻓ
ٌﻢﻴِﻠُﻣ َﻮُﻫَﻭ ُﺕﻮُﺤْﻟﺍ ُﻪَﻤَﻘَﺘْﻟﺎَﻓ
َﻦﻴِﺤِّﺒَﺴُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ َﻥﺎَﻛ ُﻪَّﻧَﺃ ﻻْﻮَﻠَﻓ
َﻥﻮُﺜَﻌْﺒُﻳ ِﻡْﻮَﻳ ﻰَﻟِﺇ ِﻪِﻨْﻄَﺑ ﻲِﻓ َﺚِﺒَﻠَﻟ ٌﻢﻴِﻘَﺳ َﻮُﻫَﻭ ِﺀﺍَﺮَﻌْﻟﺎِﺑ ُﻩﺎَﻧْﺬَﺒَﻨَﻓ Artinya:
139. Sesungguhnya Yunus benar-
benar salah seorang rasul,
140. (ingatlah) ketika ia lari[1288], ke
kapal yang penuh muatan,
141. kemudian ia ikut berundi[1289] lalu Dia Termasuk orang-orang yang
kalah dalam undian.
142. Maka ia ditelan oleh ikan besar
dalam Keadaan tercela[1290].
143. Maka kalau Sekiranya Dia tidak
Termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,
144. niscaya ia akan tetap tinggal di
perut ikan itu sampai hari berbangkit.
145. kemudian Kami lemparkan Dia ke
daerah yang tandus, sedang ia dalam
Keadaan sakit. Keterangan:
[1288] Yang dimaksud dengan lari di
sini ialah pergi meninggalkan
kewajiban.
[1289] Undian itu diadakan karena
muatan kapal itu sangat penuh. kalau tidak dikurangi mungkin akan
tenggelam. oleh sebab itu diadakan
undian. siapa yang kalah dalam
undian itu dilemparkan kelaut. Yunus
a.s. Termasuk orang-orang yang
kalah dalam undian tersebut sehingga ia dilemparkan ke laut.
[1290] Sebab Yunus tercela ialah
karena Dia lari meninggalkan
kaumnya.
dongeng anak..kucing dan tikus..
Konon berabad-abad yang silam,
Dewa di Sorga mengumpulkan semua
binatang yang ada di dunia ini. “Hai semua binatang! Akan kupilih
sebanyak dua belas diantara kalian
untuk mengatur dan melindungi
dunia. Masing¬masing akan
memperoleh kekuasaan selama satu
tahun. Apabila diantara kalian menghendaki, datanglah ke istanaku
pada hari keduabelas bulan pertama.
Keduabelas diantara kalian semua
yang datang pertama akan dipilih,”
kata Dewa Surga. Semua binatang menunggu dengan
gembira datangnya hari keduabelas
bulan pertama itu. Sayang sekali
Kucing sangat pelupa dan tak ingat
hari keberapa yang dikehendaki
Dewa Sorga. Dia mondar-mandir kesana-kemari. “Kapan kita pergi ke istana Dewa,
kawan?” Tanya Kucing kepada Tikus. “Hari ketigabelas bulan pertama,”
jawab Tikus menipu Kucing. Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba.
Pada pagi yang masih buta itu Tikus
melihat kalau Sapi akan berangkat ke
istana. “Kenapa sepagi ini kau sudah
berangkat ?” Tanya Tikus. “Sebab kakiku begitu lambat untuk
menempuh perjalanan hingga istana,”
jawab Sapi, “Aku harus pergi
sekarang juga, aku takut terlambat
sampai di istana. Dengan begitu aku
tak akan terpilih.” Ketika Sapi berangkat, Tikus
melompat di kantung punggungnya.
Sapi tidak tahu kalau Tikus terbawa
olehnya. Dia berjalan pelan-pelan.
Menuju istana dengan harapan akan
tiba di tempat itu sebelum binatang lain datang. Setiba di istana binatang lain memang
belum ada yang kelihatan. Jadi sapi
mengira kalau dirinya datang lebih
dahulu. Namun dia tak mengira kalau
Tikus mendahului melompat dan lari
memasuki pintu gerbang istana. “Horee… horee… aku yang datang
pertama kali,” teriak Tikus dengan
bersorak. Sapi marah melihat kelakuan Tikus,
marah lagi Kucing, sebab dia datang
ke istana pada hari ketigabelas bulan
pertama seperti apa yang dikatakatan
Tikus. “Kamu terlambat sehari, Kucing.
Seharusnya kamu datang kemarin.
Pemilihan telah diselenggarakan
kemarin. Terpilih pertama adalah
Tikus. Kemudian Sapi. Kemudian
Harimau, Kelinci, Ular, Kuda, Kambing, Kera, Ayam, Anjing dan yang terakhir
Beruang,” kata penjaga istana dengan
berbalik menutup pintu gerbang
istana. Sejak itulah kucing benar-benar
marah kepada Tikus yang telah
menipunya. Hati Kucing terbakar
amarah. Maka dia ingin segera
mencari Tikus untuk memberinya
pelajaran. ***
Awal Permusuhan Anjing dan Kucing
berlanjut
tentang kisah awal mula permusuhan
antara Anjing dan kucing. Seperti kita
lihat sekarang ini, kucing yang bentuk
tubuhnya lebih kecil ini selalu takut
dengan anjing, malah terkadang terjadi perkelahian yang tak
terhindarkan. Semuanya itu ada kisah tersendiri.
Awal mula permusuhan ini terjadi
semenjak masa Nabi Nuh as. Kisahnya. Dikisahkan, ketika Nabi Nuh as
menaiki perahunya, Nabi Nuh as
melarang semua penumpang baik
manusia maupun binatang untuk
melakukan perkawinan.
Larangan tersebut dikarenakan untuk menjaga muatan kapal agar tidak
terlalu berat oleh anak-anak yang
lahir. Dari keterangan tersebut, diungkap
bahwa berlabuhnya kapal Nabi Nuh
as otomatis lebih dari usia kandungan
seorang ibu, karena Nabi Nuh telah
mengisyaratkan bahwa beliau
khawatir anak-anaknya akan membebani kapal yang bisa membuat
tenggelam sebab kelebihan muatan. Naik Perahu Berpasang-pasangan. Setidaknya ada 40 pasang suami istri
dan binatang lain yang masing-
masing sepasang.
Tak luput pula sepasang ekor anjing
dan sepasang kucing.
Seluruh penumpang mentaati larangan Nabi Nuh as untuk tidak
melakukan perkawinan, kecuali
hewan yang bernama anjing ini. Si anjing ini bandel sekali dengan
tetap saja mengawini anjing betina.
Mengetahui hal ini, kemudian kucing
melaporkan kejadian itu kepada Nabi
Nuh as.
Namun, tetap saja si anjing jantan membandel mengawini anjing betina
berulangkali.
Teguran Kucing. "Wahai Anjing, kenapa engkau tidak
mentaati perintah Nabiyullah Nuh as
dengan tetap mengawini
pasanganmu?" ujar kucing kepada
anjing.
Namun, Si anjing diam saja mendengar teguran si kucing.
Meskipun sudah diingatkan oleh
kucing berulangkali, anjing ini tetap
saja melakukan perbuatan itu. Hingga setiap kali ada perbuatan
tersebut, kucing selalu melapor
kepada Nabi Nuh as.
Kejadian berulangkali tiada dapat
dihentikan.
Akibatnya, antara kucing dan anjing hingga sekarang terjadi perseteruan,
menjadi musuh bebuyutan sampai
sekarang. Wallahu A'lam.
Berikut Kisah Nabi Isa as Menolak Disebut Tuhan.
Di dalam Al Qur'an, Isa atau yang
diklaim umat Kristiani sebagai Tuhan
Yesus, jelas-jelas menolak jika dirinya
disebut Tuhan.
Isa hanya manusia biasa yang
diangkat oleh Allah SWT sebagai Nabi- Nya. Berikut Kisah Nabi Isa as
Menolak Disebut Tuhan. Nabi Isa as diangkat menjadi nabi
untuk berdakwah kepada kaum Bani
Israil di Palestina.
DalamAl Qur'an, nama Isa disebut
sebanyak 25 kali.
Sebagai seorang Nabi, Isa banyak dikarunia mukjizat. Al Qur'an menceritakan keajaiban
kelahiran Nabi Isa as sebagai anak
Maryam tanpa ayah. Menurut kisah Al
Qur'an, Maryam selalu beribadah dan
telah dikunjungi oleh Malaikat Jibril.
Dan Malaikat Jibril mengatakan kepada Maryam bahwa akan
diberikan calon anak yang bernama
Isa. Maryam sangat terkejut karena ia
telah bersumpah untuk menjaga
keperawanannya kepada Allah SWT. Lalu Jibril pun menenangkan Maryam
dan mengatakan bahwa perkara itu
adalah perkara yang mudah bagi
Allah SWT, seperti halnya dalam
penciptaan Adam tanpa ibu dan
bapak. Allah SWT berfirman, َّﻲَﻠَﻋ َﻮُﻫ ِﻚُّﺑَﺭ َﻝﺎَﻗ ِﻚِﻟَﺬَﻛ َﻝﺎَﻗ
ِﺱﺎَّﻨﻠِﻟ ًﺔَﻳﺁ ُﻪَﻠَﻌْﺠَﻨِﻟَﻭ ٌﻦِّﻴَﻫ
ﺍًﺮْﻣَﺃ َﻥﺎَﻛَﻭ ﺎَّﻨِﻣ ًﺔَﻤْﺣَﺭَﻭ
ﺎًّﻴِﻀْﻘَﻣ Artinya:
Jibril berkata: "Demikianlah".
Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah
mudah bagiku; dan agar dapat Kami
menjadikannya suatu tanda bagi
manusia dan sebagai rahmat dari kami; dan hal itu adalah suatu perkara
yang sudah diputuskan".
(QS. Maryam: 21). Banyak Karunia Mukjizat Setelah Maryam mengandung, ia
mengasingkan diri dari keluarganya
ke suatu tempat. Di sana ia melahirkan
dan beristirahat di dekat sebuah
batang pohon kurma. Meskipun masih
bayi, namun Nabi Isa as telah dikarunia mukjizat oleh Allah SWT.
Kala itu Nabi Isa as bisa berbicara
kepada ibunya untuk
mengguncangkan pohon kurma
sehingga buahnya berjatuhan. Di
makanlah buah kurma yang lezat itu. Maryam bersama anaknya kemudian
kembali ke area penduduk. Namun
saat itu Maryam dituduh telah
melakukan perzinaan karena punya
anak tanpa seorang ayah. Lagi-lagi
Nabi Isa as yang masih bayi dapat berbicara kepada Bani Israil saat itu.
Kata-kata Nabi Isa as diabadikan
dalam Al Qur'an. َﻲِﻧﺎَﺗﺁ ِﻪَّﻠﻟﺍ ُﺪْﺒَﻋ ﻲِّﻧِﺇ َﻝﺎَﻗ
ﺎًّﻴِﺒَﻧ ﻲِﻨَﻠَﻌَﺟَﻭ َﺏﺎَﺘِﻜْﻟﺍ
ُﺖْﻨُﻛ ﺎَﻣ َﻦْﻳَﺃ ﺎًﻛَﺭﺎَﺒُﻣ ﻲِﻨَﻠَﻌَﺟَﻭ
ِﺓﺎَﻛَّﺰﻟﺍَﻭ ِﺓﻼَّﺼﻟﺎِﺑ ﻲِﻧﺎَﺻْﻭَﺃَﻭ
ﺎًّﻴَﺣ ُﺖْﻣُﺩ ﺎَﻣ
ﻲِﻨْﻠَﻌْﺠَﻳ ْﻢَﻟَﻭ ﻲِﺗَﺪِﻟﺍَﻮِﺑ ﺍًّﺮَﺑَﻭ ﺎًّﻴِﻘَﺷ ﺍًﺭﺎَّﺒَﺟ Artinya:
30. berkata Isa: "Sesungguhnya aku
ini hamba Allah, Dia memberiku Al
kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku
seorang Nabi,
31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku
berada, dan Dia memerintahkan
kepadaku (mendirikan) shalat dan
(menunaikan) zakat selama aku
hidup;
32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang
yang sombong lagi celaka.
(QS. Maryam: 30-32). Nabi Isa as diutus kepada Bani Israil
untuk mengajarkan tentang ke-Esaan
Allah SWT dan menyelamatkan
mereka dari kesesatan. Nabi Isa as kemudian tumbuh dewasa
dengan berbagai mukjizat sebagai
tanda kenabian.
Diantara mukjizat Nabi Isa as adalah:
1. Bisa berbicara waktu masih bayi.
2. Dapat memberikan kehidupan kepada burung yang dibuat dari
tanah liat.
3. Menyembuhkan orang yang sakit
Lepra.
4. Menyembuhkan orang buta.
5. Membangkitkan orang mati. 6. Meminta makanan dari surga atas
permintaan murid-muridnya. Melihat banyak hal yang luar biasa
telah dilakukan oleh Nabi Isa as, Bani
Israil kemudian menyangka bahwa
Nabi Isa as adalah Tuhan. Namun,
Nabi Isa as mengelak mengakui
dirinya adalah Tuhan. Ia menegaskan bahwa dirinya hanyalah utusan Allah
SWT. Sedangkan yang wajib disembah
hanya Allah SWT. Nabi Isa as Tunduk Pada Allah
SWT. Penolakan Nabi Isa as ini diabadikan
dalam Al Qur'an Surat Al Maidah ayat
116-117. َﻦْﺑﺍ ﻰَﺴﻴِﻋ ﺎَﻳ ُﻪَّﻠﻟﺍ َﻝﺎَﻗ ْﺫِﺇَﻭ
ِﺱﺎَّﻨﻠِﻟ َﺖْﻠُﻗ َﺖْﻧَﺃَﺃ َﻢَﻳْﺮَﻣ
ْﻦِﻣ ِﻦْﻴَﻬَﻟِﺇ َﻲِّﻣُﺃَﻭ ﻲِﻧﻭُﺬِﺨَّﺗﺍ
ﺎَﻣ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ َﻝﺎَﻗ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﻥﻭُﺩ
َﺲْﻴَﻟ ﺎَﻣ َﻝﻮُﻗَﺃ ْﻥَﺃ ﻲِﻟ ُﻥﻮُﻜَﻳ
ْﺪَﻘَﻓ ُﻪُﺘْﻠُﻗ ُﺖْﻨُﻛ ْﻥِﺇ ٍّﻖَﺤِﺑ ﻲِﻟ ﻲِﺴْﻔَﻧ ﻲِﻓ ﺎَﻣ ُﻢَﻠْﻌَﺗ ُﻪَﺘْﻤِﻠَﻋ
َﻚَّﻧِﺇ َﻚِﺴْﻔَﻧ ﻲِﻓ ﺎَﻣ ُﻢَﻠْﻋَﺃ ﻻَﻭ
ِﺏﻮُﻴُﻐْﻟﺍ ُﻡﻼَﻋ َﺖْﻧَﺃ Artinya:
"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman:
"Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu
mengatakan kepada manusia:
"Jadikanlah aku dan ibuku dua orang
Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha suci Engkau, tidaklah patut
bagiku mengatakan apa yang bukan
hakku (mengatakannya). jika aku
pernah mengatakan Maka tentulah
Engkau mengetahui apa yang ada
pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau.
Sesungguhnya Engkau Maha
mengetahui perkara yang ghaib-
ghaib".
(QS. Al-Maidah: 116). Begitu Nabi Isa as ditanya oleh Allah
SWT,
"Hai Isa putra Maryam, adakah kamu
mengatakan kepada manusia,
Jadikanlah aku dan ibuku dua orang
Tuhan selain Allah?" Kontan saja Nabi Isa bersujud,
badannya gemetar dan tulang-
tulangnya berbunyi seperti akan
retak. Dengan tegas Nabi Isa as kemudian
menjawab,
"Maha suci Engkau, tidaklah patut
bagiku mengatakan apa yang bukan
hakku (mengatakannya). jika aku
pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada
pada diriku dan aku tidak mengetahui
apa yang ada pada diri Engkau.
Sesungguhnya Engkau Maha
mengetahui perkara yang ghaib-
ghaib". Nabi Isa as kemudian menegaskan
sebagaimana dalam Al Qur'an berikut
ini. ِﻪِﺑ ﻲِﻨَﺗْﺮَﻣَﺃ ﺎَﻣ ﻻِﺇ ْﻢُﻬَﻟ ُﺖْﻠُﻗ ﺎَﻣ
ْﻢُﻜَّﺑَﺭَﻭ ﻲِّﺑَﺭ َﻪَّﻠﻟﺍ ﺍﻭُﺪُﺒْﻋﺍ ِﻥَﺃ
ُﺖْﻣُﺩ ﺎَﻣ ﺍًﺪﻴِﻬَﺷ ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ُﺖْﻨُﻛَﻭ
َﺖْﻧَﺃ َﺖْﻨُﻛ ﻲِﻨَﺘْﻴَّﻓَﻮَﺗ ﺎَّﻤَﻠَﻓ ْﻢِﻬﻴِﻓ
ِّﻞُﻛ ﻰَﻠَﻋ َﺖْﻧَﺃَﻭ ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ َﺐﻴِﻗَّﺮﻟﺍ
ٌﺪﻴِﻬَﺷ ٍﺀْﻲَﺷ Artinya:
"Aku tidak pernah mengatakan
kepada mereka kecuali apa yang
Engkau perintahkan kepadaku
(mengatakan)nya Yaitu: "Sembahlah
Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap
mereka, selama aku berada di antara
mereka. Maka setelah Engkau
wafatkan Aku, Engkau-lah yang
mengawasi mereka. dan Engkau
adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu."
(QS. Al-Maidah: 117).
Kisah Pendeta Yang Insaf
Ibrahim al-Khawas ialah seorang wali
Allah yang terkenal keramat dan
dimakbulkan segala doanya oleh
Tuhan. Beliau pernah menceritakan
suatu peristiwa yang pernah
dialaminya. Katanya, “Menurut kebiasaanku, aku keluar menziarahi
Mekah tanpa kendaraan dan kafilah.
Pada suatu kali, tiba-tiba aku tersesat
jalan dan kemudian aku berhadapan
dengan seorang rahib Nasrani
(Pendeta Kristian).” Bila dia melihat aku dia pun berkata,
“Wahai rahib Muslim, bolehkah aku
bersahabat denganmu?” Ibrahim segera menjawab, “Ya,
tidaklah aku akan menghalangi
kehendakmu itu.” Maka berjalanlah Ibrahim bersama
dengannya selama tiga hari tanpa
meminta makanan sehinggalah rahib
itu menyatakan rasa laparnya
kepadaku, katanya, “Tiadalah ingin
aku memberitakan kepadamu bahawa aku telah menderita
kelaparan. Kerana itu berilah aku
sesuatu makanan yang ada padamu.”
Mendengar permintaan rahib itu,
lantas Ibrahim pun bermohon kepada
Allah dengan berkata, “Wahai Tuhanku, Pemimpinku, Pemerintahku,
janganlah engkau memalukan aku di
hadapan seteru engkau ini.” Belum pun habis Ibrahim berdoa, tiba-
tiba turunlah setalam hidangan dari
langit berisi dua keping roti, air
minuman, daging masak dan tamar.
Maka mereka pun makan dan minum
bersama dengan senang sekali. “Sesudah itu aku pun meneruskan
perjalananku. Sesudah tiga hari tiada
makanan dan minuman, maka di kala
pagi, aku pun berkata kepada rahib
itu, “Hai rahib Nasrani, berikanlah ke
mari sesuatu makanan yang ada kamu. Rahib itu menghadap kepada
Allah, tiba-tiba turun setalam
hidangan dari langit seperti yang
diturunkan kepadaku dulu.” Sambung Ibrahim lagi, “Tatkala aku
melihat yang demikian, maka aku pun
berkata kepada rahib itu – Demi
kemuliaan dan ketinggian Allah,
tiadalah aku makan sehingga engkau
memberitahukan (hal ini) kepadaku.” Jawab rahib itu, “Hai Ibrahim, tatkala
aku bersahabat denganmu, maka
jatuhlah telekan makrifah
(pengenalan) engkau kepadaku, lalu
aku memeluk agama engkau.
Sesungguhnya aku telah membuang- buang masa di dalam kesesatan dan
sekarang aku telah mendekati Allah
dan berpegang kepada-Nya. Dengan
kemuliaan engkau, tiadalah dia
memalukan aku. Maka terjadilah
kejadian yang engkau lihat sekarang ini. Aku telah mengucapkan seperti
ucapanmu (kalimah syahadah).” “Maka sucitalah aku setelah
mendengar jawapan rahib itu.
Kemudian aku pun meneruskan
perjalanan sehingga sampai ke Mekah
yang mulia. Setelah kami mengerjakan
haji, maka kami tinggal dua tiga hari lagi di tanah suci itu. Suatu ketika,
rahib itu tiada kelihatan olehku, lalu
aku mencarinya di masjidil haram,
tiba-tiba aku mendapati dia sedang
bersembahyang di sisi Ka’bah.” Setelah selesai rahib itu
bersembahyang maka dia pun
berkata, “Hai Ibrahim, sesungguhnya
telah hampir perjumpaanku dengan
Allah, maka peliharalah kamu akan
persahabatan dan persaudaraanku denganmu.” Baru saja dia berkata begitu, tiba-tiba
dia menghembuskan nafasnya yang
terakhir yaitu pulang ke rahmatullah.
Seterusnya Ibrahim menceritakan,
“Maka aku berasa amat dukacita di
atas kepergiannya itu. Aku segera menguruskan hal-hal pemandian,
kafan dan pengebumiannya. Apabila
malam aku bermimpi melihat rahib itu
dalam keadaan yang begitu gagah
sekali tubuhnya dihiasi dengan
pakaian sutera yang indah.” Melihatkan itu, Ibrahim pun terus
bertanya, “Bukankah engkau ini
sahabat aku kemarin, apakah yang
telah dilakukan oleh Allah terhadap
engkau?” Dia menjawab, “Aku berjumpa
dengan Allah dengan dosa yang
banyak, tetapi dimaafkan dan
diampunkan-Nya semua itu kerana
aku bersangka baik (zanku) kepada-
Nya dan Dia menjadikan aku seolah- olah bersahabat dengan engkau di
dunia dan berhampiran dengan
engkau di akhirat.”
Begitulah persahabatan di antara dua
orang yang berpengetahuan dan
beragama itu akan memperolehi hasil yang baik dan memuaskan. Walaupun
salah seorang dahulunya beragama
lain, tetapi berkat keikhlasan dan
kebaktian kepada Allah, maka dia
ditarik kepada Islam dan mengalami
ajaran-ajarannya.”
Seekor Ulat dengan Nabi Daud AS
Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali
menceritakan pada suatu ketika
tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk
dalam suraunya sambil membaca
kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia
terpandang seekor ulat merah pada debu. Lalu Nabi Daud AS berkata pada
dirinya, “Apa yang dikehendaki Allah
dengan ulat ini?” Seketika setelah Nabi
Daud selesai berkata begitu, maka
Allah pun mengizinkan ulat merah itu
berkata-kata. Lalu ulat merah itu pun mula berkata-
kata kepada Nabi Daud A.S. “Wahai
Nabi Allah! Allah SWT telah
mengilhamkan kepadaku untuk
membaca ‘Subhanallahu walhamdulillahi wala ilaha
illallahu wallahu akbar’ setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada
malamnya Allah mengilhamkan
kepadaku supaya membaca ‘Allahumma solli ala Muhammadin
annabiyyil ummiyyi wa ala alihi
wa sohbihi wa sallim’ setiap malam sebanyak 1000 kali. Setelah ulat merah itu berkata
demikian, maka dia pun bertanya
kepada Nabi Daud AS “Apakah yang
dapat kamu katakan kepadaku agar
aku dapat faedah darimu?” Akhirnya
Nabi Daud menyadari akan kekhilafannya karena memandang
remeh akan ulat tersebut, dan dia
sangat takut kepada Allah SWT maka
Nabi Daud AS pun bertaubat dan
menyerah diri kepada Allah SWT Begitulah sikap para Nabi A.S. apabila
mereka menyadari kekhilafan yang
telah dilakukan maka dengan segera
mereka akan bertaubat dan menyerah
diri kepada Allah SWT Kisah-kisah
yang berlaku pada zaman para nabi bukanlah untuk kita ingat sebagai
bahan sejarah, tetapi hendaklah kita
jadikan sebagai teladan supaya kita
tidak memandang rendah kepada apa
saja makhluk Allah yang berada di
bumi yang sama-sama kita tinggali ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)